LensaDaily - Dunia olahraga Sumatera Utara berduka dengan meninggalnya H. A'zam Nasution, pada Selasa 28 April 2036 sore. Sosok yang peduli dan rela berkorban untuk olahraga Kota Medan san Sumut itu meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit Mitra Medika Amplas.Jenazah disemayamkan di rumah duka, Komplek Sisilia Residence Blok A No.61, Marendal, Medan. Tampak Wali Kota Medan Rico Waas melayat ke rumah duka dan turut mendoakan almarhum."Telah meninggal orang tua kami, H. A'zam Nasution pada Selasa 28 April 2026 pukul 15.40 WIB," bunyi pesan putra sulung Almarhum H A'zam Nasution, Faturrahman Nasution.H. A'zam Nasution merupakan sosok yang peduli dengan olahraga. Selama hidupnya tidak lepas dari olahraga, khususnya sepakbola dan tenis meja."Almarhum merupakan penggila olahraga. Ketika masih aktif sebagai ASN di Dispora Medan, dirinya tidak bisa lepas dari olahraga. Mulai dari mengurusi sepak bola, hingga bermain tenis meja," ujar mantan Kadispora Medan, H Marah Husin Lubis ketika dihubungi.Marah Husin mengungkapkan, selain sepak bola, sosok A'zam Nasution aktif mendukung perkembangan tenis meja. Dia ingat saat masih bertugas di Dispora Medan, A'zam menggalakkan bermain tenis meja bagi semua ASN di OPD itu. "Almarhum memang orang baik. Saya sangat kehilangan almarhum," ungkap Marah Husin.Kecintaan Almarhum A'zam Nasution terhadap sepak bola juga diungkapkan mantan Pengawas Pertandingan Liga 1, M Syarif. Menurut Syarif, ketika masih muda, almarhum memang sosok aktif di dunia sepak bola."Selain membina klub sepak bola, Almarhum A'zam juga pernah menjadi Pengawas Pertandingan Liga Indonesia. Namun karena kesibukkannya sebagai ASN, dia jarang aktif," ungkap M Syarif.M Syarif mengaku sangat kehilangan sosok A'zam Nasution. "Saya sebenarnya sudah kenal lama dengan almarhum. Dan, memang betul-betul cinta sepak bola. Kalaupun diperiksa darahnya, pasti darah sepak bola. Kita sangat kehilangan sosok almarhum," ungkap M Syarif.Bukan hanya cinta, sosok Almarhum H A'zam Nasution juga dikenal peduli dan rela berkorban untuk olahraga. Bukan hanya sepak bola, tapi juga cabang olahraga lainnya."Almarhum merupakan sosok yang peduli dengan olahraga. Saya mengenal almarhum merupakan sosok yang rela berkorban untuk olahraga," ujar Wartawan Olahraga Senior, SR Hamonangan Panggabean.Sekretaris Umum PWI Sumatera Utara ini berkisah, Almarhum A'zam Nasution sudah peduli dengan olahraga sejak zaman dulu. Bahkan sebelum pindah ke Dispora Medan, A'zam Nasution telah aktif membina PS Deli Putra.Almarhum juga merupakan salah satu pendiri PS Medan Soccer, mantan pengurus PSMS, mantan Wakil Ketua KONI Medan, dan aktif menggalakkan tenis meja. Saat menjabat sebagai Sekretaris Dispora Medan, almarhum mengajak semua ASN di OPD itu untuk aktif bermain tenis meja. "Setiap bertemu, Almarhum selaku membawa bet tenis meja," ungkap Hamonangan.Pria yang akrab dipanggil Monang ini menambahkan, sosok Almarhum A'zam juga sangat peduli dengan wartawan olahraga. Dia selalu memberikan dukungan dan motivasi setiap kegiatan yang dilaksanakan Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Sumut."Dan, Bang Azam selalu mengingatkan kepada wartawan untuk tidak lupa berolahraga. Almarhum adalah sosok yang baik. Kita sangat kehilangan sosok almarhum," ungkap Monang. Mantan Pengurus PSMS Julius Raja juga mengaku sangat kehilangan sosok A'zam Nasution. Julius Raja menyebutkan A'zam Nasution memang sosok gila sepak bola. Almarhum pernah menjabat sebagai Sekretaris Umum PSMS Medan."Ketika masih betugas di Dispenda Medan, sosok A'zam Nasution memang sudah mencintai sepak bola. Cintanya semakin dalam setelah pindah ke Dispora Medan. Kita tentu sangat kehilangan sosok almarhum," ungkap Julius Raja.Berdasarkan ingatan wartawan, banyak pengorbanan Almarhum A'zam Nasution di dunia olahraga Sumut. Salah satunya dalam pembentukan tim sepak bola Sumut menuju PON 2012 Riau. A'zam bersama teman-teman sempat berjuang bersama-sama membentuk tim menghadapi Pra PON hingga akhirnya meraih medali perak di PON 2012.A'zam Nasution wafat dalam usia 62 tahun. Almarhum meninggalkan seorang istri bernama Idwina, tiga orang anak: Fathur, Fatiya, dan Zaidan. Kemudian seorang cucu bernama Zainah.Almarhum akan dikebumikan, Rabu 29 April 2026 besok.
28 April 2026Tag: konimedan
LensaDaily - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menginginkan semangat pelaksanaan Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan ke- XV/2025 diharapkan seperti Olimpiade. Tak hanya semangat atlet yang bertanding, tetapi juga semangat pelaksanaannya.Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Rico Waas ketika menerima audiensi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan Aswindy Fachrizal bersama pengurus di Balai Kota, Rabu 1 Oktober 2025."Saya ingin Porkot XV ini semangatnya seperti Olimpiade. Mulai dari Atletnya sampai dengan pelaksanaannya termasuk prosesi Pembukaan. Untuk itu saya berharap KONI mempersiapkan Porkot tahun 2024 ini dengan baik," kata Rico Waas.Didampingi Kadispora T Chairuniza, Kadishub Erwin Saleh dan Sekretaris Pol PP Kiki Zulfikar serta Kabid Perkimcikataru Syahrial, Wali Kota Medan Rico Waas, menyambut dan mendukung penuh Pelaksanaan Porkot XV tahun 2025. "Meskipun Pekan Olahraga Kota, tapi kita bisa mengikuti semangatnya ajang olahraga Olimpiade. Artinya dengan anggaran yang ada kita berharap pelaksanaan Porkot ini seperti Olimpiade," jelas Rico Waas.Beberapa masukan pun disampaikan Rico Waas kepada KONI Kota Medan agar Porkot XV ini berjalan dengan lancar dan sukses. "Untuk Pembukaan Porkot XV nantinya harus seru dan menampilkan kreativitas yang baik," ujar Rico Waas.Sebelumnya Ketua KONI Medan, Aswindy Fachrizal menyampaikan Porkot Medan Ke- XV tahun 2025 akan berlangsung pada tanggal 11 - 17 Oktober 2025 mendatang. Berbagai persiapan telah dilakukan untuk pelaksanaan Porkot yang diikuti 3.400 atlet dengan mempertandingkan 24 Cabang Olahraga (Cabor).
02 Oktober 2025LensaDaily - Turnamen Biliar Antar Wartawan yang digelar SIWO PWI Sumut di meriahkan dengan lucky draw pada hari terakhir, Sabtu 13 September 2025. Sedangkan pertandingan digelar di Puslat POBSI Sumut, Jalan Kapten Pattimura berlangsung hari ini Jumat 12 September 2025 pukul 14.00 WIB.Hadiah menarik itu merupakan sumbangan dari Ketua Pengprov POBSI Sumatera Utara, Salomo TR Pardede. "Kita menggelar lucky draw pada partai final dengan hadiah menarik," ujar Salomo Pardede di Puslat POBSI Sumut, Kamis 11 September 2025.Dijelaskan, pembagian hadiah menarik tersebut untuk menambah semangat para peserta Turnamen Biliar Antar Wartawan tersebut. Para pemenang akan diundi secara terbuka usai pertandingan final."Jadi bukan hanya pemenang saja yang akan membawa hadiah pulang. Para peserta yang beruntung juga akan membawa hadiah," ungkap Salomo.Ketua Panitia Ir Halomoan Samosir mengucapkan terima kasih atas sumbangan Ketua POBSI Sumut tersebut. Dia menambahkan, turnamen ini diikuti 40 peserta yang seluruhnya merupakan wartawan di Sumatera Utara."Peserta cukup antusias. Ada 40 peserta yang akan bersaing," sebut Halomoan didampingi Ketua SIWO PWI Sumut Jonny R Silalahi dan unsur panitia.Halomoan menjelaskan, turnamen ini akan dimulai Jumat (12/9) pukul 14.00 WIB. Diawali dengan pertandingan antara peserta, dilanjutkan seremoni pembukaan. "Pertandingan dimulai pukul 14.00 WIB. Jadi peserta diharapkan hadir tepat waktu," pesan Halomoan.Seremoni pembukaan direncanakan dihadiri Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik, Ketua KONI Sumut Kolonel (Purn) Hatunggal Siregar, Ketua POBSI Sumut Salomo TR Pardede, Ketua umum KONI Medan Aswindy Fachrizal SE dan undangan lainnya.
12 September 2025LensaDaily - Kepengurusan Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kota Medan priode 2025-2029 resmi dinakhodai Fariz Rizqy Ananda. Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprov Sumut) 2026 menjadi tantangan pertama yang harus menyiapkan atlet dan bersaing menjadi yang terbaik.Pelantikan kepengurusan FOPI Kota Medan priode 2025-2029 berlangsung di aula STOK Bina Guna, Rabu 10 September 2025. Turut hadir, Wakil Ketua FOPI Sumut, Samsudin Tarigan dan Sekretaris Umum, Abdul Latif Rusdi, Ketua Umum KONI Kota Medan, Aswindy Fachrizal, Dewan Kehormatan Dr dr Liliana Puspa Sari, SPd, MKes.Wakil Ketua FOPI Sumut, Samsudin Tarigan mengatakan, persaingan petanque di Sumut cukup ketat dan FOPI Medan masih menjadi penyumbang atlet terbanyak dan turut memberikan sumbangsih bagi kontingen Sumut di PON 2024 lalu.Samsudin menuturkan, pengalamannya memimpin FOPI Sergai bukan hal yang sulit untuk meraih prestasi. Terpenting kerjasama pengurus dan berikan pelatihan dan pengetahuan agar memiliki kompetensi. Katanya, tantangan awal yang akan dihadapi FOPI Medan adalah Porprov Sumut 2026 yang harus menyiapkan atlet."Saya yakin, Porprov 2026 FOPI Kota Medan akan menjadi juara umum. Dan juga di PON 2028, akan menjadi penyumbang medali dari cabor petanque untuk Sumatera Utara," katanya.Hal yang sama dikatakan Ketua Umum KONI Kota Medan, Aswindy Fachrizal yang menyebutkan, melihat dari komposisi pengurus yang didominasi anak muda, FOPI Medan akan semakin berkembang dan yakin peningkatan prestasi yang lebih baik lagi."KONI Kota Medan tentunya akan mendukung yakin FOPI Kota Medan untuk semakin berkembang. PON 2028 nantinya tentunya harapan kami, atlet dari FOPI Medan menyumbangkan medali emas bagi kontingen Sumut," katanya.Sedangkan Ketua Umum FOPI Kota Medan, Fariz Rizqy Ananda mengharapkan dukungan semua pengurus untuk bersama-sama memajukan dan meningkatkan prestasi olahraga asal Prancis ini di Kota Medan."Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya, tentunya saya mengharapkan kerjasama dan dukungan seluruh pengurus untuk semakin memajukan dan meningkatkan prestasi yang telah diraih pengurus FOPI Kota Medan sebelumnya," ucap Fariz.
10 September 2025


