LensaDaily - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk kembali fokus bekerja dan “tancap gas” dalam melayani masyarakat serta membangun Kota Medan ke arah yang lebih baik. Hal tersebut dikatakan Rico Waas saat memimpin apel perdana pasca libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di halaman Kantor Wali Kota Medan, Rabu 25 Maret 2026.Apel yang dihadiri Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap, Sekda Wiriya Alrahman dan segenap Pimpinan Perangkat Daerah, Camat, Lurah, hingga jajaran direksi perusahaan daerah ini menjadi momentum awal untuk mengembalikan ritme kerja setelah bulan Ramadan dan libur Lebaran.“Apel pagi hari ini memiliki makna lebih dari sekadar rutinitas. Ini adalah momentum untuk menata kembali ritme kerja, menegaskan tanggung jawab, serta menyelaraskan arah pengabdian kita kepada masyarakat,” kata Rico Waas.Mengawali arahannya, Rico Waas juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh jajaran Pemko Medan, seraya mengajak menjadikan semangat Ramadan sebagai kekuatan moral dalam menjalankan tugas pemerintahan.Rico Waas juga menyampaikan visi pembangunan Kota Medan ke depan, yakni mewujudkan Medan Berdaya yang inklusif, maju, dan berkelanjutan melalui semangat Transformasi Medan Satu Data.Menurut Rico Waas, pembangunan kota harus dilakukan secara terarah, berbasis data, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. “Ke depan, setiap kebijakan tidak boleh hanya berdasarkan perkiraan, tetapi harus berbasis data dan riset agar tepat sasaran,” tegasnya.Selanjutnya Rico Waas juga menekankan sejumlah prioritas pembangunan, di antaranya penguatan identitas kota berbasis budaya dan multikulturalisme, pemerataan pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berbasis digital.Selain itu, Rico Waas memberi perhatian khusus pada penataan kota, kebersihan lingkungan, serta kedisiplinan masyarakat dalam menaati aturan. Ia meminta camat, lurah, dan perangkat daerah memastikan kebersihan wilayah hingga ke tingkat lingkungan terkecil.“Kota ini harus bersih, tertib, dan teratur. Tidak hanya di pusat kota, tetapi juga hingga ke wilayah pinggiran. Hal ini sejalan dengan program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto melalui gerakan ASTRI", ujar Rico Waas.Di sektor fasilitas publik, Rico Waas mengingatkan pentingnya menjaga dan merawat aset yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Ia juga menyoroti perlunya peningkatan penerangan jalan di kawasan rawan guna mencegah kecelakaan dan tindak kejahatan. Termasuk mengaktifkan 2.001 poskamling di seluruh wilayah Kota Medan."Saya ingin di tahun ini seluruh poskamling di 2.001 lingkungan aktif agar siskamling dapat berjalan", ucap Rico Waas.Sementara itu, dalam bidang sosial, Pemko Medan tahun ini menargetkan tambahan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) bagi 10.000 warga. Rico Waas menegaskan bantuan tersebut harus tepat sasaran dan berbasis data.Tak hanya itu, Rico Waas juga menyoroti persoalan kesehatan, khususnya masih ditemukannya kasus gizi buruk di Kota Medan. Dirinya meminta seluruh jajaran kewilayahan aktif melakukan pendataan dan penanganan cepat terhadap kasus serupa.“Tidak boleh ada lagi anak dengan gizi buruk di kota ini. Jika ditemukan, segera laporkan dan bawa ke fasilitas kesehatan untuk ditangani,” tegas Rico Waas.Di sisi lain, Rico Waas juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelatihan keterampilan, penguatan UMKM, serta pemanfaatan platform digital agar pelaku usaha lokal dapat naik kelas. Di akhir sambutannya, Rico Waas menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.“Jangan ada lagi pungli, jangan ada pelayanan yang berbelit. Kita harus bekerja dengan tulus, ikhlas, dan penuh integritas,” pesan Rico Waas.Rico Waas juga mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan momentum Idul Fitri sebagai titik awal semangat baru dalam membangun Kota Medan.“Libur sudah selesai, mari kita tancap gas. Selesaikan pekerjaan yang tertunda dan bersama-sama kita perbaiki Kota Medan yang kita cintai,” pungkas Rico Waas.Usai apel, Wali Kota Medan Rico Waas dan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap bersama Sekda bersalaman dan saling memaafkan dengan Pimpinan Perangkat Daerah serta Camat dan Lurah, dan seluruh ASN. Kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi dan halal bihalal.
26 Maret 2026Tag: lebaran
LensaDaily - Pasca-libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Medan pada segenap jajaran ASN, PPPK, Tenaga Ahli Daya dan Mahasiswa yang sedang melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) berkumpul mengikuti apel perdana dengan suasana hangat di halaman depan kantor, Rabu 25 Maret 2026.​Apel yang menjadi momentum transisi dari masa libur kembali ke rutinitas pelayanan ini dipimpin oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Medan, Arrahmaan Pane diwakili oleh Kasubbag Umum, Dewi Sartika. ​Dalam amanatnya, Dewi Sartika menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh jajaran. Ia menekankan pentingnya membawa semangat Idulfitri ke dalam ruang kerja.​"Mari kita memulai pekerjaan dengan hati yang fitri. Idulfitri adalah momen untuk menyucikan niat, sehingga setiap tugas yang kita jalankan ke depan bukan sekadar rutinitas, melainkan pengabdian yang tulus," kata Dewi di hadapan peserta apel.​Apel perdana ini, bilangnya juga menjadi ajang pemanasan untuk meningkatkan kinerja dan inovasi. Dinas Kominfo Medan diharapkan mampu tancap gas dalam mendukung program prioritas Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.​"Kita ingin di tahun ini, Diskominfo Kota Medan lebih produktif. Inovasi-inovasi segar sangat dinantikan untuk memastikan program pembangunan kota dapat tersampaikan dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Medan," tutupnya.​Apel ditutup dengan sesi bersalam-salaman yang mempererat tali silaturahmi antar pegawai, sebelum mereka kembali ke meja kerja masing-masing.
25 Maret 2026LensaDaily - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Pemko Medan, KORPRI, dan BAZNAS Kota Medan mengajak 400 anak yatim dan dhuafa berbelanja bersama di pusat perbelanjaan Ramayana Teladan, Rabu 18 Maret 2026. Program ini sebagai wujud nyata kepedulian sosial menjelang Hari Raya Idulfitri. Kegiatan yang digelar penuh kehangatan ini menjadi momen istimewa bagi anak-anak yang selama ini memiliki keterbatasan finansial. Mereka tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga merasakan langsung pengalaman memilih pakaian baru yang akan dikenakan saat Lebaran.Kehadiran Rico Waas bersama Ketua TP PKK Kota Medan Ny Airin Rico Waas disambut gembira anak-anak Yatim dan Dhuafa yang telah berada di lantai 3 gedung Ramayana. Suasana ceria dan bahagia begitu terasa dalam momentum tersebut. Hadir Ketua Baznas Kota Medan Ustad Nursyam, Asisten Pemerintahan dan Sosial Muhammad Sofyan dan sejumlah Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan.Dalam sambutannya Rico Waas menegaskan, program ini merupakan bentuk komitmen Pemko Medan untuk menghadirkan kebahagiaan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama anak-anak yatim dan dhuafa.“Kita ingin memastikan tidak ada anak di Kota Medan yang merasa sedih saat Lebaran karena tidak memiliki baju baru. Semua anak berhak merasakan kebahagiaan di hari kemenangan,” kata Rico Waas.Dijelaskan Rico Waas, pada pelaksanaan tahun ini, Pemko Medan dan Baznas meningkatkan nilai santunan belanja bagi setiap anak. Jika tahun lalu setiap anak mendapatkan Rp500.000, maka tahun ini jumlah tersebut dinaikkan menjadi Rp600.000 per anak.Penambahan ini diharapkan memberi keleluasaan bagi anak-anak untuk mendapatkan perlengkapan yang lebih lengkap, mulai dari baju, celana, jilbab, hingga sepatu.“Dengan penambahan ini, kita berharap anak-anak bisa membawa pulang satu set pakaian lengkap untuk Lebaran, sehingga mereka benar-benar merasakan kebahagiaan yang utuh,” ujar Rico Waas.Selanjutnya Rico Waas menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk BAZNAS dan KORPRI, yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan sosial tersebut."Kegiatan ini lebih dari sekadar kegiatan sosial, artinya program ini juga menjadi pengingat akan pentingnya nilai kepedulian dan semangat berbagi di tengah masyarakat, khususnya menjelang Idulfitri," jelas Rico Waas.Menurut Rico Waas, sebagai makhluk sosial, setiap orang memiliki tanggung jawab untuk membantu sesama, terutama mereka yang membutuhkan.“Ini bukan hanya soal baju baru, tetapi tentang kepedulian kita. Kita ingin anak-anak ini merasakan bahwa mereka tidak sendiri, bahwa ada banyak yang peduli dan ingin berbagi kebahagiaan dengan mereka,” ucap Rico Waas.Selanjutnya Rico Waas bersama Ny Airin Rico Waas mendampingi anak-anak yatim dan dhuafa berbelanja. Suasana haru dan bahagia pun terasa sepanjang kegiatan berlangsung. Tawa dan keceriaan anak-anak yang sibuk memilih pakaian menjadi gambaran nyata bahwa kebahagiaan sederhana dapat tercipta melalui kepedulian.Melalui program ini, Pemko Medan berharap semangat berbagi dan kebersamaan terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga Idulfitri benar-benar menjadi momen kemenangan yang dirasakan oleh semua, tanpa terkecuali.Sebelumnya Ketua Baznas Kota Medan Ustad Nursyam menjelaskan Program belanja bareng ini menyasar total 400 anak yang berasal dari seluruh kecamatan di Kota Medan. Pelaksanaannya dibagi dalam dua tahap."Pada hari pertama, kegiatan diikuti oleh 200 anak dari wilayah Medan bagian utara, yakni Kecamatan Belawan, Medan Labuhan, Medan Deli, dan Medan Marelan. Sementara itu, hari kedua akan diikuti anak-anak dari kecamatan lainnya yang telah didata oleh BAZNAS Kota Medan," jelasnya.
19 Maret 2026LensaDaily - Komitmen Bajaj Maxride kembali ditunjukkan dalam meningkatkan kualitas layanan dan kesejahteraan mitra melalui pelaksanaan program Apresiasi Driver Sejahtera di Kota Medan. Program ini merupakan inisiatif manajemen sebagai bentuk penghargaan kepada para driver yang telah menunjukkan kinerja positif dan konsistensi selama bergabung sebagai mitra.Program ini diberikan kepada driver yang memiliki rekam jejak yang baik tanpa catatan negatif baik dari perusahaan maupun pelanggan, serta tidak termasuk dalam kategori driver yang sering melakukan pembatalan pesanan. Melalui kriteria tersebut, Bajaj Maxride ingin mendorong terciptanya standar layanan yang lebih profesional dan berkelanjutan di Kota Medan.Driver yang terpilih menerima bingkisan apresiasi dalam program ini sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan komitmen mereka dalam memberikan layanan terbaik kepada pelanggan.Manajemen Bajaj Maxride di Kota Medan juga menyampaikan bahwa program ini tidak hanya dilaksanakan pada momen tertentu, tetapi direncanakan untuk menjadi agenda rutin setiap bulan, sebagai bagian dari upaya menjaga motivasi dan meningkatkan kualitas layanan secara konsisten.Valentino Ricky Sjofyan, Head of Bajaj Maxride, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam membangun ekosistem layanan yang berkualitas.“Kami berencana untuk melaksanakan program pembagian bingkisan apresiasi ini beberapa kali dalam setahun sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan dan kualitas mitra driver di Kota Medan,” ujarnya.Selain itu Herry, City Manager Bajaj Maxride Medan, ditemui secara terpisah menginformasikan bahwa dari manajemen Bajaj Maxride juga menjalankan inisiatif untuk memberikan harga rental khusus selama periode Ramadan dan membebaskan biaya rental selama momen lebaran pada 20,21,22 Maret 2026 semua inisiatif ini di jalankan guna meningkatkan kesejahteraan bagi para mitra driver selama bulan Ramadan.Apresiasi positif datang dari para mitra driver. Husen (56), salah satu penerima program, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada manajemen Bajaj Maxride atas perhatian yang diberikan.“Saya sangat berterima kasih atas bingkisan ini. Program seperti ini sangat berarti bagi kami dan tentu menambah semangat untuk terus memberikan layanan terbaik,” ungkapnya.Senada dengan hal tersebut, Azhari, Ketua Komunitas HBSM (Hantu Bajaj Stasiun Medan) Kota Medan, menilai bahwa program ini memiliki dampak positif dalam meningkatkan motivasi para driver.“Inisiatif ini sangat membantu menambah semangat para driver untuk tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan Bajaj Maxride di Kota Medan,” ujarnya.Melalui program Apresiasi Driver Sejahtera, Bajaj Maxride berharap dapat terus memperkuat hubungan dengan mitra driver, meningkatkan kualitas layanan, serta menciptakan ekosistem transportasi yang lebih profesional, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan di Kota Medan.
18 Maret 2026Berangkatkan 4.000 Pemudik Mudik Gratis Pemko Medan, Rico Waas: Pulang Kampung Momen Penting Lebaran
LensaDaily - Pemko Medan memberangkatkan 4.000 pemudik mudik bareng Pemko Medan 2026 dengan mengerahkan 123 armada bus. Pelepasan mudik bareng Pemko Medan 2026 ini dilakukan langsung Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas didampingi Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap di Terminal Amplas, Senin 16 Maret 2026.Program yang telah memasuki tahun kelima ini menjadi solusi nyata bagi warga Medan yang ingin pulang kampung dengan aman dan nyaman tanpa biaya. Turut hadir Kakankemenag Kota Medan Impun Siregar, unsur Forkopimda diantaranya Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, Dandenpom I Medan, perwakilan Dandim 0201/ Medan, perwakilan Kajari Medan dan Kepala BPTD Wilayah II Sumut, Ariyandi Ariyus serta Plt Kadis Perhubungan, Suriono dan segenap Pimpinan Perangkat Daerah.Pada hari pertama pemberangkatan, sebanyak 65 bus diberangkatkan membawa 2.100 penumpang, sementara sisanya 1.900 pemudik akan diberangkatkan menggunakan 58 bus pada hari berikutnya menuju 12 kota tujuan di Sumatera Utara, mulai dari Sibolga hingga Panyabungan.Dalam sambutannya Rico Waas menyampaikan program Mudik Bareng Pemko Medan merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap tingginya minat masyarakat untuk pulang ke kampung halaman saat Lebaran.Menurut Rico Waas, tradisi mudik gratis telah menjadi bagian penting dari budaya masyarakat Indonesia. Setiap tahun, jutaan orang pulang ke kampung halaman untuk bersilaturahmi dengan keluarga, orang tua, serta sanak saudara.“Tradisi mudik ini adalah tradisi yang selalu dilakukan masyarakat Indonesia. Setiap tahun orang pulang ke kampung halaman untuk menjenguk keluarga dan sanak saudara. Itu menjadi hal yang penting bagi masyarakat kita,” kata Rico Waas.Menurut Rico Waas, momen berkumpul bersama keluarga menjadi salah satu hal yang membuat perayaan Idulfitri terasa lebih lengkap dan bermakna.“Karena pertemuan dengan keluarga itu yang menjadikan Lebaran terasa lengkap. Kalau Lebaran sendiri-sendiri sebenarnya bisa saja, tapi rasanya tidak lengkap. Lengkap itu kalau bisa bertemu keluarga, saling bermaaf-maafan, bertemu orang tua jika masih ada, dan menghabiskan waktu bersama di kampung halaman,” jelas Rico Waas.Dijelaskan Rico Waas, melihat besarnya antusiasme masyarakat untuk mudik setiap tahun, Pemko Medan kembali melaksanakan program Mudik Bareng yang memberikan fasilitas transportasi gratis bagi warga. Di tahun ini 4.000 pemudik di berangkatkan."Diakui jumlah tersebut masih belum sepenuhnya mampu mengakomodasi seluruh masyarakat yang ingin mengikuti program mudik gratis tersebut. Karena itu, Pemko Medan berencana menambah kuota pada tahun-tahun mendatang," ungkap Rico Waas.Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas juga menitipkan pesan khusus kepada para pengemudi bus yang membawa para pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Dirinya mengingatkan bahwa jarak tempuh perjalanan menuju kampung halaman cukup panjang sehingga kondisi kesehatan dan kewaspadaan para pengemudi menjadi hal yang sangat penting.“Kami titip kepada para pengemudi bus untuk selalu berhati-hati. Jarak tempuhnya tidak pendek, perjalanan cukup panjang. Kondisi kesehatan pengemudi harus benar-benar dipastikan dalam keadaan baik,” ucap Rico Waas Menurut Rico Waas, keselamatan para pemudik sangat bergantung pada para pengemudi yang membawa kendaraan selama perjalanan.“Yang paling penting pengemudi bus harus sehat dan fokus, karena keselamatan para penumpang kuncinya ada di para pengemudi,” tegasnya. Selanjutnya Rico Waas mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program Mudik Bareng Pemko Medan. Program ini terlaksana atas kerja sama solid antara Pemerintah Kota Medan, Dinas Perhubungan, Organda, Jasa Raharja, serta unsur TNI dan Polri untuk memastikan keamanan di jalur mudik.Menutup pidatonya, Rico Waas menyampaikan ucapan selamat merayakan Idulfitri 1447 H kepada seluruh warga. "Selamat bertemu sanak keluarga di kampung halaman. Semoga niat baik ini membawa masyarakat sampai ke tujuan dengan selamat dan penuh kebahagiaan," ucap Rico Waas.Sebelumnya Plt Kadis Perhubungan Suriono menjelaskan Mudik Bareng Pemko Medan memfasilitasi 12 kota tujuan, di antaranya Pakpak Bharat, Sidikalang, Sibolga, Sipirok, Kota Pinang, Padangsidimpuan, Tarutung, Panyabungan, Natal, Rantau Prapat, Sibuhuan, dan Gunung Tua.Secara nasional, skema ataupun pelaksanaan mudik ini mengambil tema 'Mudik Aman, Keluarga Senang'. Artinya bagaimana kita bisa melaksanakan kegiatan mudik dengan berkeselamatan sehingga masyarakat yang melaksanakan mudik ini bisa sampai ke tujuan dengan selamat."Kita sudah melakukan beberapa langkah-langkah yaitu bagaimana kita melakukan ramp check terhadap armada maupun driver yang digunakan untuk kegiatan mudik ini. Jadi insyaallah seluruh armada maupun driver yang nantinya akan menjalankan tugas untuk mengakomodir masyarakat Kota Medan untuk melakukan mudik gratis ini secara teknis maupun secara keselamatan maupun secara kesehatan terhadap pengemudi ini sudah memenuhi persyaratan yang kita tentukan," jelasnya.
17 Maret 2026


