icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: jurnalisme


Bencana Sumatera di Mata Fotografer Jurnalis, Bukan Sekedar Peristiwa Alam Tanpa Sebab

LensaDaily - Pendokumentasi bencana yang melanda Sumatera pada November 2025 lalu, Ferdy Siregar dan Mirza Baihaqie berbagi pengalaman dalam talk show fotografi jurnalistik bertema “Pesan di Balik Lensa: Jurnalisme Empati Bencana Sumatera” di Aula Hj. Ani Idrus, Kampus STIK-P, Selasa 3 Februari 2026.Fotografer jurnalistik Ferdy Siregar mengatakan, bencana tidak bisa dilihat semata-mata sebagai peristiwa alam, yang pastinya ada sebab akibatnya. Sebagai peliput sekaligus pendokumentasi terjadinya bencana wajib tahu dan mencari sumber-sumbernya dengan terjun langsung ke lapangan.“Dalam situasi tanggap darurat dalam peliputan bencana, kita wajib memiliki fisik dan mental yang kuat juga. Selain perlengkapan peliputan, seperti kamera, lensa, flash, laptop, dan lainnya yang cukup memadai. Karena kita wajib mengabarkan setiap harinya kondisi terkini bencana yang terjadi,” ujar Ferdy berbagi tips kesiapan tim liputan secara teknis dalam kondisi tanggap darurat kebencanaan.Sedangkan Mirza Baihaqie menambahkan, dalam peliputan bencana bukan hanya soal teknik fotografi, tetapi juga membuka kesadaran untuk lebih peduli terhadap kondisi sosial di sekitar, terutama di wilayah rawan bencana."Sebagai pendokumentasi bencana, berbagi pengalaman lapangan yang menggambarkan betapa beratnya dampak bencana bagi masyarakat," katanya.Mirza Baihaqie mengapresiasi penyelenggaraan seminar tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang penting untuk membangkitkan semangat mahasiswa, khususnya dalam bidang fotografi jurnalistik yang memiliki peran besar dalam isu-isu kemanusiaan. "Acara ini istimewa karena menjadi salah satu yang pertama menggabungkan talkshow dan pameran foto bertema kebencanaan. Saya sangat mengapresiasi sebesar-besarnya STIKP Medan karena sudah peka terhadap isu kebencanaan. Ini sangat penting agar kita peka terhadap isu bencana dan kami sangat senang serta bangga bisa terlibat di dalamnya,” ungkap Mirza.Sebelumnya Ketua Panitia M. Abdilla menuturkan, talk show fotografi jurnalistik bertema “Pesan di Balik Lensa: Jurnalisme Empati Bencana Sumatera” ini yang menghadirkan dua pemateri profesional di bidang jurnalistik, Ferdy Siregar dan Mirza Baihaqie, karena dua fotografer dari ratusan lainnya yang melihat langsung bencana banjir dan longsor pada November 2025 yang memluluhlantakan Aceh, Sumut dan Sumbar."Kami sengaja menghadirkan kedua pembicara, yaitu Ferdy Siregar dan Mirza Baihaqie, karena mereka berdua melakukan peliputan dan reportasi kejadian banjir bandang di Tapanuli Tengah, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tengah, dan Bener Meriah. Jadi memang layak kita hadirkan, sekedar berbagi pengalaman peliputan di kawasan bencana", ujar selaku Kegiatan ini dihadiri sejumlah mahasiswa dari beberapa universitas dan pelajar di Medan. Dengan tujuan agar peserta juga nantinya peka terhadap isu-isu lingkungan dan kebencanaan.Acara ini juga diisi dengan pameran foto serta lelang/jual foto hasil karya dari kedua pemateri serta para mahasiswa STIK-P. Dimana nantinya hasil penjualan foto akan didonasikan kepada para penyintas bencana di Sumut dan Aceh.

05 Februari 2026