icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: kebakaran


Kasus Pembakaran Rumah di Belawan Terungkap, Satu Pelaku Ditangkap

LensaDaily - Kasus pembakaran rumah di Jalan Pulau Irian Lingkungan XI, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan diungkap Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Belawan. Pengungkapan tersebut, satu orang pelaku berinisial C (23) warga Kampung Kurnia, Belawan Bahari ditangkap di kawasan Jalan Yos Sudarso Simpang Sicanang, Kamis 7 Mei 2026 sekitar pukul 14.20 WIB.Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan tindak lanjut dari laporan polisi Nomor LP/B/663/VIII/2025/SPKT/Polres Pelabuhan Belawan/Polda Sumut.Peristiwa pembakaran tersebut terjadi pada Jumat, 22 Agustus 2025 sekitar pukul 00.30 WIB. Saat kejadian, korban bernama Nurmala tengah berada di rumah saudaranya yang tidak jauh dari lokasi. Korban kemudian diberitahu warga bahwa rumahnya terbakar.“Ketika korban tiba di lokasi, api sudah membesar dan menghanguskan rumah beserta barang-barang di dalamnya. Selain rumah korban, rumah warga lainnya juga turut terbakar,” jelas Kapolres.Dari hasil penyelidikan, diketahui rumah korban diduga dibakar menggunakan bom molotov yang dilempar oleh para pelaku. Akibat kebakaran tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp300 juta.Penangkapan pelaku dilakukan setelah Tim Opsnal Unit Pidum Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan menerima informasi terkait keberadaan tersangka. Tim yang dipimpin Kanit Pidum IPDA Marcellino T.S. Damanik, S.Tr.K langsung bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan.Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya. Ia mengaku ikut membuat dan melempar bom molotov untuk membakar rumah korban bersama sejumlah rekannya yang saat ini masih dalam pengejaran polisi.“Pelaku mengakui menggunakan sekitar 10 botol bom molotov dalam aksi tersebut. Saat ini kami masih melakukan pengembangan terhadap pelaku lainnya yang terlibat,” lanjut AKBP Rosef Efendi.Selain itu, hasil pemeriksaan juga menunjukkan bahwa pelaku positif menggunakan narkoba.Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan menegaskan bahwa Polda Sumut memberikan perhatian serius terhadap setiap tindak pidana yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, terlebih aksi pembakaran yang dapat membahayakan keselamatan warga.“Polda Sumut mengapresiasi langkah cepat Polres Pelabuhan Belawan dalam mengungkap kasus ini. Terhadap pelaku lainnya yang terlibat, kami pastikan akan terus dilakukan pengejaran hingga seluruhnya berhasil diamankan dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kombes Pol Ferry Walintukan.Saat ini penyidik masih melengkapi berkas perkara, melakukan penyitaan barang bukti, serta memburu pelaku lain yang masuk dalam daftar pencarian.Polres Pelabuhan Belawan menegaskan komitmennya untuk menindak tegas segala bentuk tindak pidana yang meresahkan masyarakat demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

07 Mei 2026

Pabrik Sandal Swallow di Medan Terbakar

LensaDaily - Pabrik sandal karet Swallow di Jalan Yos Sudarso, Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, terbakar hebat, Selasa 27 Januari  2026 malam sekitar pukul 21.40 WIB. Kebakaran besar ini membuat langit memerah dan asap pekat hitam membumbung tinggi, upaya pemadaman pun sulit dilakukan.Api dengan cepat membesar karena bahan baku pabrik yang mayoritas terbuat dari karet. Lokasi pabrik milik PT Garuda Mas Perkasa yang berdekatan dengan pemukiman warga langsung membuat panik dan meninggalkan rumah menjauh dari lokasi kebakaran.Manager Pusdalops-PB BPBD Kota Medan, Ahmad Untung Lubis, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran tersebut, turun ke lokasi Kebakaran. Sedangkan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan melakukan pemadaman api."Objek yang terbakar PT Garuda Mas Perkasa atau pabrik sandal Swallow," ungkap Ahmad Untung Lubis.Upaya pemadaman dihadapi dengan material yang mudah terbakar dan cepat merambat. Api yang terus membesar dan meluas membuat petugas harus menyemprotkan air dari berbagai sisi bangunan. Terlihat petugas pemadam mengarahkan selang pemadam dari luar pabrik.Ahmad mengungkapkan bahwa Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan menjelang pagi hari upaya pemadaman masih berlangsung."Saat ini pukul 04.20 WIB, api masih dalam proses pemadaman oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan," jelas Ahmad.Tidak ada korban jiwa dalam kejadian inj. Sedangkan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah. Penyelidikan kebakaran ini dilakukan Polres Pelabuhan Belawan dan juga Inafis Polda Sumut guna mengungkap penyebab kebakaran."Objek yang terbakar dengan persentase terbakar 90 persen. Penyebab kebakaran dalam penyelidikan pihak kepolisian. Korban jiwa nihil," pungkas Ahmad.

28 Januari 2026

Disebut-sebut Milik Pejabat di Sumut, Mobil Listrik Hyundai IONIQ 5 N Terbakar

LensaDaily - Satu unit mobil listrik disebut milik seorang pejabat di Sumatera Utara (Sumut) terbakar di Jalan Sei Asahan, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Rabu siang, 7 Januari 2026, sekitar pukul 10.23 WIB. Mobil merk Hyundai IONIQ 5 N itu terbakar dalam keadaan terparkir di bengkel.Untuk melakukan pemadam api mobil listrik mewah itu, turun dua unit mobil damkar milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Medan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumut. Saat dilakukan pemadam api mobil tersebut, ditutup dan wartawan diperbolehkan untuk mengambil suasana pemadam mobil mewah tersebut. Kemudian, api berhasil dipadamkan hingga total."Ada mobil yang terbakar dari Mako mobil pemadam kita langsung ke TKP dan dilakukan pemadaman lebih kurang setengah jam. Berdasarkan laporan anggota, yang terbakar mobil listrik," kata Plt Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Medan, Wandro Abadi Agnellus Malau kepada wartawan. Malau mengungkapkan bahwa pihaknya harus melakukan pemadaman api mobil listrik itu, dengan ekstra. "Karena ada baterai, kita harus melakukan pemadaman dengan maksimal dengan menggunakan dengan cairan khusus," katanya. Malau mengungkapkan bahwa hanya satu mobil yang terbakar, yakni mobil listrik tersebut, dengan kondisi terbakar 75 persen dan tidak ada korban jiwa."Untuk penyebab kebakarannya belum kita ketahui. Apa mungkin dalam perbaikan atau bagaimana, kita belum tahu," ucap Malau.

07 Januari 2026

Rico Waas Tegaskan Perubahan Besar Lahir dari Bekerja di Garis Terdepan

LensaDaily - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong para petugas lapangan yang bertugas di bidang kebersihan, pengamanan, penertiban, penyelamatan, pencegahan kebakaran, pengaturan lalu lintas, serta penanggulangan bencana untuk terus menjaga dan memperkuat semangat sinergi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi warga. "Perubahan besar selalu dimulai dari mereka yang bekerja di garis terdepan," ujar Rico Waas saat menghadiri kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan Komunitas Mawar Sharon Peduli di Lapangan Merdeka Medan, Sabtu 6 Desember 2025.Acara ini menyalurkan bantuan sembako kepada petugas lapangan dari lima perangkat daerah dan 21 kecamatan se-Kota Medan, termasuk PPPK, PPPK-PW, P3SU, Buser, serta petugas kebersihan Melati dan Bestari.Rico Waas berharap kegiatan bakti sosial ini memberi motivasi agar para petugas terus berkarya. Wali Kota mengapresiasi inisiatif Komunitas Mawar Sharon Peduli serta seluruh pihak yang terlibat.Ia menyebutkan kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam memberikan manfaat nyata bagi para petugas yang selama ini bekerja langsung di lapangan. Rico Waas juga memaparkan perkembangan penanganan pascabanjir di sejumlah wilayah Kota Medan. Ia menyebutkan beberapa titik masih terdampak, termasuk di Medan Marelan. Untuk percepatan pemulihan, Pemko Medan telah mengerahkan camat, petugas kebersihan, serta alat berat guna membersihkan lumpur dan melakukan normalisasi drainase. Pemerintah juga mempermudah pengurusan dokumen kependudukan yang rusak atau hilang akibat banjir.Usai menyampaikan sambutan, Wali Kota menyalami para petugas lapangan yang hadir. Tidak sedikit petugas yang turut meminta berswafoto bersama Wali Kota.Kegiatan bakti sosial berlangsung tertib dan dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat, di antaranya Wakapolrestabes Medan AKBP Rudi Silaen beserta jajaran PJU Polrestabes Medan; Ketua Gereja Mawar Sharon, Pendeta Maxi Eduard; Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Sofyan; Ketua Panitia, Ilyan Chandra Simbolon; para pimpinan perangkat daerah, para camat se-Kota Medan, serta seluruh penerima bantuan.Wali Kota berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sebagai wujud kepedulian sosial dan penguatan kolaborasi demi mewujudkan Medan yang inklusif, bertuah, maju, dan berkelanjutan.

06 Desember 2025

5 Kali Pelaku Pembakaran Rumah Hakim Jual Emas Ratusan Juta Milik Khamozaro Waruwu

LensaDaily - Pelaku pembakaran rumah hakim Khamozaro Waruwu meraup uang dari aksinya menjual emas milik mantan majikannya yang mencapai ratusan juta rupiah. Hasil penyidikan polisi, tercatat lima kali pelaku menjual emas milik korban ke toko emas yang berbeda dengan total meraup keuntungan ratusan juta rupiah.Pelaku yakni Fahrul Azis ini, merupakan mantan sopir pribadi dari Khamozaro Waruwu. Dia yang melakukan pembakaran rumah hakim tersebut dan mencuri perhiasan milik korban. Pelaku kedua, bernama Hamonangan Simamora berperan menemani Fahrul Azis menjual perhiasan hasil curian.Hamonangan juga memberikan laporan kepada pelaku utama situasi dan kondisi pasca dibakarnya rumah hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan itu. Begitu juga, antara pelaku dan korban sesama jemaat, di salah satu Gereja di Medan. Pelaku ketiga, bernama Hariman Sitanggang berperan menemani Fahrul Azis menjual perhiasan hasil pencurian itu. Terakhir, pelaku keempat, pemilik Toko Emas Barus, bernama Medy Mehamat Amosta Barus berperan sebagai penadah atau membeli perhiasan hasil pencurian dilakukan Fahrul Azis Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak, mengatakan pasca kebakaran disertai pencurian tersebut, Fahrul Azis langsung menjual perhiasan emas pada hari kejadian itu, Selasa siang, 4 November 2025."Dari TKP, pelaku langsung ke toko emas Barus menjual emas hasil pencurian tanpa surat senilai Rp 25 juta," ungkap Calvijn dalam konferensi pers, di Mako Polrestabes Medan, Jumat sore, 21 November 2025.Kemudian, Calvijn mengungkapkan Fahrul Azis bertemu dengan Hamonangan Simamora untuk memberikan uang sebesar Rp 5 juta sebagai uang tutup mulut, atas kasus pembakaran dan pencurian tersebut. "Tersangka satu menghubungi tersangka kedua, simamora, bertanya situasi rumah pak hakim dan memberikan uang Rp 5 juta untuk tutup mulut," jelas Calvijn.Calvijn mengungkapkan pada 6 November 2025, ditemani Hamonangan Simamora, Fahrul Azis kembali menjual perhiasan hasil pencurian di Toko Emas di Pasar Simpang Limun, Kota Medan. "Hasil penjualannya sekitar Rp 35 juta. Memberikan kepada tersangka dua, sebesar Rp 10 juta," katanya.Lalu, pada 8 November 2025, Fahrul Azis kembali menjual perhiasan hasil pencurian ke Toko Barus lagi."Jadi, sudah dua kali menjual ke Toko Barus, dengan menerima uang Rp 60 juta. Hasil penjualannya, membeli sepeda motor seharga," ungkap Calvijn. Lalu, pada 10 November 2025, Fahrul Azis dan Hariman Sitanggang menjual emas milik Hakim Khamozaro Waruwu di Toko Mas Munthe tanpa surat."12 November 2025, menjual ke Toko Barus, jadi sudah tiga kali dia menjual. Emas hasil pencurian sebesar Rp 280 juta. Kemudian, 13 November 2025, tersangka satu kepada tersangka dua, menyerahkan uang Rp 10 juta, sambil bertanya apakah semua aman. Tersangka dua ada kedekatan dengan hakim, sehingga bertanya situasi pasca kebakaran," jelas Calvijn. Calvijn mengatakan dari hasil penyidikan, olah TKP, pemeriksaan 48 saksi hingga barang bukti ditemukan. Tim gabungan kepolisian berhasil menangkap para pelaku pada 14 November 2025."Para tersangka berhasil kita ringkus beserta dengan barang bukti lengkap dan sempurna, sepeda motor, perhiasan dan uang sebesar Rp 200 juta," ucap Calvijn.

22 November 2025