icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: lapanganmerdeka


Rico Waas Bersama Kapolrestabes dan Dandim Berbaur Bersama Warga di CFD Medan

LensaDaily - Kebersamaan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Kapolrestabes Medan Kombes. Pol. Jean Calvijn Simanjuntak dan Dandim 0201/Medan Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo berbaur dan senam bersama masyarakat dalam kegiatan car free day (CFD) di kawasan Jalan Balai Kota dan Lapangan Merdeka Medan, Minggu 24 Mei 2026.Setibanya di lokasi, Rico Waas bersama Forkopimda langsung bergabung dengan masyarakat mengikuti senam pagi yang berlangsung meriah dan penuh semangat. Hadir pula Anggota DPRD Kota Medan M. Afri Rizki Lubis.Menurut Rico Waas, ajang car free day juga menjadi wadah silaturahmi dan kebersamaan masyarakat Kota Medan.Kehadiran pimpinan daerah di tengah masyarakat disambut antusias warga. Banyak masyarakat memanfaatkan momen tersebut untuk menyapa dan berswafoto bersama Rico Waas maupun unsur Forkopimda lainnya.Suasana hangat dan penuh kekeluargaan pun tampak sepanjang kegiatan berlangsung. Warga menilai kekompakan pimpinan daerah yang hadir bersama masyarakat mencerminkan kedekatan tanpa sekat.Seorang warga Medan Barat, Ina (34), mengaku senang melihat langsung kebersamaan Wali Kota Medan bersama jajaran Forkopimda di CFD.“Jarang-jarang bisa lihat Wali Kota, Kapolrestabes, dan Dandim hadir bersama seperti ini. Terasa dekat dan kompak, kami jadi bangga,” ujarnya.Usai kegiatan, Rico Waas bersama Kapolrestabes dan Dandim melanjutkan kebersamaan dengan sarapan pagi di kawasan Jalan Gwangju, Kesawan, sambil tetap berbaur santai bersama masyarakat.

24 Mei 2026

Salat Ied Bersama Ribuan Masyarakat di Lapangan Merdeka Medan, Rico Waas Ajak Perkuat Persatuan

LensaDaily - Ribuan masyarakat memadati Lapangan Merdeka Medan yang menjadi lokasi pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah Sabtu 21 Maret 2026. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap turut membersamai menunaikan ibadah sekaligus merayakan hari kemenangan tersebut.Turut pula Sekretaris Daerah Wiriya Alrahman, Ketua TP PKK Kota Medan Ny. Airin Rico Waas, serta istri Wakil Wali Kota Medan Ny. Martinijal Zakiyuddin Harahap serta Ketua Dharmawanita Kota Medan Ny Ismiralda Wiriya Alrahman serta Tokoh masyarakat dan Tokoh agama. Kehadiran jajaran Pemko Medan di tengah masyarakat menambah hangatnya suasana Idulfitri yang penuh makna.Pada pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 H ini bertindak sebagai Khatib Ir. H. Tifatul Sembiring dan Imam salat Adnan Tumangger, Spd. Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan Idulfitri sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan dalam membangun kota. Dengan semangat *Medan untuk Semua*, ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendorong kemajuan di berbagai sektor.“Idulfitri ini menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali bersatu, memperkuat kebersamaan, dan bersama-sama membangun Kota Medan yang kita cintai,” kata Rico Waas.Rico Waas menyadari bahwa Kota Medan yang majemuk membutuhkan pendekatan yang tidak sederhana dalam menyatukan berbagai elemen masyarakat. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang berkelanjutan dan pendekatan yang tepat kepada setiap kelompok.“Semua elemen harus dirangkul satu per satu dengan cara komunikasi yang berbeda-beda. Kita paham Medan ini sangat majemuk, jadi tidak bisa sekali jalan langsung selesai. Ini butuh proses terus-menerus,” jelas Rico Waas.Lebih lanjut, Rico Waas juga memaknai Idulfitri sebagai waktu yang tepat untuk melakukan refleksi dan otokritik, khususnya dalam upaya pembangunan kota. Ia menyinggung peristiwa banjir yang sempat melanda sejumlah wilayah di Medan sebagai pengingat penting bagi semua pihak.“Kita baru saja melewati bencana. Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih memperhatikan lingkungan dan sesama. Pembangunan infrastruktur harus diperkuat agar masyarakat lebih berdaya dan kota kita semakin tangguh ke depan,” ujar Rico Waas Menurut Rico Waas pembangunan yang dilakukan harus berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, bukan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Dengan demikian, hasil pembangunan benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh warga.Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas juga menyampaikan pesan khusus kepada generasi muda, khususnya Gen Z di Kota Medan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif serta memanfaatkan teknologi secara bijak.Orang nomor satu di Pemko Medan ini juga menyoroti tiga hal utama yang harus dihindari generasi muda, yakni penyalahgunaan narkoba, praktik judi, serta penggunaan teknologi yang tidak produktif.“Kita yang harus mengendalikan teknologi, jangan sampai kita yang dikendalikan. Gunakan gadget untuk hal-hal yang produktif, untuk berusaha dan membangun masa depan, bukan sekadar menjadi penonton,” jelas Rico Waas.Terkait hari raya Idulfitri, Rico Waas berharap semangat Idulfitri yang sarat dengan nilai kebersamaan, keikhlasan, dan saling memaafkan dapat terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya saat hari raya.Dirinya optimistis, dengan dukungan dan kolaborasi seluruh masyarakat, Kota Medan dapat terus berkembang menjadi kota yang lebih maju, inklusif, dan sejahtera.“Semoga semangat Idulfitri ini terus kita bawa dalam setiap langkah kita membangun Medan, menjadikan kota ini rumah yang nyaman untuk semua,” pungkasnya.Sebelumnya dalam tausyiah yang disampaikan Khatib Ir H Tifatul Sembiring menyampaikan pada hari ini dengan berhati kita meninggalkan bulan suci Ramadan nan penuh berkah. Di mana Allah SWT pada hari-harinya telah mencurahkan rahmah, memberikan kucuran magrifahnya serta membebaskan manusia dari siksaan api neraka."Mudah-mudahan segala perjuangan amal ibadah kita, rukuk kita sujud kita, qiyam kita diterima Allah SWT. Semakin Taqarrub kita kepada Allah SWT serta memberikan buah ibadah yang dijanjikan itu derajat Taqwa", katanya.Di momentum Idulfitri 1447 H, Tifatul Sembiring berharap Allah SWT dapat menjauhkan kita dari musibah. Mengingat belakangan ini banyak musibah yang menimpa negeri yang kita cintai. "Semoga kita semua rakyat di negeri tercinta Indonesia ini dijauhkan dari segala macam musibah dan bencana", ucapnya.

21 Maret 2026

Pemko Medan Gelar Salat Ied di Lapangan Merdeka, Malam Takbiran Digelar 2 Titik

LensaDaily - Pemko Medan berencana matangkan persiapan pelaksanaan salat Idulfitri (Salat Ied) 1447 Hijriyah di lapangan Merdeka, Kecamatan Medan Barat, Sabtu 21 Maret 2026. Selain salat Ied, akan ada juga malam takbiran dan pawai kendaraan hias yang digelar di dua titik yakni di seputaran Lapangan Merdeka dan Kecamatan Medan Belawan.Demikian hal ini tersampaikan dalam rapat koordinasi persiapan akhir malam takbiran dan Salat Idulfitri 1447 H yang dipimpin Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan, Muhammad Sofyan di lapangan Merdeka, Kamis 19 Maret 2026. Rapat ini dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan polrestabes Medan, perwakilan Dandim 0201/Medan, segenap Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan dan Camat se- Kota Medan.Dalam rapat tersebut diketahui pelaksanaan salat Ied 1447 Hijriyah akan dipimpin Adnan Tumangger sebagai Imam dan Ir H Tifatul Sembiring yang bertindak sebagai Khatib.Selain itu dalam rapat juga dibahas berbagai hal teknis yang menjadi fokus pembahasan. Beberapa di antaranya meliputi lokasi pelaksanaan Salat Idulfitri, kesiapan sarana dan prasarana, pengaturan arus lalu lintas termasuk parkir kendaraan di sekitar lokasi kegiatan hingga aspek pengamanan dan kebersihan lingkungan."Saya minta semua pihak yang terlibat dalam kedua pelaksanaan ini dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan uraian tugasnya", kata Aspemsos.Menurut Sofyan, ini kali keduanya Lapangan Merdeka digunakan sebagai lokasi salat Ied setalah direvitalisasi. Dijelaskannya Wali Kota Medan Rico Waas beserta Ketua TP PKK Kota Medan dan Wakil Wali Kota H Zakiyuddin Harahap beserta Istri akan hadir dalam salat Ied. Selain itu unsur Forkopimda dan pejabat lainnya juga turut diundang dalam salat Ied di lokasi tersebut.Pemko Medan juga mengundang Gubernur Sumut dan Wakil Gubernur Sumut serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) untuk turut melaksanakan Salat Idulfitri di lokasi tersebut."Untuk persiapan salat Ied, fasilitas baik itu mimbar dan tempat salat serta tempat Wudhu dan kamar mandi dalam proses pembangunan dan hari ini akan dirampungkan. Untuk kantong parkir Dishub akan menyediakan parkir untuk VVIP dan masyarakat termasuk kendaraan roda dua. Pengawasan parkir juga akan dilakukan oleh Satpol PP," jelas Sofyan.Terkait malam takbiran dan pawai kendaraan hias dijelaskan Sofyan, akan ada digelar di dua tempat yakni di Jalan Pulau Pinang, Lapangan Merdeka dan di Kecamatan Medan Belawan. "Takbiran dan kendaraan hias di Kecamatan Medan Belawan direncanakan akan dihadiri bapak Wali Kota Medan. Untuk kendaraan hias akan diikuti lebih dari 200 kendaraan," ungkapnya.

20 Maret 2026

Februari 2026 Lapangan Merdeka Ditargetkan Rampung

LensaDaily - Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan ditargetkan rampung Februari 2026 mendatang usai penambahan 50 hari pengerjaan karena banjir. Sebelum atau sesudah lebaran Lapangan Merdeka ini pun akan diserahkan ke Pemko Medan untuk kemudian menentukan pengelolaan kawasan Titik Nol Kota Medan ini.Hal ini diungkapkan Wakil Wali Kota Medan, H Zakiyuddin Harahap meninjau langsung perkembangan pembangunan revitalisasi Lapangan Merdeka Medan khususnya di bagian basement, Rabu 14 Januari 2026. Dari hasil tinjauan tersebut, pengembang atau kontraktor menargetkan bahwa revitalisasi tersebut rampung pada 10 Februari 2026.Dalam tinjauan kedua kalinya ini, Zakiyuddin menilai progres pengerjaan revitalisasi menunjukkan perkembangan signifikan dibandingkan kunjungan pertama. Ia berharap proyek ini tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga mampu menyerap banyak tenaga kerja.“Yang penting ini kita harap ini cepat selesai dan nantinya bisa banyak menyerap tenaga kerja. Ini tinjauan kedua kita, dan dari pertama ke kedua ini sudah jauh berbeda, banyak perkembangannya,” ujar Zakiyuddin.Ia menjelaskan, waktu pengerjaan proyek memang mengalami penambahan selama 50 hari akibat kendala banjir yang sempat menghambat proses pembangunan. Namun demikian, pihak pengembang dan kontraktor telah memastikan bahwa proyek dapat diselesaikan sesuai target.“Tadi kita sudah tanyakan ke pengembang dan kontraktor, insyaAllah tanggal 10 Februari ini sudah selesai. Setelah itu masuk tahap serah terima ke Dinas Perkim dan selanjutnya dilakukan pemeliharaan. Mudah-mudahan sebelum Lebaran atau setelah Lebaran sudah bisa kita manfaatkan,” jelasnya.Zakiyuddin menambahkan, revitalisasi Lapangan Merdeka diyakini akan menjadi pusat aktivitas masyarakat dan ekonomi. Pihaknya akan membahas hal tersebut dengan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas agar ke depan bagaimana bentuk pengelolaannya.“Nanti akan kita tanya Pak Wali bagaimana konsep pengelolaannya. Mudah-mudahan sebelum Lebaran sudah ditentukan pengelolaannya agar cepat bisa digunakan,” katanya.Dalam tinjauan tersebut, Wakil Wali Kota juga menyoroti persoalan banjir yang sebelumnya menjadi kendala utama, bahkan sempat berdampak pada kerusakan plafon akibat uap air dari bawah tanah.“Ini baru saya ketahui, ternyata uap banjir bisa merusak plafon. Air yang bersumber dari bawah ini juga harus benar-benar diperhatikan,” ungkapnya.Ia menyebutkan, pihak Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim) bersama pengembang telah melakukan penyuntikan pada sejumlah titik sumber air. Saat ini, perhatian difokuskan pada penyelesaian lantai parkir, area hall, dan tenant yang masih memerlukan pembersihan.“Saya minta Perkim mengecek semua, pastikan 10 Februari ini benar-benar clear. Setelah itu baru kita bahas terkait pihak ketiga dan pengelola bersama Pak Wali,” tegas Zakiyuddin.Ia berharap revitalisasi Lapangan Merdeka Medan dapat selesai tepat waktu dan segera dioperasikan demi mendukung aktivitas masyarakat serta menggerakkan perekonomian Kota Medan.

14 Januari 2026

Pimpin Upacara HUT Ke-80, Rico Waas: Semangat Masyarakat Medan Tinggi

LensaDaily - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas memimpin upacara Kemerdekaan HUT ke-80 RI di Lapangan Merdeka Medan, Minggu 17 Agustus 2025. Ribuan warga Medan, dari berbagai suku dan budaya, berkumpul menunjukkan semangat persatuan yang tinggi.Pakaian adat Mandailing, Batak, Melayu, Minang, Jawa, Simalungun, hingga Tionghoa dan Nias mewarnai barisan peserta. Mereka berdiri tegak saat tim Paskibraka Kota Medan secara perlahan menarik sang saka Merah Putih. Lagu kebangsaan "Indonesia Raya" pun menggema, dinyanyikan dengan penuh haru oleh seluruh peserta yang hadir.Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang mengenakan pakaian adat Mandailing, menyampaikan rasa bangganya terhadap semangat persatuan masyarakat. "Saya bangga melihat semangat masyarakat Medan yang begitu tinggi menjaga persatuan dan keberagaman. Ini bukti bahwa Medan adalah rumah besar bagi semua bangsa, suku dan agama," ujar Rico dalam sambutannya.Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus membangun Indonesia, khususnya Kota Medan, bersama-sama.Di tengah keramaian, tampak seorang nenek bernama Rosmini, berusia 60 tahun, mengenakan kebaya merah sambil memegang bendera kecil. Ia mengaku tak pernah absen menghadiri upacara kemerdekaan. "Biar badan ini semakin tua, tapi hati tetap merah putih. Ini cara saya menghargai pejuang bangsa," ucapnya dengan bangga.Acara ini juga dihadiri oleh mantan Wali Kota Medan, Rahudman, dan sejumlah veteran. Mereka bersatu bersama ASN, pelajar, komunitas seni, dan organisasi kemasyarakatan lainnya. Upacara berakhir sekitar pukul 09.30 WIB. Meskipun demikian, banyak warga yang masih bertahan untuk berfoto bersama dan mengabadikan momen penuh makna ini.Lapangan Merdeka menjadi saksi bisu, bahwa semangat toleransi dan kebhinekaan tetap kokoh di Kota Medan. Sebelum meninggalkan lokasi, Wali Kota Rico Waas menyalami satu per satu anggota Paskibraka, memberikan ucapan selamat dan doa. Momen itu menjadi puncak kebanggaan bagi orang tua yang melihat putra-putri mereka berjuang demi bangsa.

17 Agustus 2025