LensaDaily - Program Mudik Gratis Bareng Pemko Medan 2026 Diserbu ribuan masyarakat telah mengantre untuk mengikuti program Mudik Gratis Bareng Pemko Medan 2026. Mudik gratis bareng Pemko Medan tahun ini akan kembali menjangkau 12 kota tujuan dan keberangkatan akan dilaksanakan pada 16-17 Maret 2026.Hari pertama dibukanya pendaftaran langsung diserbu ribuan masyarakat yang telah mengantre di Taman Ahmad Yani, Senin 2 Maret 2026. Program ini kembali menjadi primadona bagi masyarakat menjelang Idulfitri 1447H. Meski Pemko Medan melalui Dinas Perhubungan Kota Medan baru membuka pendaftaran pada Senin 2 Maret 2026, namun kuota sebanyak 4.000 kursi yang disediakan langsung habis diserbu masyarakat hanya dalam waktu beberapa jam.Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Suriono saat ditemui di Taman Ahmad Yani yang menjadi lokasi pendaftaran mudik gratis Pemko Medan, mengungkapkan untuk tahun ini Pemko Medan kembali menyelenggarakan program mudik gratis dengan menyediakan kuota sebanyak 4.000 kursi ke 12 kota tujuan."Hari ini pendaftaran program mudik gratis bareng Pemko Medan mulai kita buka. Dari data yang kita peroleh hingga siang, sebanyak 4.000 kuota yang kita sediakan sudah terpenuhi seluruhnya dihari pertama pendaftaran. Padahal sebelumnya kita rencanakan pendaftaran dibuka sampai dengan tiga hari kedepan,"kata Suriono.Melihat tingginya antusias masyarakat mengikuti program ini, Suriono menuturkan kedepannya Dishub Medan akan berupaya menambah jumlah kuota sehingga dapat mengakomodasi lebih banyak masyarakat yang ingin mengikuti mudik gratis bareng Pemko Medan."Kami memahami harapan besar masyarakat. Ke depan, kami akan berupaya menyesuaikan kemampuan anggaran agar kuota mudik gratis ini bisa ditambah lagi," tambahnya.Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Suriono menjelaskan untuk meningkatkan efisiensi dan menghindari kemacetan di tengah kota, titik keberangkatan mudik gratis bareng Pemko Medan tahun ini akan dipindahkan ke Terminal Amplas.β"Kami telah berkoordinasi dengan BPTD untuk memanfaatkan Terminal Amplas sebagai titik kumpul. Rencananya, keberangkatan akan dilaksanakan pada 16-17 Maret 2026,"jelas Suriono.Sementara itu, program mudik gratis bareng Pemko Medan tahun ini akan kembali menjangkau 12 kota tujuan di Sumatera Utara, di antaranya Pakpak Bharat , Sidikalang, Tarutung, Sibolga, Rantau Prapat, Kota Pinang, Sibuhuan, Gunung Tua, Sipirok, P.Sidempuan, Panyabungan dan Natal.Terakhir, Suriono menghimbau kepada masyarakat yang ingin melakukan mudik agar mempersiapkan diri dengan sebaiknya."Mungkin barang-barang yang dibawa jangan terlalu banyak agar tidak merepotkan dalam perjalanan," imbaunya.
03 Maret 2026Tag: kemacetan
LensaDaily - Komitmen bentuk nyata ditunjukkan manajemen Bajaj Maxride bagi masyarakat yang berkeinginan meningkatkan taraf hidup pelaku transportasi informal, dengan membuka pintu selebar-lebarnya bagi pengemudi becak motor (bentor) yang ingin bergabung sebagai mitra driver. Hal ini menyikapi dinamika dan aspirasi yang berkembang di kalangan komunitas transportasi lokal.Manajemen Bajaj Maxride menegaskan komitmennya untuk menghormati seluruh bentuk aspirasi, termasuk yang disampaikan oleh paguyuban driver bentor dan komunitas transportasi lainnya di Kota Medan. Bajaj Maxride memandang setiap aspirasi sebagai bagian penting dari proses membangun ekosistem transportasi kota yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.Kehadiran Bajaj Maxride di Kota Medan sejak awal ditujukan sebagai solusi transportasi yang dapat memberikan manfaat bagi berbagai pihak, termasuk membuka peluang peningkatan kesejahteraan bagi para driver bentor yang ingin beradaptasi dengan perkembangan zaman. Berdasarkan data internal perusahaan, hingga saat ini hampir 50 persen dari total mitra driver Bajaj Maxride di Kota Medan merupakan mantan pengemudi bentor.Mereka memilih beralih menjadi driver Maxride untuk mendapatkan peluang penghasilan yang lebih stabil, sistem kerja yang lebih terstruktur, serta dukungan teknologi aplikasi yang memudahkan akses order dan transparansi pendapatan.Menanggapi isu bahwa kehadiran Bajaj Maxride berpotensi menambah kemacetan dan polusi, manajemen menegaskan bahwa justru sebaliknya, Bajaj Maxride memiliki potensi membantu mengurangi kepadatan lalu lintas. Jika dibandingkan dengan kendaraan roda dua, satu unit Bajaj Maxride mampu mengangkut hingga tiga penumpang dan satu pengemudi dalam satu perjalanan.Selain itu, seluruh armada yang digunakan merupakan unit baru dengan tahun produksi di atas 2023, telah menggunakan mesin 4-Tak DOHC 200cc DTSi yang tersertifikasi standar emisi Euro 4, sehingga lebih ramah lingkungan. Dampak positif tersebut juga dirasakan langsung oleh para mitra driver.Jefri (45), salah satu mitra driver Bajaj Maxride di Medan yang sebelumnya merupakan pengemudi bentor, mengungkapkan bahwa keputusannya bergabung dengan Maxride membawa perubahan signifikan dalam kehidupannya. Menurutnya, jumlah order yang diterima melalui aplikasi Maxride jauh lebih konsisten, dengan pendapatan yang meningkat hingga berkali-kali lipat dibandingkan sebelumnya.Selain itu, kenyamanan berkendara juga menjadi nilai tambah tersendiri, karena Bajaj memberikan perlindungan dari panas dan hujan, sehingga lebih aman di segala kondisi cuaca. βOrdernya banyak, kadang malah susah cari waktu istirahat. Kalau mau makan, aplikasinya harus dimatikan dulu, karena order terus masuk,β ujar Jefri sambil berkelakar.Melalui pendekatan kolaboratif ini, Bajaj Maxride menegaskan bahwa kehadirannya di Kota Medan bukan untuk menyingkirkan moda transportasi yang telah ada, melainkan untuk membuka peluang baru dan mendukung peningkatan kesejahteraan para pelaku transportasi lokal.Bajaj Maxride akan terus membuka kesempatan bagi seluruh driver bentor di Kota Medan yang ingin meningkatkan penghasilan dan mendapatkan berbagai manfaat tambahan dengan bergabung sebagai mitra driver Maxride, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem transportasi yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
07 Februari 2026LensaDaily - Berikan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif di seluruh wilayah Sumatera Utara, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) beserta seluruh Polres jajaran mengintensifkan patroli dalam rangka Operasi Lilin Toba 2025 menjelang pergantian tahun 2025-2026.Patroli yang berlangsung Senin 29 Desember 2025 digelar sejak pagi hingga malam hari ini menyasar titik-titik keramaian, pusat perbelanjaan, objek vital, hingga pemukiman warga yang ditinggal mudik. Selain itu, petugas juga melakukan pemantauan ketat di jalur-jalur rawan kecelakaan dan kemacetan.Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyatakan bahwa peningkatan intensitas patroli ini merupakan instruksi langsung Kapolda Sumut untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang menikmati libur Nataru."Hari ini, Senin 29 Desember, seluruh jajaran mulai dari Polda hingga Polres dan Polsek dikerahkan untuk melaksanakan patroli dialogis dan preventif. Fokus kami adalah memastikan tidak ada celah bagi pelaku tindak kriminalitas, serta memantau pergerakan arus lalu lintas jelang malam pergantian tahun," ujar Kombes Pol Ferry Walintukan di Mapolda Sumut.Lebih lanjut, Ferry menjelaskan bahwa pihaknya juga memberikan perhatian khusus pada daerah-daerah yang rawan terdampak cuaca ekstrem. Mengingat curah hujan yang masih tinggi, personel patroli juga dibekali perlengkapan evakuasi dasar untuk mengantisipasi potensi bencana alam."Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan tertib. Bagi masyarakat yang akan merayakan malam tahun baru di tempat wisata, pastikan kondisi kendaraan prima dan selalu pantau informasi cuaca. Kehadiran personel di lapangan melalui Operasi Lilin Toba 2025 ini adalah untuk menjamin bahwa Sumut tetap aman, nyaman, dan terkendali," tambahnya.Hingga berita ini diturunkan, situasi Kamtibmas di Sumatera Utara dilaporkan berjalan stabil. Pos-pos pelayanan dan pengamanan (Pospam) terpantau aktif melayani masyarakat yang memerlukan bantuan medis maupun informasi jalur mudik.
30 Desember 2025LensaDaily - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan melakukan penertiban parkir sembarangan ruas Jalan Sei Batang Hari dan Jalan Adam Malik, Kota Medan. Penertiban tersebut, sebagai wujud lalu lintas yang tertib dan nyaman di Kota Medan juga mendorong masyarakat untuk mentaati rambu-rambu lalu lintas.Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Medan, Erwin Saleh mengatakan bahwa penertiban parkiran sembarang ini, digelar pada Senin 3 November 2025. Pelaksanaan dilakukan secara persuasif dan humanis kepada pengguna kendaraan bermotor yang melanggar tersebut. "Kita melakukan penertiban ini, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, agar tidak sembarangan parkir. Karena, bisa mengganggu pengguna jalan yang lain," sebut Erwin Saleh kepada wartawan, di Kota Medan, Selasa 4 November 2025.Erwin Saleh mengatakan penertiban parkir sembarangan ini, pihaknya memberikan teguran secara lisan kepada pemilik kendaraan hingga petugas parkir di lokasi tersebut. "Melalui penertiban ini, kita berharap masyarakat parkir kendaraannya di lokasi parkir sudah sediakan dan ditetapkan sesuai dengan peraturan," kata Kadishub Kota Medan itu.Erwin Saleh mengatakan penertiban parkir ini, juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tidak parkir sembarangan tempat, mencegah kemacetan hingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan yang lain.Erwin Saleh mengatakan kegiatan ini, akan terus dilakukan Dishub Kota Medan, secara berkelanjutan, dengan melihat titik ruas jalan, ditemukan parkiran sembarangan tersebut, di Kota Medan ini."Kita dari Dishub Medan terus berkomitmen untuk menciptakan dan mewujudkan Kota Medan menjadi Kota tertib berlalu lintas, aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Kota Medan," tegas Erwin Saleh.
04 November 2025LensaDaily - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas kembali melanjutkan Program Pemberdayaan Rumah Ibadah Masjid yang digagasnya, dengan melakukan Safari Isya di Masjid Tsamaratul Iman, Jalan Bersama, Kel. Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Rabu 29 Oktober 2025 malam. Selain melaksanakan salat Isya berjamaah, Rico Waas juga melakukan dialog interaktif untuk menyerap langsung aspirasi dari masyarakat.Di momen itu, Rico Waas juga menyampaikan alasannya memilih Masjid yang letaknya di sudut kota, jauh dari jalan protokol sebagai lokasi kegiatan Safari Isya. sebab dirinya menilai, Masjid seperti inilah yang jarang mendapat perhatian."Kami bahagia bisa bersafari di Masjid ini. Karena kami memang mencari Masjid yang berada di sudut kota dan sulit untuk dijangkau, bukan Masjid yang berada di jalan besar. Kenapa demikian? Karena Masjid seperti inilah yang benar-benar membutuhkan bantuan,"ujar Rico Waas yang hadir sembari membawa serta seluruh pimpinan Perangkat Daerahnya.Dalam kesempatan itu, Rico Waas meminta tiga orang secara bergantian untuk menyampaikan aspirasinya. Ada tiga permasalahan utama yang disampaikan diantaranya masalah kemacetan di dekat tol Bandar Selamat, masalah banjir dan pelayanan administrasi kependudukan.Ketiga permasalahan tersebut, langsung dijawab oleh Rico Waas sendiri sembari memerintahkan Perangkat Daerah terkait untuk segera menindak lanjutinya.Dalam kegiatan Safari Isya yang juga dihadiri oleh anggota DPRD Kota Medan M. Afri Rizki Lubis, Ketua MUI Kota Medan H. Hasan Matsum, dan Kakan Kemenag Kota Medan H. Impun Siregar itu, Wali Kota Medan Rico Waas tidak lupa mengajak masyarakat untuk memakmurkan Masjid serta menghidupkan kembali siskamling di lingkungan masing-masing."Saya ingin kita semua bisa memakmurkan Masjid, dan juga saling menjaga antar sesama warga melalui kegiatan siskamling, dengan begitu kita berharap dapat mencegah terjadinya tindak kejahatan di wilayah Kecamatan Medan Tembung,"pesan Rico Waas.Selanjutnya, sebagai bentuk perhatian nyata, Rico Waas juga turut menyerahkan sejumlah bantuan untuk kemakmuran Masjid dan pemberdayaan jemaah yang terdiri dari hibah sebesar Rp.50 juta untuk pembangunan dan renovasi Masjid, bantuan sosial sebesar Rp.10 juta, lalu bantuan bibit cabai dalam polybag, seperangkat alat olahraga tenis meja, serta satu set rak beserta buku dan e-book.Sebelumnya, Ketua BKM Masjid Tsamaratul Iman M. Ilyas mengungkapkan, ini pertama kalinya Masjid Tsamaratul Iman dikunjungi oleh Wali Kota, maka dari itu dirinya bersama masyarakat sekitar menyambut hangat kehadiran Wali Kota Medan."Kami sangat bahagia Masjid kami dikunjungi oleh Wali Kota Medan. Ini merupakan yang pertama kalinya,"ungkapnya.Ilyas juga menceritakan, Masjid ini bukan hanya sekadar tempat ibadah, melainkan banyak kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan di Masjid tersebut."Untuk itu kami sangat mengharapkan bimbingan dari bapak Wali Kota Medan, agar kami bisa memberdayakan masyarakat khususnya dalam ekonomi kerakyatan"harapnya.
30 Oktober 2025


