icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: haji


Pemko Medan Gelar Malam Takbiran Iduadha, Rico Waas Dorong Semangat Pengorbanan dan Keikhlasan

LensaDaily - Malam takbiran Iduladha 1447 Hijriah yang digelar Pemko Medan di halaman Kantor Wali Kota Medan, Selasa (26/5/2026) malam berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh suka cita. Momentum tersebut, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh jajaran Pemko Medan menanamkan semangat pengorbanan dan keikhlasan dalam melayani masyarakat.Malam takbiran tersebut dihadiri unsur Forkopimda Kota Medan, diantaranya Dandim 0201/Medan, Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, mewakili Ketua DPRD Medan, Rajudin Sagala, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Kakankemenag Kota Medan Impun Siregar, Kakan Kementerian Haji dan Umroh, Bambang Irawan Hutasuhut, segenap Pimpinan Perangkat Daerah, Camat, Lurah, dan tokoh agama, tokoh masyarakat serta alim ulama.Malam takbiran Iduladha 1447 H ini ditandai dengan penabuhan bedug oleh Wali Kota Medan Rico Waas bersama Dandim 0201/Medan Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo yang diiringi kumandang takbir menyambut datangnya Hari Raya Iduladha. Kumandang takbir yang menggema dari Balai Kota menjadi simbol rasa syukur sekaligus semangat kebersamaan umat Muslim di Kota Medan. Dalam sambutannya, Rico Waas mengatakan, Iduladha tidak hanya menjadi momentum perayaan keagamaan, tetapi juga membawa makna mendalam tentang pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial terhadap sesama.Menurut Rico Waas, nilai-nilai tersebut harus menjadi semangat bagi seluruh aparatur Pemerintah Kota Medan dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.“Mari semangat itu kita bawa dalam diri kita masing-masing. Semangat pengorbanan dan semangat keikhlasan. Kita bekerja di Pemerintah Kota Medan harus benar-benar ikhlas, melakukan pengorbanan dan mengabdi kepada masyarakat tanpa menghitung lelah dan letih yang kita keluarkan,” kata Rico Waas.Rico Waas juga mengingatkan seluruh jajaran Pemko Medan agar menjadikan pekerjaan sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT. Dirinya menyadari setiap aparatur tentu pernah mengalami rasa lelah dan jenuh dalam bekerja, namun hal tersebut menurutnya harus dilandasi niat pengabdian yang tulus. â€śPengabdian kepada negara dan masyarakat itu penting, tapi satu lagi yang lebih penting, ikhlaslah karena ini adalah ibadah kepada Allah SWT,” ujar Rico Waas.Dalam kesempatan itu, Rico Waas turut mengajak masyarakat untuk mendoakan para jemaah haji asal Kota Medan yang sedang menjalankan ibadah haji di Tanah Suci agar diberikan kesehatan dan kembali menjadi haji yang mabrur.Selain itu, ia juga mengajak masyarakat Kota Medan untuk menghadiri salat Iduladha bersama yang digelar Pemerintah Kota Medan di Lapangan Merdeka pada Rabu pagi pukul 07.15 WIB.“Mari kita bersama-sama mengikuti salat Iduladha dan juga melaksanakan ibadah kurban di lingkungan rumah maupun kantor masing-masing,” ajak Rico Waas.Malam takbiran tersebut berlangsung penuh kekeluargaan dengan gema takbir yang berkumandang, menambah semarak menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kota Medan.

27 Mei 2026

Lepas Pemberangkatan Jamaah Haji Medan, Rico Waas Ingatkan Saling Jaga

LensaDaily - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas melepas pemberangkatan 1.883 Calon jamaah Haji (Calhaj) asal Kota Medan untuk musim haji 1447 Hijriah di Gelanggang Mahasiswa bUINU Jalan Sutomo, Kamis 16 April 2026. Prosesi pelepasan sekaligus kegiatan halal Bi halal ini turut diwarnai dengan tradisi tepung tawar sebagai bentuk doa dan harapan agar para jamaah memperoleh keselamatan serta menjadi haji yang mabrur. Kegiatan yang diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran dan lantunan kalimat Talbiyah ini dihadiri Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, Sekda Wiriya Alrahman, Unsur Forkopimda, Kakan Kemenag Kota Medan Impun Siregar, Kakan Kementerian Haji dan Umrah Kota Medan Mhd Bambang Irawan Hutasuhut, pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan, serta sejumlah tokoh agama, alim ulama dan para calon jemaah haji.  Dalam sambutannya, Rico Waas menekankan pentingnya menjaga kesehatan, memperkuat solidaritas, serta menjunjung tinggi nama baik bangsa Indonesia selama berada di Tanah Suci. "Berbahagialah Bapak Ibu sekalian, karena ini adalah panggilan dari Allah. Tidak semua yang mampu mendapat kesempatan ini,” kata Rico Waas . Turut hadir Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, Sekda Wiriya Alrahman, Unsur Forkopimda, Kakan Kemenag Kota Medan Impun Siregar, Kakan Kementerian Haji dan Umrah Kota Medan Mhd Bambang Irawan Hutasuhut, pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan, serta sejumlah tokoh agama, alim ulama dan para calon jemaah haji.   Menurut Rico Waas, dari data yang diperoleh jemaah haji Kota Medan tahun ini memiliki rentang usia yang cukup luas. Jemaah termuda berusia 15 tahun, sementara yang tertua mencapai 89 tahun. Selain itu, sekitar 4 persen atau sekitar 80 orang termasuk dalam kategori lansia di atas usia 80 tahun. â€śPerbedaan usia ini membutuhkan koordinasi dan kerja sama yang baik. Jemaah yang lebih muda diharapkan dapat membantu dan mendampingi para lansia agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar,” kata Rico Waas Kepada jamaah Calon Haji, Rico Waas mengingatkan bahwa kondisi fisik yang prima merupakan kunci utama dalam menjalankan ibadah haji. Ia juga mengimbau jemaah untuk saling peduli dan membangun semangat teamwork selama berada di Tanah Suci. â€śKita harus saling menjaga, baik kesehatan pribadi maupun sesama jemaah. Dengan kerja sama yang baik, insya Allah seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan lancar,” tegas Rico Waas. Selain itu, Rico Waas juga berkelakar mengenai godaan kuliner di Arab Saudi yang didominasi olahan daging kambing. Ia mengingatkan jemaah agar tetap menjaga pola makan guna menghindari penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol. Selanjutnya, Rico Waas juga mengingatkan para jemaah untuk menjaga kekompakan dan menghindari konflik yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah. â€śKesempatan berhaji ini tidak mudah didapat. Jangan disia-siakan hanya karena persoalan kecil. Jaga lisan, kendalikan emosi, dan fokuslah pada ibadah,” pesan Rico Waas. Kemudian Rico Waas berpesan bahwa jemaah haji merupakan duta bangsa Indonesia di mata dunia, sehingga penting untuk menjaga kebersihan, ketertiban, serta mematuhi seluruh arahan petugas haji. Prosesi pelepasan semakin bermakna dengan dilaksanakannya tepung tawar, sebuah tradisi yang sarat makna doa, keselamatan, dan keberkahan bagi para jemaah sebelum menunaikan ibadah haji. Rico Waas juga memastikan bahwa Pemerintah Kota Medan siap membantu menjaga keamanan rumah-rumah yang ditinggalkan jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. â€śSilakan berkoordinasi dengan pihak kewilayahan jika ada hal-hal yang perlu dipantau. Kami ingin Bapak dan Ibu berangkat dengan tenang tanpa rasa khawatir meninggalkan keluarga di rumah,” ungkap Rico Waas. Selanjutnya acara pelepasan ini diisi dengan pemberian souvenir cenderamata kepada seluruh Calhaj yang diberikan oleh Wali Kota Medan Rico Waas dan Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap secara simbolis. Kemudian dilanjutkan dengan tausiah singkat oleh Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum.

17 April 2026

1.883 Jamaah Haji Asal Medan Berangkat, Rico Waas Dorong Peningkatan Layanan

LensaDaily - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan komitmen Pemko Medan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan haji dari tahun ke tahun. Rico Waas pun mendorong kesiapan strategis dan memastikan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 termasuk peningkatan kualitas pelayanan dan dukungan teknis bagi jamaah.Hal tersebut dikatakan Rico Waas saat menerima audiensi Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Medan di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, Senin 14 April 2026. Disampaikan Rico Waas menilai pelayanan yang baik menjadi bentuk keseriusan pemerintah dalam memberikan kenyamanan bagi para jemaah.“Setiap tahun penyelenggaraan haji berjalan lancar, tapi pelayanan harus terus kita tingkatkan agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah dalam penanganan haji,” Kata Rico Waas didampingi Asisten Pemerintahan HM Sofyan, Kadisdukcapil Baginda, Kadis Kominfo Arrahmaan Pane, Kabag Kesra Agus Maryono, serta Kabag Prokopim Arafat Syam.Rico Waas juga meminta agar seluruh kendala dalam proses persiapan, termasuk kebutuhan transportasi dan dukungan teknis lainnya, segera dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat.“Kalau ada kendala, sampaikan. Termasuk kebutuhan transportasi dan lainnya, supaya bisa kita carikan solusi bersama,” tegas Rico Waas.Selanjutnya Rico Waas juga menyampaikan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Kementerian Haji dan Umrah kota Medan dapat bekerjasama dengan Pemko Medan dengan memberikan informasi seputar pelayanan haji, baik itu dari persiapan dan kelengkapan administrasi untuk Haji sampai dengan informasi hal - hal yang boleh dan tidak boleh dibawa selama ibadah haji."Pemko Medan juga siap menginformasikan kepada masyarakat jika ada jamaah yang meninggalkan rumah saat berangkat ibadah haji, nantinya jajaran kewilayahan dan perangkat daerah terkait akan menjaga dan mengawasi rumah mereka", ucap Rico Waas.Selain itu, Rico menyampaikan bahwa Pemko Medan akan berupaya mencarikan fasilitas kantor yang representatif dengan memanfaatkan aset milik Pemko yang tidak digunakan. Namun, hal tersebut tetap harus melalui koordinasi dengan kementerian terkait agar tidak menyalahi ketentuan.“Kita akan coba carikan dari aset Pemko yang tidak terpakai, tentunya dengan koordinasi bersama kementerian terkait,” ujar Rico Waas.Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Medan Mhd Bambang Irawan Hutasuhut menyampaikan bahwa jumlah jamaah haji Kota Medan tahun 2026 sebanyak 1.883 orang, dengan sekitar 4 persen di antaranya merupakan jemaah lanjut usia berusia di atas 80 tahun yang mendapat prioritas keberangkatan.Ia menjelaskan, secara keseluruhan jumlah jemaah haji Provinsi Sumatera Utara mencapai 5.894 orang yang terbagi dalam 17 kelompok terbang (kloter). Namun, jemaah asal Kota Medan tidak dapat mengisi setiap kloter secara penuh.“Total jemaah Medan tahun ini 1.883 orang. Ada sekitar 4 persen lansia yang mendapat porsi khusus dalam keberangkatan,” jelasnya.Lebih lanjut, Bambang berharap Wali Kota Medan dapat melepas langsung kloter pertama jemaah haji yang dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 21 April dan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 22 April melalui Bandara Kualanamu.Ia juga menyampaikan harapan adanya dukungan transportasi, khususnya bus pulang-pergi bagi petugas yang mengantar jemaah ke bandara, sebagaimana yang telah dilakukan di sejumlah daerah lain.

13 April 2026

Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter I, Pj Sekdaprov Sumut: Semoga Jadi Haji yang Mabrur

LensaDaily - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Effenddy Pohan menyambut kepulangan jemaah haji Kloter I Debarkasi Medan asal Kota Padangsidimpuan, di Asrama Haji Jalan AH Nasution Medan, Kamis (12/6/2025) malam. Sebanyak 359 orang jemaah haji tiba di Tanah Air dan kembali berkumpul dengan keluarga, satu di antaranya meninggal dunia di Tanah Suci Mekah. Effenddy Pohan mengucapkan selamat datang kembali ke kampung halaman pada seluruh jemaah haji, seraya mendoakan seluruh jemaah haji menjadi haji dan hajah yang mabrur. "Semoga segala amal yang telah dikerjakan menjadi berkah, dan ibadah yang telah dilaksanakan di Tanah S uci dapat diaplikasikan di Tanah Air," ucap Effenddy Pohan. Pada petugas haji, Effenddy Pohan juga menyampaikan terima kasih telah melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Diharapkan dedikasi dan pelayanan pada jemaah haji selama ini dapat menjadi ladang amal bagi seluruh petugas. "Pada petugas saya ucapkan terima kasih telah bekerja dengan baik memberikan pelayanan yang terbaik untuk jemaah haji dari keberangkatan hingga kepulangan. Mudah-mudahan ini ladang amal bagi kita semua," katanya.  Sementara itu, Wakil Walikota Padangsidimpuan Harry Pahlevy Harahap yang turut hadir menyambut kepulangan jemaah haji tersebut juga menyampaikan hal yang sama. Ia mengatakan segala pengalaman yang diperoleh jemaah haji di Tanah Suci membawa pengalaman positif di Tanah Air. "Selamat datang dan pulang kembali ke kampung halaman. Semoga pengalaman di Tanah Suci membawa pengalaman positif dan dapat diaplikasikan  untuk Tanah Air. Kami doakan seluruh jemaah haji menjadi haji yang mabrur yang berdampak pada Kota Padangsidimpuan," katanya. Diketahui, jemaah haji termuda Kloter I Debarkasi Medan asal Kota Padangsidimpuan yakni Aditya Ray Ritonga (19) dan jemaah haji tertua adalah  Hanifah Harahap (83). Sedangkan yang wafat di Tanah Suci atas nama Damri Mgr Somalap (64). Turut hadir menyambut kepulangan jemaah haji ini di antaranya Kakanwil Kemenag Sumut, Forkopimda, Perwakilan GM Garuda, serta lainnya.(Medan)

13 Juni 2025

Rico Waas Tepungtawari Calhaj KBIHU Al-Mukhlisin

LensaDaily - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menepungtawari 85 calon jamaah haji KBIHU Al-Mukhlisin, Minggu (4/5/2025) di Medan Belawan. Rico Waas mengatakan, pihaknya telah meminta para camat dan lurah lingkungan Pemko Medan agar menjaga rumah dan memperhatikan keluarga calhaj."Ini dilakukan supaya calhaj dapat tenang dalam menunaikan ibadah haji," ungkapnya. Wali Kota berharap para calhaj mendoakan agar program-program pembangunan di ibukota Sumut ini berjalan dengan baik. Selain itu, Wali Kota berharap para calhaj fokus dalam beribadah, pergi membawa takwa, meninggalkan ego dan permasalahan. "Jaga kesehatan dan kekompakan antarjamaah. Taati petugas haji dan pemerintah Arab Saudi," pesannya seraya mengharapkan para calhaj menjadikan diri sebagai duta bangsa dan Medan. Dalam kesempatan itu, atas nama pribadi dan Pemko Medan, Rico Waas juga mengucapkan selamat menunaikan Rukun Islam kelima pada para calhaj. "Insya Allah semua berjalan dengan lancar, tanpa halangan berarti," harapnya.(Medan)

04 Mei 2025