icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: carfreenight


Gandeng Dispora, KORMI Medan Verifikasi INORGA

LensaDaily - Penguatan roda organisasi dilakukan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Medan dengan verifikasi Induk Olahraga (INORGA) yang tergabung di bawah KORMI Kota Medan. Verifikasi dilakukan bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan ini dilakukan di Aula Rapat Gedung Dispora Medan Selasa, 14 April 2026.Kegiatan verifikasi ini dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan, T. Chairunniza, Ketua KORMI Medan, Idrus Djunaidi, Sekretaris, Benny Hidayat Pane SH, pengurus KORMI Medan lainnya, Abdul Salim, Johannes Hutabarat, Erni Puspita, Vinka Karo.Kemudian, Kepala Bidang Kebudayaan dan Olahraga Dispora Medan, Ibnu Rayyan serta perwakilan dari 31 INORGA ini juga dilaksanakan sosialisasi Sistem Informasi Pemuda dan Olahraga (SIPORA). Sistem ini nantinya akan digunakan untuk mempermudah verifikasi.Dalam laporannya, Ketua Panitia Verifikasi INORGA di bawah KORMI Medan, Sukur Ananto menjelaskan, kegiatan ini sendiri bertujuan untuk melegalisasi INORGA yang selama ini turut serta dalam berbagai kegiatan baik di bawah Dispora maupun KORMI Medan.Dalam sambutannya, Ketua KORMI Kota Medan, Idrus Djunaidi mengucapkan terimakasih kepada Kepala Dinas Pemuda dan olahraga Kota Medan yang sudah memfasilitasi tempat untuk pihaknya menggelar verifikasi INORGA ini."Kita dari KORMI mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemko Medan khususnya Dispora yang selama ini sudah bersinergi dengan sangat baik dengan KORMI Medan dalam berbagai kegiatan keolahragaan," katanya.Menurut Idrus, sinergi tersebut terihat dimana dalam setiap kegiatan Car Free Day dan Car Free Night yang diselenggarakan Pemko Medan melalui Dispora, meskipun belum ditunjuk langsung, namun penyelenggaraannya tetap melibatkan INORGA yang ada di bawah KORMI Kota Medan."Itu menjadi satu awal yang sangat baik bagi kita untuk terus meningkatkan sinergitas dengan Pemko dan Dispora Medan," katanya.Untuk itu, Idrus mengatakan, KORMI Kota Medan tetap berharap sinergitas dan kemesraan yang terjalin antara pihaknya dengan Dispora Kota Medan bisa terus ditingkatkan dan lebih baik lagi kedepannya."Disini kita kembali menegaskan jika KORMI Kota Medan akan siap mendukung kegiatan keolahragaan yang digagas Pemko Medan, untuk terus mengembangkan olahraga masyarakat di Kota Medan," tutupnya.Sedangkan Kadisporas Kota Medan, HT Chairunniza dalam arahan menegaskan, Pemko Medan melalui Dispora siap terus bersinergi dengan KORMI Kota Medan untuk terus menggelorakan olahraga masyarakat yang terus menarik animo masyarakat di setiap penyelenggaraannya."Kegiatan verifikasi ini menjadi salah satu langkah positif untuk pendataan baik di kita maupun KORMI Kota Medan. Ini menjadi langkah awal untuk kita semua bisa lebih baik lagi dalam tertib administrasi di sebuah organisasi," katanya.Untuk itu, Kadispora Kota Medan berharap agar perwakilan INORGA dan Pengurus KORMI Kota Medan yang hadir dalam kegiatan ini, bisa memahami pentingnya SIPORA sebagai bentuk pelaporan tertib administrasi bagi pengurus olahraga di Kota Medan.Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisai SIPORA yang disampaikan Kabid Kebudayaan dan Pemuda Dispora Medan dan dipandu Sekretaris KORMI Kota Medan.Acara sendiri ditutup dengan foto bersama peserta yang hadir dalam kegiatan verifikasi INORGA KORMI Kota Medan.

15 April 2026

Tekankan Regenerasi, Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu

LensaDaily - Pemerintah Kota Medan mendorong Budaya Melayu di Kota Medan terus diupayakan hadir lebih dekat dengan masyarakat lintas suku melalui pendekatan yang kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Berbagai inovasi budaya pun didorong agar kekayaan budaya tersebut tidak hanya hidup dalam seremoni, tetapi juga menjadi bagian dari keseharian warga.Hal itu disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menerima audiensi panitia Halal Bihalal Masyarakat Melayu Indonesia di Balai Kota Medan, Senin 6 April 2026. Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota didampingi Kepala Bapenda Kota Medan M. Agha Novrian dan Kabag Kesra Agus Suryono.Rico Waas menegaskan pentingnya upaya konkret dalam mempopulerkan budaya Melayu, tidak terbatas pada kegiatan seremonial. Ia mendorong pengembangan melalui berbagai bentuk kreatif, seperti tarian persembahan, seni pertunjukan, hingga eksplorasi di bidang sinema dan kuliner.Menurutnya, ruang publik juga dapat dimanfaatkan sebagai media promosi budaya. Ia mencontohkan kegiatan car free night yang dapat diisi dengan penampilan budaya Melayu sebagai langkah memperkenalkan sekaligus melestarikan tradisi kepada masyarakat luas.Selain itu, ia menekankan pentingnya regenerasi dalam menjaga keberlanjutan budaya. Generasi muda, kata dia, harus dilibatkan secara aktif dengan pendekatan yang lebih kekinian.“Generasi muda harus terlibat aktif dalam mengembangkan budaya Melayu dengan pendekatan yang sesuai zaman. Kreativitas mereka penting agar budaya tetap relevan dan dekat dengan masyarakat,” ujarnya.Ketua Panitia, Milhan, menyampaikan bahwa Gebyar Halal Bihalal Masyarakat Melayu Indonesia akan digelar di Hotel Mercure Medan dan melibatkan berbagai organisasi Melayu.Acara tersebut direncanakan dihadiri sejumlah tokoh Melayu, termasuk anggota DPD RI Sultan Najamuddin, para sultan dari Sumatera Utara dan daerah lain, serta peserta dari sedikitnya 10 provinsi.“Kami berharap Bapak Wali Kota dapat hadir dan memberikan sambutan,” kata Milhan.

06 April 2026

Pemko Medan Gelar Ramadhan Fair dan Harmoni Imlek, Zakiyuddin: Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

LensaDaily - Pemko Medan tengah menyiapkan Ramadhan Fair ke-XX dan Harmoni Imlek 2026 yang digelar berdekatan Februari 2026 ini. Ramadhan Fair ke-XX ini akan berlangsung 25 Februari 2026, sedangkan Harmoni Imlek pada 21 Februari 2026.Rapat persiapan Ramadhan Fair ke- XX yang dipimpin Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap di ruang Rapat III, Balai Kota, Kamis (19/2/26). Selain membahas mekanisme pelaksanan Ramadhan Fair, pertemuan tersebut juga membahas pelaksanaan Harmoni Imlek 2026 yang akan digelar pada 21 Februari 2026 di Jalan Kesawan Medan Barat.Dalam sambutannya Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap menegaskan agar pelaksanaan Ramadan Fair ke-XX dan Harmoni Imlek 2026 tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan, melainkan benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat.Menurut Zakiyuddin Harahap, Ramadan Fair ke-XX harus dikemas lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, baik dari sisi konsep, kenyamanan, hingga kualitas tenant. Ia mengingatkan agar panitia memperhatikan tarif parkir dan harga makanan, sehingga tetap terjangkau bagi masyarakat.“Jangan sampai minat masyarakat menurun karena tarif parkir yang mahal serta harga makanan tenant yang tidak terjangkau. Ini harus diatur dengan baik agar masyarakat nyaman berkunjung,” tegas Zakiyuddin Harahap didampingi Aspemsos Muhammad Sofyan, dan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Andi Yudistira serta Unsur Forkopimda yang berhadir dan perwakilan Perangkat Daerah dan Camat se-Kota Medan.Selain itu, Zakiyuddin Harahap juga meminta proses seleksi tenant dilakukan secara ketat dengan mengutamakan kualitas rasa dan kelayakan produk. Makanan yang enak dan layak, menurutnya, akan menjadi daya tarik utama yang mampu meningkatkan kunjungan masyarakat.Tak hanya dari sisi kuliner, Zakiyuddin Harahap juga menekankan pentingnya memperkuat nuansa religi. Ia meminta agar qori-qori terbaik Kota Medan dilibatkan sehingga gaung Ramadan Fair tahun ini terasa lebih kuat dan berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.Sementara itu, untuk Harmoni Imlek 2026 yang dijadwalkan dibuka pada 21 Februari, terdapat penyesuaian waktu pelaksanaan karena tahun ini bertepatan dengan bulan Ramadan. Kegiatan akan dimulai setelah salat tarawih, yakni pukul 21.00 WIB hingga selesai.Zakiyuddin berharap Harmoni Imlek 2026 juga dikemas secara inklusif dan harmonis, serta tidak berhenti pada seremoni semata. Ia ingin kegiatan tersebut menjadi ruang kebersamaan yang memperkuat toleransi dan semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kota Medan.Sebelumnya Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Andi Yudistira menjelaskan Ramadhan Fair ke XX ini digelar mulai tanggal 25 Februari sampai 16 Maret 2026 di Taman Sri Deli. Dalam perhelatan tersebut disediakan stand bazar kuliner UMKM dan stand bazar Kriya. Untuk stand bazar Kriya yang terdiri dari 21 Kecamatan dengan menampilkan hasil Kriya dari masing-masing kecamatan ini nantinya akan memperebutkan piala Ketua Dekranasda Kota Medan, Ny Airin Rico Waas."Selain bazar kuliner dan Kriya, Ramadhan Fair ke- XX juga akan diisi dan dimeriahkan oleh berbagai kegiatan seperti peringatan Nuzulul Qur'an yang menghadirkan penceramah kondang, tausiah Ramadhan,  buka puasa bersama anak yatim-piatu dan dhuafa, Kompetisi Pildacil, Kompetisi Tahfidz Surat Pendek Al-Qur'an, dan kompetisi adzan serta hiburan religi", jelasnya.Sedangkan untuk kegiatan Harmoni Imlek, Andi Yudistira menyampaikan akan digelar pada tanggal 21 Februari 2026 di Jalan Kesawan, Kecamatan Medan Barat tepatnya di depan kantor Lonsum. Harmoni Imlek ini akan digelar bersamaan dengan Car Free Night (CFN) yang merupakan program rutin Pemko Medan setiap akhir pekan."Dalam Harmoni Imlek akan diisi dengan penampilan Oriental Dance, Barongsai Performance, Kecapi Performance, dan juga dimeriahkan oleh bazar kuliner dan Kriya  serta pembagian kue bakul", ujarnya.

20 Februari 2026

Serahkan Sertifikat HKI, Rico Waas Tegaskan Pemko Medan Dorong Pelaku Ekraf Naik Tingkat

LensaDaily - Pelaku ekonomi kreatif (Ekraf) maupun pelaku UMKM didorong mendapat Hak Kekayaan Intelektual (HKI), yang diharapkan dapat naik tingkat. Hal ini agar pelaku Ekraf untuk mendaftarkan hasil karyanya seperti merek mendapatkan hak kekayaan intelektual, sehingga melindungi merek yang mereka gunakan agar tidak ditiru oleh orang lain.Hal tersebut disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menyerahkan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) kepada sejumlah pelaku ekonomi kreatif di Kota Medan dalam acara Car Free Night (CFN) yang diadakan di Jalan Ahmad Yani (Kesawan), Kecamatan Medan Barat, Sabtu 13 September 2025 malam."Pemko Medan akan terus mendorong agar pendaftaran hak kekayaan intelektual ini terus berlanjut, karena pelaku ekraf perlu mendapat dukungan agar nantinya bisa naik tingkatan,"kata Rico Waas.Dalam penyerahan sertifikat HKI tersebut turut juga hadir Ketua TP PKK Kota Medan Ny. Airin Rico Waas, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumut Ignatius Mangantar Tua Silalahi, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Pimpinan Perangkat Daerah beserta para Camat.Dalam sambutanya, Rico Waas menilai pentingnya pelaku ekraf maupun pelaku UMKM untuk mendaftarkan hasil karyanya seperti merek agar mendapatkan hak kekayaan intelektual, sehingga melindungi merek yang mereka gunakan agar tidak ditiru oleh orang lain."Penciptaan merek itu mahal, karena sebuah merek mengandung konsep, cerita dan juga indentitas dari suatu produk yang dijual. Jadi harus dilindungi agar tidak ditiru oleh orang lain dan menjadi sengketa,"ujar Rico Waas.Maka dari itu, Rico Waas akan terus mendukung pelaku ekonomi kreatif maupun pelaku UMKM untuk segera mendaftarkan merek ataupun hasil karya lainya agar memiliki hak kekayaan intelektual, sehingga mereka merasa aman dan semakin berkreatifitas.

14 September 2025

Car Free Night, Pemko Medan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

LensaDaily - Guna mendukung kelancaran kegiatan Car Free Night yang akan digelar pada 28 Juni 2025, Pemko Medan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan manajemen rekayasa lalu lintas di jalanan kota Medan. Selain penutupan sejumlah ruas jalan, Dishub Kota Medan juga melakukan pengalihan arus lalu lintas.Plt Kadis Perhubungan, Suriono ketika dikonfirmasi, Jumat (27/6/25) menjelaskan pusat kegiatan Car Free Night berada di jalan Jenderal Ahmad Yani, Kesawan. Selain itu Car Free Night juga berlangsung di seputaran kawasan lapangan Merdeka Medan, yakni di jalan Bukit Barisan, Jalan Stasiun dan Jalan Pulau Penang."Untuk mendukung kegiatan ini Dishub Kota Medan bekerjasama dengan Polrestabes Medan akan melakukan manajemen rekayasa lalulintas, diantaranya penutupan sejumlah ruas sepert jalan Jendral Ahmad Yani persimpangan jalan Palang Merah, sepanjang jalan Masjid dan jalan Perniagaan. Kemudian penutupan juga dilakukan diseputaran lapangan merdeka jalan Stasiun, jalan Bukit Barisan dan jalan Pulau Penang," jelas Suriono.Suriono pun menghimbau kepada masyarakat yang akan melintas kawasan tersebut untuk mengambil jalan alternatif. Nantinya akan ada juga petugas Dishub yang akan mengarahkan di jalan yang akan ditutup tersebut."Bagi masyarakat pengguna kereta api masih diperkenankan untuk melintas jalan di depan stasiun kereta api atau jalan layang overpass. Sehingga penutupan jalan tidak menganggu aktifitas di stasiun kereta api," ujar Suriono.Ditambahkan Suriono, mekanisme rekayasa lalulintas dengan penutupan ruas jalan akan dimulai pukul 17:00 WIB sampai pukul 23:59 Wib. "Kami berharap masyarakat dapat mengetahui rekayasa lalulintas tersebut dan bagi pengendara agar dapat tertib dalam mengikuti arahan yang ada.Suriono juga meminta maaf kepada masyarakat terkait penutupan atau rekayasa Jalan yang terjadi guna mensukseskan acara Car Free Night ttersebut.“Nanti petugas akan disebar di setiap simpang untuk membantu pengendara,” tutupnya.(Medan)

27 Juni 2025