icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Lainnya

Di Reses Prananda Surya Paloh, Rico Waas Tekankan Komitmen Pemerintah Responsif dan Pro-Rakyat

LensaDaily - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan komitmen Pemerintah Kota Medan untuk menghadirkan pemerintahan yang responsif dan pro-rakyat. Hal ini disampaikan Rico Waas saat menghadiri agenda Reses Masa Persidangan IV Tahun 2025–2026 Anggota DPR RI, Prananda Surya Paloh, yang berlangsung di Lapangan Barosokai, Kecamatan Medan Area, Senin 27 April 2026.Kehadiran Rico Waas dalam forum legislatif ini menunjukkan sinergi yang kuat antara Pemko Medan dengan DPR RI dalam mengawal kebutuhan masyarakat. Dalam sambutannya, Rico Waas mengatakan bahwa reses bukan sekadar seremonial, melainkan jembatan untuk menemukan solusi nyata dan berkelanjutan dari setiap permasalahan warga. â€‹"Reses adalah ruang bagi masyarakat untuk bersuara dan menyampaikan aspirasi untuk mendapatkan solusi bersama," kata Rico Waas.Pemko Medan sendiri, bilang Rico Waas, sangat terbuka terhadap masukan. Melalui program Sapa Warga, Rico Waas rutin turun ke Kecamatan untuk memastikan isu infrastruktur, banjir, hingga layanan kesehatan tertangani dengan tepat."Kami menjamin bahwa setiap aspirasi yang masuk akan segera ditindaklanjuti, baik melalui eksekusi langsung di lapangan maupun diintegrasikan ke dalam perencanaan anggaran daerah. Artinya APBD harus kembali dan dirasakan manfaatnya secara utuh oleh masyarakat," ujar Rico Waas.Di hadapan ratusan warga yang hadir, Rico Waas juga memaparkan beberapa terobosan program sosial yang menjadi prioritasnya, diantaranya program tebus ijazah sebagai upaya konkret untuk memastikan tidak ada anak di Medan yang putus sekolah karena kendala biaya.Lalu program PKH Medan Makmur, menargetkan bantuan sosial bagi 10.000 penerima dengan fokus utama pada lansia dan penyandang disabilitas."Kami juga memiliki program penanganan gizi buruk, warga dapat melaporkan jika menemukan kasus gizi buruk agar Pemko bisa segera melakukan intervensi medis,"tambahnya.Orang nomor satu di Pemko Medan itu juga memberikan instruksi tegas kepada jajaran Camat, Lurah, hingga kepala lingkungan (Kepling) agar merespons cepat setiap keluhan warga.​"Saya minta seluruh jajaran kewilayahan responsif. Jika ada aparatur yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik atau abai terhadap laporan warga, jangan ragu untuk melaporkannya kepada kami," tegasnya.Sebagai bentuk nyata kepedulian, dalam acara tersebut Pemko Medan menyerahkan berbagai bantuan simbolis diantaranya bantuan rumah ibadah masing-masing Rp. 50 juta untuk Masjid Khalid bin Walid, Masjid Al Irwansyah, dan Masjid Khairiah. Bantuan PKH Medan Makmur, dan alat bantu kesehatan.Turut mendampingi Wali Kota dalam acara tersebut, Kadis Sosial Khoiruddin, Kadis Perkimcikataru John Ester Lase, Camat Medan Area Dedy Rustam Alamsyah Nasution, serta jajaran anggota DPRD Provinsi dan Kota dari Partai Nasdem.

28 April 2026

Rico Waas Hadiri Rapat Paripurna Pergantian Wakil Ketua DPRD dari PKS, Rajuddin Digantikan Sri Rezeki

LensaDaily - Pimpinan DPRD Medan mengalami perubahan dengan pergantian dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang dihadiri Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dengan agenda pengumuman pemberhentian Wakil Ketua DPRD di Gedung DPRD Medan, Senin 27 April 2026.Rapat dipimpin Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen Tarigan, didampingi para wakil ketua, serta dihadiri anggota DPRD, pimpinan perangkat daerah, dan camat se-Kota Medan.Dalam rapat tersebut diumumkan H. Rajuddin Sagala diberhentikan dari jabatannya sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Medan. Fraksi PKS selanjutnya mengusulkan Hj. Sri Rezeki, A.Md, sebagai calon pengganti untuk sisa masa jabatan 2024–2029.Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen Tarigan menjelaskan, agenda paripurna tersebut merupakan tindak lanjut hasil rapat Badan Musyawarah DPRD Kota Medan.“Sesuai hasil rapat Badan Musyawarah DPRD Kota Medan tanggal 20 April 2026, telah ditetapkan jadwal rapat paripurna hari ini dengan agenda pengumuman pemberhentian Wakil Ketua DPRD dan penetapan calon pengganti dari Fraksi PKS sisa masa jabatan 2024–2029,” ujarnya.Ia menambahkan, pergantian jabatan Wakil Ketua DPRD tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Medan Nomor 243/K/Spa/Ab-12-sek-pks/2025 tentang pergantian pimpinan DPRD Kota Medan asal PKS.Selanjutnya, usulan pergantian tersebut akan diproses ke Gubernur Sumatera Utara untuk mendapatkan pengesahan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.“Akhirnya rapat paripurna DPRD Kota Medan dalam acara pemberhentian Wakil Ketua DPRD dan penetapan calon pengganti Wakil Ketua DPRD dari Fraksi PKS sisa masa jabatan 2024–2029 pada hari ini secara resmi kami nyatakan ditutup,” kata Wong.

28 April 2026

Gelar Rakor, DPRD Medan Tekankan Disiplin ASN dan Penerapan Manajemen Talenta

LensaDaily - Komisi 1 DPRD Kota Medan menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Medan, Inspektorat Kota Medan, serta Bagian Hukum Setda Kota Medan dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan di bidang pemerintahan dan hukum, yang berlangsung Senin 6 April 2026.Rapat koordinasi itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Zulkarnaen, yang juga bertindak sebagai Koordinator Komisi 1, didampingi Wakil Ketua Komisi 1, Dr. Drs. H. Muslim, M.S.P., serta dihadiri para anggota Komisi 1 DPRD Kota Medan. Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu strategis dibahas, khususnya terkait kepegawaian.Rapat tersebut menekankan mulai dari penegakan disiplin dan kepatuhan terhadap peraturan pegawai, pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN), hingga penerapan mekanisme manajemen talenta dalam sistem birokrasi Pemko Medan.Selain itu, rapat juga menyoroti berbagai persoalan yang kerap muncul dalam proses pengangkatan dan pemberhentian kepala lingkungan di Kota Medan, yang dinilai perlu dilakukan secara transparan, objektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.Komisi 1 DPRD Kota Medan menegaskan kepada BKPSDM agar penerapan manajemen talenta benar-benar dijalankan secara konsisten dalam proses seleksi pejabat administrator, pengawas, hingga pimpinan tinggi pratama."Langkah ini dinilai penting guna memastikan terwujudnya birokrasi yang profesional, kompeten, dan berintegritas," jelas Zulkarnaen.Di sisi lain, lanjut Politikus Partai Gerindra ini, Komisi 1 juga mendorong Inspektorat Kota Medan untuk meningkatkan pengawasan serta bertindak tegas terhadap ASN yang terbukti melakukan pelanggaran. "Bentuk pelanggaran tersebut antara lain praktik pungutan liar (pungli), penyalahgunaan jabatan, keterlibatan dalam penggunaan narkoba, hingga aktivitas judi online yang dapat merusak citra Pemerintah Kota Medan," terangnya.Zulkarnaen menegaskan, melalui rapat koordinasi ini, DPRD Kota Medan berharap tercipta tata kelola pemerintahan yang lebih baik, bersih, dan berwibawa. "Sehingga mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat," pungkasnya.

07 April 2026

Paripurna DPRD Medan, Rico Waas Ajak Kemitraan Kokoh Bangun Medan

LensaDaily - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi reses DPRD Medan yang menjadi pekerjaan rumah Pemko Medan menjawab keluhan masyarakat tersebut. Rico pun mengajak seluruh pihak sinergi mengatasi permasalahan Kota Medan mewujudkan 'Medan Untuk Semua, Semua Untuk Medan'.Hal tersebut dikatakan Rico Waas saat Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian Laporan Pelaksanaan Reses III Masa Persidangan III Tahun Sidang 2024-2025 Anggota DPRD Kota Medan Tahun 2025 di Gedung DPRD Medan, Senin 25 Agustus 2025.Katanya, kerja sama dan koordinasi yang baik lintas lembaga adalah kunci utama menyukseskan pembangunan Kota Medan menjadi kota bertuah yang inklusif, maju dan berkelanjutan melalui semangat transformasi menuju Medan Satu Data.“Saya berharap sinergi antara eksekutif dan legislatif, kebersamaan serta partisipasi yang luas dari seluruh pemangku kepentingan kota harus terus kita bangun dan optimalkan. Saya yakin dengan sinergi dan kemitraan yang kokoh antara eksekutif dan legislatif, kita mampu mewujudkan visi dan misi pembangunan Kota Medan,” kata Rico Waas.Orang nomor satu di Pemko Medan ini  selanjutnya menyampaikan, apresiasi atas hasil reses yang telah dilakukan anggota dewan. Menurutnya, masukan yang disampaikan masyarakat melalui DPRD menjadi bahan penting dan strategis dalam penyusunan kebijakan serta program pembangunan Kota Medan.“Kami mengapresiasi hasil reses DPRD Kota Medan. Banyak saran dan masukan yang bersifat strategis, baik di bidang kebijakan maupun program pembangunan, yang menggambarkan kebutuhan pokok masyarakat. Oleh karenanya, saya meminta kepada seluruh perangkat daerah agar benar-benar memperhatikan dan menindaklanjuti hasil reses tersebut,”  tegasnya.Sebagai penutup, Rico Waas mengajak semua pihak dan seluruh pemangku kepentingan kota untuk dapat bersama-sama berpartisipasi, sekaligus bersinergi dalam meningkatkan komitmen untuk pembangunan kota sehingga dapat menjadi modal sosial yang besar di tengah-tengah masyarakat. â€śSemoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan lahir dan batin bagi kita semua dalam melaksanakan tugas pengabdian demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” harapnya dalam rapat paripurna yang dibuka Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen serta dihadiri Wakil Ketua dan anggota DPRD Medan, Sekda Wiriya Alrahman, pimpinan perangkat daerah dan camat tersebut.

25 Agustus 2025

Ijek Satu-satunya Sosok yang Masih Layak Pimpin Golkar Sumut

LensaDaily - Musa Rajeckshah yang akrab dipanggil Ijeck, menjadi satu-satunya sosok yang sangat layak untuk kembali memimpin DPD Golkar Provinsi Sumatera Utara priode 2025-2030. Penilaian itu terutama berdasarkan peningkatan perolehan suara Golkar Sumut pada Pileg 2024 yang sangat signifikan. Selain itu, tingkat ketokohan Ijeck, yang terbukti mampu memimpin Golkar Sumut berjalan tanpa konflik sejak Ijeck dilantik sebagai Ketua Golkar Sumut pada 20 November 2020.Dr. H. Hardi Mulyono Surbakti, MAP., tokoh senior Partai Golkar Sumut, mengutarakan penilaian tersebut berkaitan rencana Musda Golkar Sumut sekitar dua bulan ke depan, serta siapa figur yang layak memimpin Golkar Sumut lima tahun mendatang. â€śBerdasarkan prestasi Ijeck selama memimpin Golkar Sumut maupun berdasarkan aspek ketokohannya, untuk saat ini belum ada sosok yang bisa menggantikan Ijeck untuk kembali memimpin Golkar Sumut. Menurut saya, Ijeck adalah Ketua Golkar Sumut terbaik, selama saya menjadi kader Golkar,” tegas Hardi Mulyono, Sabtu (12/4/25).Menurut Hardi Mulyono, salah satu prestasi besar Ijeck adalah ketika Golkar Sumut menjadi partai pemenang pada Pileg 2024, dengan penambahan kursi yang signifikan baik untuk DPR RI, DPRD Sumut maupun DPRD 33 Kab/Kota se Sumut.Untuk DPR RI, Golkar Sumut meraih delapan kursi. Jumlah ini meningkat 100 persen dibanding Pileg 2019 yang hanya memperoleh empat kursi. Bahkan jumlah ini menjadikan Golkar sebagai partai terbanyak meraih kursi DPR RI dari daerah Sumatera Utara.Sedangkan untuk DPRD Sumut, Golkar meraih 22 kursi dari sebelumnya hanya 15 Kursi. Dengan perolehan kursi sebanyak itu, Golkar menjadi partai pemenang di Sumut pada Pileg 2024, sekaligus berhak menduduki kursi Ketua DPRD Sumut.Adapun untuk DPRD di 33 kab/kota se Sumut, pada Pileg 2024 meraih 208 kursi. Angka ini jauh meningkat dibanding perolehan pada Pileg 2019 yang meraih 184 kursi. Untuk pencapaian perolehan suara ini, Golkar Sumut meraih peringkat pertama secara nasional. “Ini pencapaian terbaik sepanjang sejarah Golkar Sumut,” ujar Hardi Mulyono, Sekretaris Golkar Sumut priode (2009-2012) dan Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumut (2014-2019) tersebut.Selain prestasi dalam hal pencapaian suara pada Pileg 2024 tersebut, menurut Hardi Mulyono, ada prestasi besar Ijeck lainnya selama memimpin Golkar Sumut. Yakni, tidak pernah ada konflik di Golkar Sumut. Dan ini hanya bisa tercapai, karena kualitas ketokohan Ijeck baik di tingkat lokal maupun nasional.“Pengalaman Ijeck berorganisasi maupun aktivitasnya yang beragam di berbagai bidang, telah membentuk tingkat ketokohan Ijeck menjadi berkelas. Dan itulah yang membuat Golkar Sumut bisa meraih pencapaian luar biasa,” ujar mantan Rektor Universitas Muslim Nusantara (UMN)-Al Washliyah Medan tersebut.Berdasarkan capaian Golkar Sumut selama dipimpin Ijeck maupun kualitas ketokohan Ijeck tersebut, maka Ijeck menjadi satu-satunya figur yang sangat layak dan masih dibutuhkan untuk lebih membesarkan Golkar Sumut lima tahun ke depan. “Ijeck masih sangat dibutuhkan untuk lebih membesarkan Golkar Sumut lima tahun ke depan,” tegas Hardi.Karenanya, Hardi Mulyono mengajak seluruh jajaran Golkar di Sumatera Utara untuk menjadi kader yang cerdas dengan menyatukan langkah menghantarkan Ijeck kembali memimpin Golkar Sumut. “Mari kita tunjukan kepada masyarakat, bahwa kader Golkar adalah kader yang cerdas di dalam memilih Ijeck untuk kembali memimpin Golkar Sumut.(Medan)

13 April 2025