icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: lurah


Tingkatkan Budaya Literasi, Kelurahan Pandau Hulu 1 Gencarkan 'Dongeng' Anak Usia Dini

LensaDaily - Langkah nyata dilakukan Kelurahan Pandau Hulu 1 dengan membangkitkan budaya literasi anak-anak di tengah tantangan kemajuan teknologi yang mulai mendominasi kehidupan seluruh lini dan usia. Melalui slogan 'DONGENG' (Mendorong Pengembangan Generasi melalui Bercerita), Kelurahan Pandau Hulu 1 berupaya membentuk generasi hebat dengan menanamkan kecintaan membaca sejak usia emas.Lurah Pandau Hulu 1, Marisi Duma Tamba mengungkapkan bahwa inisiatif ini bermula dari pengamatannya terhadap rendahnya minat masyarakat mengunjungi perpustakaan kecil yang ada di kantor lurah. Padahal, perpustakaan tersebut memiliki koleksi buku dongeng berkualitas yang merupakan sumbangan dari Perpustakaan Nasional melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Medan."Kita berinisiatif untuk jemput bola dengan mendatangi sekolah yang memiliki PAUD atau TK di wilayah kita. Salah satunya adalah TK Wiyata Dharma," ujar Marisi Duma Tamba, Kamis 7 Mei 2026.Setiap hari Selasa, para Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Kelurahan Pandau Hulu 1 menyambangi sekolah untuk membacakan buku cerita selama 30 menit. Tidak hanya sekadar membaca, para petugas juga memperagakan isi cerita di depan anak-anak guna meningkatkan antusiasme mereka.Setiap minggunya, sebanyak 40 jenis buku cerita pendek dibawa untuk dieksplorasi. Anak-anak diberikan kebebasan untuk memilih sendiri buku yang ingin mereka baca atau didengarkan ceritanya. Hasilnya, antusiasme siswa di TK Wiyata Dharma dilaporkan sangat tinggi terhadap program ini.Menyadari bahwa buku adalah jendela dunia, Lurah Pandau Hulu 1 mengajak para pegiat literasi untuk bergerak bersama secara 'door to door'. Gerakan ini bertujuan agar budaya membaca tidak kalah oleh arus informasi digital yang menjalar ke anak-anak.Selain itu, pihak Kelurahan Pandau Hulu 1 membuka pintu lebar bagi masyarakat yang ingin memberikan sumbangan buku edukasi. Langkah ini diharapkan dapat memperkaya koleksi bacaan dan memastikan edukasi literasi sejak dini terus berkelanjutan di wilayah tersebut.

07 Mei 2026

Viral Proposal Kelurahan Madras Hulu Minta Bantuan PAAR Kota Medan, Inspektorat Periksa Lurah

LensaDaily - Viral di media sosial foto proposal sumbangan atau partisipasi kegiatan Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) Kota Medan yang diselenggarakan oleh Kelurahan Madras Hulu Kecamatan Medan Polonia Kota Medan. Merespon hal ini, Lurah Madras Hulu, M Taufik SE pun dipanggil Inspektorat Kota Medan dan dilakukan pemeriksaan.Inspektur Kota Medan, Erfin Fachrur Razi membenarkan pihaknya memanggil Taufik untuk dimintai keterangan foto proposal PAAR Kelurahan Madras Hulu yang juga telah beredar luas dan jadi pesan berantai Whatsapp warga."Iya benar, hari ini kita panggil yang bersangkutan (Lurah Madras Hulu, M Taufik untuk menjalani pemeriksaan)," kata Inspektur Kota Medan, Erfin Fachrur Razi saat dikonfirmasi wartawan, Rabu siang, 6 Mei 2026.Erfin tidak membantah pemeriksaan terhadap M Taufik terkait dengan foto proposal bantuan tersebut. Sehingga pihak Inspektorat Kota Medan meminta klarifikasi atas viralnya proposal tersebut. "Sedang berlangsung pemeriksaan (terhadap Lurah Madras Hulu, M Taufik) untuk diminta klarifikasi terlebih dahulu," jelas Erfin.Dalam foto profosal bantuan itu, yang ditandatangani langsung Lurah Madras Hulu, M Taufik SE, dengan Nomor surat 005/138 tersebut, tertulis untuk mendukung kegiatan PAAR. Dimana, dalam proposal itu, memohon bantuan untuk berpartisipasi dan berkontribusi. Adapun partisipasi yang dibutuhkan juga dicantumkan dalam proposal.Proposal ini ditandatangani langsung Lurah pada 29 April 2026. Sementara permohonan bantuan air mineral 10 kotak diteken tanggal 3 April 2026. Ada penerbitan 2 proposal untuk kegiatan yang sama.Tampak proposal tersebut dengan kop surat tertulis alamat kantor di Jalan T Cik Di Tiro Nomor 66 Kelurahan Madras Hulu Kecamatan Medan Polonia, lengkap dicantumkan nomor telepon kantor kelurahan.Dalam proposal itu, juga dijabarkan dana dan perlengkapan acara tersebut, seperti sewa tenda dan pentas, sewa 350 kursi, sewa sound system dan konsumsi peserta. Terdapat stempel asli dalam surat bantuan itu.Pada halaman isi tertulis dalam rangka mendukung kegiatan PAAR tahun 2026, Kelurahan Madras Hulu ditunjuk sebagai tuan rumah dan akan melaksanakan kegiatan tersebut pada 5 Mei 2026.Berkenaan dengan itu, pihak kelurahan mohon bantuan dan partisipasi dari beberapa perusahaan/pelaku usaha di wilayah Madras Hulu untuk berkontribusi.

06 Mei 2026

Kelurahan Sekip Juara 1 Realisasi PBB se-Kecamatan Medan Petisah 2025, Penerimaan Nyaris Sempurna

LensaDaily - Kelurahan Sekip dibawah kepemimpinan Plt Lurah Kelurahan Sekip Muhammad Andika SH menorehkan prestasi membanggakan, peringkat pertama capaian realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun 2025 se-Kecamatan Medan Petisah. Raihan ini, Kelurahan Sekip nyaris sempurna dari total penerimaan PBB tahun 2025.Prestasi tertinggi tingkat Kecamatan Medan Petisah ini, Kelurahan Sekip juga mampu bersaing di level yang lebih luas dengan menempati peringkat ke-9 tingkat Kota Medan. Prestasi ini menjadi bukti nyata kesadaran pajak masyarakat Sekip yang sangat tinggi serta kerja keras jajaran aparatur kelurahan.Berdasarkan data yang diperoleh, total penerimaan PBB Kelurahan Sekip tahun 2025 menyentuh angka 86.84%. Angka ini  mendekati target sempurna di akhir tahun anggaran.Plt Lurah Kelurahan Sekip, Muhammad Andika SH menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada seluruh warga yang telah berkontribusi dalam pembangunan kota melalui pembayaran pajak tepat waktu."Prestasi ini tidak terlepas dari kinerja seluruh jajaran di Kelurahan Sekip dan juga para Kepling, serta tentunya kesadaran masyarakat Kelurahan Sekip sendiri. Kami terus memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa pajak yang mereka bayar akan kembali lagi dalam bentuk pembangunan infrastruktur di lingkungan kita," ujar Andika.

21 Januari 2026

Rico Waas Geleng Kepala Lihat Kantor Lurah Ladang Bambu Jorok: Paling Parah

LensaDaily - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas tak bisa menyembunyikan kekecewaan dan terkejut melihat kondisi Kantor Kelurahan Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) Kamis 25 September 2025 siang.Kondisi kantor yang berlokasi di Jalan Pariama ini terlihat sangat memprihatinkan dan tidak terawat. Selain dindingnya jorok dan terkelupas serta dipenuhi lawa-lawa, sampah juga berserakan dimana-mana.Tidak itu saja, saat berada di lantai dua, kondisinya juga tidak kalah jorok dan semrawutnya. Serpihan bekas runtuhan asbes yg jebol dibiarkan begitu lama. Begitu juga dengan meubeler yang ada maupun peralatan kantor lainnya, terlihat tidak tertata dengan rapi sehingga tampak kumuh.Dengan penuh kecewa, Rico Waas menegaskan kepada Lurah Ladang Bambu yang terus mendampinginya dengan wajah penuh bersalah. Apabila ada sampah berserakan, hari itu juga langsung dibersihkan. “Kalau Minggu lalu sampah jatuh dan dibiarkan hingga kini, berarti itu sudah salah,” kata Rico Waas.Melihat dinding terkelupas, Rico Waas minta dibersihkan, jangan dibiarkan seperti itu dan sampai berayap. Lakukan inovasi bagaimana caranya melakukan pembersihan. Bahkan, pria kelahiran Medan 5 Juli 1986 ini menemukan ada tumpukan sampah di sudut ruangan.“Ini pun sampahnya nggak ibu buang, yakan. Ibu tahu (kantor) ini aset. Ibu lurah, kantor inikan berarti rumah kedua ibu. Bagaimana rumah kedua ibu nggak bisa diperhatikan,” keluhnya.Rico Waas selanjutnya mengajak lurah untuk melihat kondisi di lantai bawah. Namun saat menuruni tangga, ia kembali disajikan pemandangan yang sangat mengecewakan. Dindingnya menghitam karena dipenuhi debu dan lawa-lawa.“Bagaimana Bu kalau rumahnya tidak dibersihkan, bagaimana kita mau membersihkan yang di luar,” keluhnya seraya menggeleng-gelengkan kepala sebagai simbol kekecewaan yang luar biasa.Kekecewaan Rico Waas bertambah lagi saat mengecek sejumlah ruangan, ia mendapati kesannya seperti gudang karena menjadi tempat penyimpanan barang-barang tidak terpakai. Bahkan, kondisi di lantai bawah jorok dan semrawutnya sama seperti di lantai dua.“Bu, ini parah tempat kalian. Nggak dirawat sama sekali ini. Jangan karena letak kantor ini di ujung, tidak dirawat tempat kalian ini. Bayangkan saja untuk menata ini saja, kalian tidak bisa,” ujarnya sambil menarik tumpukan sampah kertas dalam kotak di bawah meja kerja.Rico Waas kembali menegaskan, jika kertas-kertas itu tidak terpakai, dikumpulkan dan dibuang, jangan dibiarkan begitu di bawah meja. “Mau jadi apa ini? Sepanjang saya ke kelurahan, baru ini kelurahan yang paling parah,” ungkapnya. Lurah Ladang Bambu tampak hanya bisa pasrah dengan temuan Rico Waas dalam kunjungan yang tidak diduganya sama sekali itu. Ia hanya mengucapkan, “Siap salah, Pak” sambil menundukkan kepala. Sebelum meninggalkan kantor tersebut, pria yang dilantik menjadi Wali kota Medan sejak 20 Februari 2025 ini, minta segera dilakukan pembersihan, menata dan merawat kantor dengan baik sehingga menjadi tempat yang nyaman dan ramah bagi masyarakat.

26 September 2025

Jadi Wajah Pemko Medan, Rico Waas Ingatkan Peran Sentral Lurah

LensaDaily - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengingatkan pentingnya peran para lurah sebagai wajah Pemko Medan di mata masyarakat, sehingga dalam menjalankan tugasnya, harus membawakan diri dengan baik, memberikan pelayanan yang ramah dan sepenuh hati, serta selalu terbuka terhadap semua masukan.Penegasan ini disampaikan Rico Waas saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Service Excellent di lingkungan Pemko Medan Tahun Anggaran 2025, Selasa (19/8/2025). Sebanyak 151 peserta terdiri atas 142 lurah, 5 pelaksana tugas (Plt) lurah, dan 4 sekretaris lurah mengikuti bimtek yang digelar di Le Polonia Hotel.“Rekan-rekan adalah representasi negara, terkhusus Pemko Medan. Kita menunjukkan Indonesia sebagai negara yang hebat, penuh harapan, dan berkeinginan menjadi bangsa yang maju. Tapi pertanyaannya, apakah kita sudah mampu? Jawabannya ada pada pelayanan yang kita berikan,” kata Rico Waas.Dihadapan Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan HM Sofyan, Asisten Administrasi Umum Ferri Ichsan, Kabag Tapem Andrew Fransiska Ayu, Kabag Umum Rasyid Ridho Nasution, dan Plt Kabag Prokopim M Agha Novrian, Rico Waas menekankan agar seluruh aparatur Pemko Medan harus dapat membawakan diri dengan baik, memberikan pelayanan yang ramah, serta selalu terbuka terhadap masukan.“Kalau kita mampu melayani masyarakat dengan sepenuh hati, yakinlah Indonesia akan maju, terlebih lagi daerah kita tercinta Kota Medan. Kuncinya adalah keterbukaan dalam membangun negara,” tegasnya.Dalam menjalankan tugasnya, orang nomor satu di Pemko Medan ini selanjutnya, membagikan prinsip pelayanan yang disebutnya sebagai 7S, yakni senyum, sapa, salam, sopan, santun, semangat, dan solusi.“Apapun masalah yang dihadapi masyarakat, termasuk soal drainase, harus kita jawab dengan semangat solusi. Dengan begitu, kita bisa menciptakan lingkungan kerja yang baik dan menyenangkan,” ungkapnya.Lebih lanjut, Rico Waas mengingatkan seluruh peserta bimtek bahwa status mereka sebagai aparatur sipil negara (ASN) adalah amanah dan pengabdian.“Kita sudah bersumpah untuk mengabdi kepada negara. Maka jangan ada lagi masalah pelayanan yang viral. Ingat, kita ini wajah pemerintah. Carilah solusi terbaik, evaluasi diri, dan layani masyarakat sepenuh hati. Itulah wujud perjuangan kemerdekaan di era sekarang,” ungkapnya.Sebagai penutup sambutannya, Rico Waas mengajak untuk membangun Kota Medan secara bersama-sama. “Saya bagian dari kalian, kita satu tim, satu badan. Mari kita bangun Kota Medan dengan pelayanan terbaik. Dan saya pastikan akan terus mendengarkan permasalahan kalian, baik camat maupun lurah,” pungkasnya.Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Medan Subhan Fajri Harahap menjelaskan, tujuan bimtek  dilakukan untuk meningkatkan pemahaman kepada para peserta tentang konsep dan prinsip service excellent dalam pelayanan publik serta mengembangkan budaya kerja yang profesional dan berintegritas.“Bimtek Service Excellent ini diisi oleh  tenaga pengajar profesional yakni Madame Puly Yunita Daulay dan Miss Erliza Rizki Firdaus dalam rangka mendukung pencapaian nilai indeks profesionalitas para ASN Pemko Medan,” jelas Subhan Fajri Harahap.

20 Agustus 2025