LensaDaily - Puncak perayaan Deevapali akan dipusatkan di kawasan Little India, Jalan KH Zainul Arifin, Medan, 8 November 2025 mendatang, diharapkan menampilkan keindahan budaya India secara autentik sekaligus memperkaya warna budaya di Kota Medan.Hak tersebut dikatakan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menerima kunjungan pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Medan, di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jumat, 17 Oktober 2025.Dalam perayaan Deevapali, kata Rico Waas, apa saja ritualnya, momen dan esensinya itu yang utama. Tapi, ia ingin bagaimana acara ini bisa memberikan pengalaman dan kesan mendalam bagi masyarakat. Terkait itu, suami Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas ini, mendorong agar kegiatan perayaan yang dikenal sebagai Pesta Cahaya tahun ini, agar dikemas lebih kreatif dan berkesan.“Apakah ada parade karnaval, penampilan band, tarian, atau stand UMKM? Semua bisa dihadirkan agar masyarakat benar-benar merasakan suasana pesta cahaya,” kata Rico Waas.Orang nomor satu di Pemko Medan ini, selanjutnya menekankan pentingnya menghadirkan esensi dan pengalaman budaya yang kuat dalam setiap perayaan. Di samping itu, UMKM juga perlu dikurasi sejak awal agar produk yang ditampilkan benar-benar merepresentasikan kekayaan budaya India.“Acara tahun ini harus lebih bagus dari sebelumnya, tunjukkan ciri khas Indianya,” tegasnya didampingi Kadis Pariwisata Kota Medan M Odi Anggia Batubara dan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Benny Sinomba Siregar.Sementara itu, Ketua PHDI Kota Medan, Subenthiren, yang hadir bersama panitia, menyampaikan bahwa puncak Perayaan Deevapali 2025 akan dikemas agar semua masyarakat bisa merasakan suasana festival cahaya ini. “Kami juga berencana menyalakan lampu-lampu jalan sebagai simbol terang dan kebersamaan,” ungkap Subenthiren.
18 Oktober 2025


