icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: kapoldasumut


Platinum dan Lion Dirazia Polda Sumut, 16 Pengunjung Positif Narkoba

LensaDaily - Tempat hiburan malam Platinum Bar & KTV dan Lion Bar & KTV di Komplek Mega Park, di Jalan Kapten Muslim, Kecamatan Medan Helvetia dirazia Direktorat Reserse Narkoba bersama personel Direktorat Intelkam Polda Sumut. Hasil tes urine, 16 orang dinyatakan positif konsumsi narkoba.Razia ini menindaklanjuti atensi Kapolda Sumut tentang Pelaksanaan Razia Tempat Hiburan Malam di Kota Medan dalam rangka menekan peredaran gelap narkoba di wilayah Sumatera Utara. Razia dipimpin oleh Kanit 4 Subdit III Ditresnarkoba Polda Sumut, Kompol Bahagia Syahbudi Ginting.Sasaran razia malam itu adalah Platinum Bar & KTV dan Lion Bar & KTV yang berlokasi di Komplek Mega Park, Jalan Kapten Muslim, Kecamatan Medan Helvetia. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung, termasuk tes urine untuk mendeteksi penyalahgunaan narkotika.Dari hasil pemeriksaan terhadap 28 pengunjung, sebanyak 16 orang dinyatakan positif narkoba, terdiri dari 12 pria dan 4 wanita. Seluruh pengunjung yang dinyatakan positif kemudian dibawa ke Mapolda Sumut untuk dilakukan pemeriksaan dan pendataan lebih lanjut oleh penyidik Ditresnarkoba.Kanit 4 Subdit III Ditresnarkoba Polda Sumut, Kompol Bahagia Syahbudi Ginting, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah tegas Polda Sumut dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya atensi Presiden terkait pemberantasan penyalahgunaan narkoba.“Peningkatan kasus narkotika di Sumatera Utara menjadi perhatian serius pimpinan Polri. Razia ini digelar tidak hanya untuk menekan peredaran narkoba di tempat hiburan malam, tetapi juga untuk mencegah kemungkinan keterlibatan anggota Polri dalam penyalahgunaan narkotika,” tegas Kompol Bahagia.Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan menyampaikan bahwa kegiatan razia tersebut merupakan bagian dari komitmen Polda Sumut dalam menciptakan lingkungan sosial yang sehat dan bebas dari narkoba, khususnya di tempat hiburan malam yang berpotensi menjadi lokasi peredaran.“Polda Sumut akan terus melakukan razia serupa secara berkala sebagai langkah preventif dan represif terhadap penyalahgunaan narkoba. Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan terkait narkoba di lingkungannya,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan.Sekitar pukul 02.30 WIB, seluruh personel pelaksana kembali ke Mapolda Sumut untuk melaksanakan apel konsolidasi dan pelaporan hasil kegiatan. Operasi berakhir pukul 03.00 WIB dalam situasi aman, tertib, dan kondusif.Melalui kegiatan ini, Polda Sumut menegaskan keseriusan dalam mendukung program nasional Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba) serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Sumatera Utara.

12 November 2025

Jenguk Korban Tabrakan 3 Oknum Polisi, Kapolda Sumut: Tindak Tegas Etik dan Pidananya

LensaDaily - Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, menegaskan tindakan tegas terhadap tiga oknum polisi yang keluar dari tempat hiburan malam menabrak seorang wanita hingga kritis. Tindakan tegas tersebut, baik kode etik sebagai anggota Polri dan juga hukum pidana.Hal tersebut dikatakan Kapolda usai menjenguk Elida Delviana Tamin, korban kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga anggota Polri di Medan. Kunjungan dilakukan di RS Columbia Asia, Medan, sekitar pukul 08.20 WIB.Kapolda hadir bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sumut Ny. Mona Whisnu dan sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Sumut juga Kapolrestabes Medan. Setibanya di lokasi, rombongan langsung menuju ruang ICU lantai II tempat korban dirawat.Beberapa saat melihat kondisi korban, Kapolda Sumut tampak terharu dan meneteskan air mata. “Saya sangat prihatin dengan kondisi korban,” ujar Irjen Pol. Whisnu Hermawan dengan nada sedih.Kapolda juga menyampaikan bahwa kondisi korban saat ini berangsur membaik dan mendapat penanganan intensif dari tenaga medis.“Kondisinya sudah mulai membaik dan sedang ditangani dengan baik oleh para tenaga medis, kita doakan untuk kesembuhannya” tambahnya.Sebelumnya, kecelakaan tersebut terjadi di depan Tempat Hiburan Malam (THM) Tiger Club, Jalan Merak Jingga, Kecamatan Medan Barat, pada Minggu dini hari, 26 Oktober 2025.Dalam peristiwa tabrakan itu, mobil Honda Mobilio warna hitam yang dikendarai anggota Polri Bripda VPA, bersama rekannya Bripda ST, dan Bripda BI menabrak seorang pejalan kaki bernama Elida Delviana Tamin (26). Setelah menabrak korban, kendaraan tersebut hilang kendali dan menabrak trotoar jalan hingga mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan.Diketahui, ketiga personil tersebut  sedang di tempat khusus (patsus) di Bid Propam Polda Sumut."Kami akan tidak tegas anggota kami yang melanggar, baik kode etik maupun pidananya," tegas Kapolda Sumut.Korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penanganan pihak berwenang.

31 Oktober 2025

Pemko Medan Siapkan Langkah Konkret Hentikan Tawuran dan Narkoba di Belawan, Rico Waas: Hal Kompleks

LensaDaily - Langkah serius tengah disiapkan Pemko Medan bersama unsur Forkopimda dalam menyikapi maraknya aksi tawuran di Kecamatan Medan Belawan. Termasuk persoalan narkoba yang dianggap memiliki keterkaitan erat dengan tawuran yang sangat meresahkan warga hingga jatuhnya korban jiwa.“Kemarin kita sudah rapat dengan unsur Forkopimda, khusus untuk Belawan,” kata Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menjawab pertanyaan wartawan usai menghadiri Apel Gabungan Simpatik Untuk Indonesia Damai Dalam rangka Menyongsong HUT TNI ke-80 Tahun 2025 di Lapangan Benteng, Medan, Rabu 10 September 2025.Bahkan, ungkap Rico Waas, dirinya sudah menemui Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto. “Ada atensi khusus untuk Belawan, terutama tentang permasalahan narkoba. Itu bagian penting yang harus segera kita selesaikan,” ujarnya.Dikatakan Rico Waas, tawuran di Belawan tidak bisa dilepaskan dari faktor penyalahgunaan narkoba yang berimplikasi pada tawuran antarwarga. Karena itu guna menyikapinya, imbuhnya, strategi komprehensif tengah dipersiapkan untuk memulihkan situasi keamanan di kawasan Medan bagian Utara tersebut.“Tentunya (narkoba) ada korelasinya dengan tawuran. Maka dari itu, kita butuh strategi yang lengkap. Intinya, Forkopimda, baik Sumut maupun Kota Medan, sudah sangat solid untuk segera menanganinya. Ini memang proses yang harus segera kita lakukan,” tambahnya.Orang nomor satu di Pemko Medan ini selanjutnya menekankan, sistem keamanan lingkungan (siskamling) harus diaktifkan kembali, terutama kawasan yang kerap terjadinya konflik. Terkait itu, bilangnya, Pemko Medan akan memperketat pola kerja pos kamling dengan sistem patroli bergilir. â€śPos kamling akan diaktifkan kembali dengan jadwal yang lebih ketat. Kemudian, patroli ditingkatkan, serta Satpol PP diturunkan untuk melakukan pemetaan sehingga informasi yang dibutuhkan dapat lebih cepat diperoleh,” paparnya.Tak hanya fokus terhadap pengamanan jangka pendek, jelas Rico Waas, solusi penanganan jangka menengah dan panjang  juga telah disiapkan untuk mengatasi masalah tawuran di Belawan, diikuti dengan upaya peningkatan pendidikan, penyediaan lapangan pekerjaan, investasi harus masuk serta terjaminnya keamanan.“Hal-hal yang kompleks ini harus semuanya segera diatasi. Makanya, tidak hanya Forkopimda saja, seluruh perangkat daerah dari Kota Medan harus perhatian, begitu juga dengan rekan-rekan DPRD dari Dapil 2 juga memberikan aspirasi tentang Belawan, kita serap semuanya. Yang penting perhatian terhadap Belawan itu harus maksimal,” pungkasnya.

11 September 2025

Bertemu Kapolda Sumut, Rico Waas Curhat Persoalan Pelik Belawan

LensaDaily - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengharapkan solusi dan penanganan yang kompleks di kawasan Medan bagian Utara, terutama di kawasan Belawan. Persoalan dan tawuran persoalan utama yang perlu penanganan yang tuntas.Ini dikatakan Rico saat bersilaturahmi dengan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, di Mapolda Sumut, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Selasa (9/9/2025). Dalam pertemuan tersebut, Rico Waas menyampaikan sejumlah hal penting terkait kondisi keamanan dan ketertiban di Kota Medan.Salah satu fokus utama yang dibahas adalah maraknya aksi tawuran yang terus berulang di kawasan Medan bagian Utara, khususnya Kecamatan Medan Belawan.“Pemko Medan saat ini sedang mencari solusi permanen agar permasalahan pelik yang terjadi di Belawan tidak terulang lagi. Atensi dari Bapak Kapolda Sumut terkait keamanan di Medan Utara sangat kami butuhkan agar kondusivitas wilayah tetap terjaga,” kata Rico Waas.Selain masalah tawuran, Rico Waas juga menyoroti persoalan pungutan liar (pungli) parkir yang kerap dikeluhkan masyarakat. Dengan sinergi bersama kepolisian, diharapkannya Pemko Medan dapat menertibkan praktik pungli yang kerap meresahkan warga tersebut.“Kami ingin Kota Medan ini semakin tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Karena itu, kami sangat mengharapkan kerja sama yang erat dengan kepolisian dalam menjaga ketertiban, mulai dari penanganan tawuran, pemberantasan narkoba, hingga penertiban pungli parkir,” harapnya.Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari rapat bersama Forkopimda yang digelar sehari sebelumnya di Balai Kota Medan. Dalam rapat itu dibahas langkah konkret untuk mengatasi masalah sosial di Belawan, termasuk pengamanan jangka pendek hingga solusi permanen seperti peningkatan pendidikan, pembinaan generasi muda, serta penciptaan lapangan kerja.Suami Ketua Tim TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas ini berharap dengan koordinasi antara Pemko Medan dan Polda Sumut, upaya dalam menjaga stabilitas keamanan di kawasan Medan bagian Utara, khususnya Belawan, dapat berjalan lebih efektif dan menyentuh akar permasalahan.

10 September 2025

Kapolda Sumut Launching Gerakan Pangan Murah: 200 Ton Beras SPHP Disalurkan

LensaDaily - Sebanyak 200 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) disalurkan Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto dalam melaunching Program Gerakan Pangan Murah (GPM) bekerja sama dengan Perum Bulog Sumut di Mako Sat Brimob Polda Sumut, Kamis 14 Agustus 2025 pagi.Kerja sama ini diwujudkan melalui penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dihadiri ratusan warga. Di Sumut, kegiatan serupa juga berlangsung di 90 lokasi dengan total penyaluran 200 ton beras SPHP.“Selain beras, juga tersedia sejumlah bahan pokok seperti telur, gula, tepung terigu, dan minyak goreng. Ini adalah dukungan Polri bersama Bulog dalam menyambut HUT ke-80 RI, dengan harga yang sangat kompetitif, yaitu Rp10 ribu per kilogram. Namun, setiap orang dibatasi pembelian maksimal 10 kilogram,” ujar Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan, didampingi Pimpinan Wilayah (Pimwil) Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto dan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan.Whisnu menegaskan, program ini tidak hanya berlangsung hingga 17 Agustus, tetapi akan terus berjalan hingga akhir tahun. Polda Sumut dan Bulog menargetkan penyaluran beras SPHP hingga 15 ribu ton per bulan.“Ini merupakan kebijakan pemerintah yang sangat baik untuk mengantisipasi fluktuasi harga beras di pasaran,” tegas Whisnu.Sementara itu, Pimwil Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan. Ia memastikan stok beras SPHP di Bulog Sumut sangat mencukupi.“Kami mengimbau masyarakat tidak panik. Stok Bulog Sumut cukup, jadi beli sewajarnya saja. Setiap hari tersedia,” kata Budi.Hingga saat ini, Bulog Sumut telah menyalurkan 1.500 ton beras SPHP di 3.625 outlet, termasuk 105 titik sebelumnya dan 90 titik tambahan pada hari ini.Budi menambahkan, Bulog Sumut juga bekerja sama dengan TNI, Pemda, dan berbagai stakeholder untuk memastikan ketersediaan beras SPHP. Produk ini dapat dibeli di pasar tradisional maupun modern dengan harga eceran tertinggi maksimal Rp13.100 per kilogram.“Kami berharap semua pihak turut mendukung dan mengawasi program ini, agar pangan murah dan terjangkau dapat dinikmati seluruh masyarakat,” pungkasnya.

15 Agustus 2025