icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: flyover


Dua OKP Damai Usai Gesekan Gegara Pengecatan Fasum di Medan Labuhan

LensaDaily - Dua organisasi kepemudaan antara OKP PAC IPK dan OKP PAC PP sepakat berdamai terkait persoalan pengecatan fasilitas umum dan pengrusakan plang organisasi kepemudaan di Kelurahan Besar dan Kelurahan Tangkahan Kecamatan Medan Labuhan. Kegiatan mediasi tersebut dilaksanakan pada Jumat, 9 Mei 2026 sekira pukul 09.00 WIB bertempat di Kantor Kelurahan Besar Martubung Medan Labuhan.Mediasi dipimpin langsung oleh Kapolsek Medan Labuhan AKP D. Raja Putra Napitupulu, SIK., MM., bersama Camat Medan Labuhan Elias Padang, ST., M.Si., Kaur Riksa POMAL I Belawan Kapten Suherman, Lurah Besar Gandi Gusri STTP., M.Si., Lurah Tangkahan Hanifah, SP., serta perwakilan Danramil 0201/11-ML Peltu Zulkarnain.Dalam kegiatan tersebut, kedua belah pihak menyampaikan duduk permasalahan yang menimbulkan gesekan di tengah masyarakat hingga terjadi aksi pengecatan fasilitas umum berupa tiang Telkom, tiang listrik dan fly over tol di wilayah Kelurahan Besar serta Kelurahan Tangkahan yang menyebabkan keresahan warga.Kapolsek Medan Labuhan AKP D. Raja Putra Napitupulu, SIK., MM., dalam arahannya menghimbau agar kedua organisasi kepemudaan tidak saling mengklaim wilayah maupun saling menuduh yang dapat memicu konflik lebih besar di tengah masyarakat.“Kami menghimbau agar kedua OKP tidak saling mengklaim dan saling menuduh yang dapat menimbulkan potensi konflik ataupun tawuran antar OKP dengan melibatkan anggota yang membawa senjata tajam sehingga dapat menimbulkan gangguan kamtibmas dan faktor kriminogen di lingkungan masyarakat,” ujar Kapolsek.Kapolsek juga menegaskan bahwa seluruh pihak harus bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif demi kenyamanan masyarakat.Dari hasil mediasi tersebut, kedua pimpinan OKP yang hadir sepakat untuk berdamai dan bersama-sama menjaga situasi yang kondusif di wilayah Kecamatan Medan Labuhan.Selain itu, kedua pihak juga sepakat agar fasilitas umum yang sebelumnya dicat dengan atribut tertentu dikembalikan ke warna semula guna menghindari adanya kesan penguasaan wilayah oleh kelompok tertentu yang dapat meresahkan masyarakat.

10 Mei 2026

Baru Diresmikan Sudah Rusak, Ketua DPRD Medan Minta Overpass Segera Diperbaiki

LensaDaily - Meski baru diresmikan Wali Kota Medan, Bobby Nasution, sisi tembok overpass di Jalan Stasiun Kecamatan Medan Barat sudah mengalami kerusakan.Dalam video yang viral di media sosial (medsos), tampak aluminium composite panel (ACP) terkelupas dari tempatnya. Kerusakannya berbeda-beda, mulai dari peyot hingga ACP nya terbelah di sepanjang overpass.Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen meminta Pemko Medan untuk segera memanggil pihak kontraktor agar memperbaiki overpass yang rusak.  â€śKita minta kontraktornya dipanggil untuk segera melakukan perbaikan. Kenapa bisa rusak, padahal kan baru diresmikan,” ucap Wong, Rabu (8/1/2025). Wong pun heran kenapa hal ini bisa terjadi. Sebab, peresmian Overpass tersebut baru dilakukan 20 Desember 2024 kemarin.“Artinya belum sampai sebulan tapi sudah rusak. Makanya nanti diaudit saja apakah bahan yang digunakan sesuai spesifikasi atau tidak. Untuk saat ini Pemko Medan fokus lakukan perbaikan saja dulu,” bebernya. Dengan kondisi ini, Wong pun mengimbau masyarakat agar bisa bersama-sama menjaga dan tidak merusak bangunan yang telah dibangun oleh Pemko Medan. "Saya mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga semua fasilitas yang sudah disiapkan Pemerintah,” ujar politisi PDIP ini. Sementara itu, Plh Kadis Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Gibson Panjaitan mengaku sudah mengetahui adanya material ACP yang rusak di bagian overpass tersebut.  â€śSudah saya minta pekerjanya untuk kembali menguatkan ACP tersebut. Bahan materialnya sudah masuk dan sudah dikerjakan dari semalam (Selasa)," katanya. Gibson menyebut pada dasarnya ACP dipasang dan memang didesain untuk mempercantik overpass.“Jadi di sana banyak warga yang berfoto sambil bersandar di ACP itu. Karena tidak kuat, jadi ACP nya rusak. Kita tidak bisa melarang warga untuk berfoto, namun berpesan agar menjaga semua fasilitas yang ada di sana,” pesannya. Dikatakannya, saat ini overpass tersebut masih dalam masa pemeliharaan, sehingga masih dipantau terkait bahan-bahan materialnya. â€śTapi itu sudah kami sarankan untuk diperkuat dan itu masih masa pemeliharaan. Tujuannya kalau ada warga yang mau foto sambil bersandar gak langsung rusak gitu," tutupnya. (Medan)

09 Januari 2025