icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: maulidnabimuhammad


Peringatan Maulid, Rico Waas Ajak Teladani Akhlak Nabi Muhammad SAW

LensaDaily - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum menerapkan nilai kesabaran, kejujuran, keadilan, dan kedermawanan dalam kehidupan sehari-hari. Keempat sikap ini merupakan fondasi penting dalam membangun rumah tangga yang harmonis, masyarakat yang rukun, dan kota yang berkeadaban.Hal tersebut dikatakan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1447 H/2025 di Masjid Jami’ Al Hikmah, Jalan Kapten Rahmad Buddin, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu 4 Oktober 2025.Peringatan Maulid Nabi ini dirangkai dengan perkenalan pengurus BKM dan Remaja Masjid Jami’ Al-Hikmah, serta tausiah agama oleh H. Syamsul Bahri. Turut hadir Anggota DPRD Medan Saiful Bahri dan Roma Uli Silalahi, Camat Medan Marelan Zulkifli Pulungan, perwakilan Polres Pelabuhan Belawan, dan perwakilan Danyon Marhanlan.Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan pentingnya kesabaran dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan, baik dalam rumah tangga maupun bermasyarakat. Setiap perbaikan, sebutnya, membutuhkan proses.“Sabar itu penting, termasuk ketika menghadapi ujian hidup. Jangan mudah terbakar emosi, termasuk di media sosial. Kita semua harus saling sabar dalam kehidupan rumah tangga dan bermasyarakat,” ujarnya.Selain sabar, Rico Waas menyoroti pentingnya keadilan, baik dalam keluarga, pekerjaan, maupun kepemimpinan. Ia mengaku terus berupaya memberikan perhatian merata kepada seluruh wilayah Kota Medan, termasuk kawasan Medan bagian utara yang selama ini kurang tersentuh pembangunan. â€śKota Medan ini luas, dan selama ini perhatian lebih banyak ke pusat kota. Karena itu, saya memilih untuk lebih sering turun ke wilayah utara yang membutuhkan perhatian lebih besar,” tegasnya.

04 Oktober 2025

Rico Waas Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Tertua di Medan

LensaDaily - Pemko Medan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H tahun 2025 di Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman yang berlokasi di Jalan Sunggal, Selasa 16 September 2025. Bukan tanpa alasan Pemko Medan memilih Masjid bersejarah ini sebagai lokasi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, mengingat Masjid ini merupakan salah satu Masjid tertua di Kota Medan.Bila mengulik dari sejarahnya, Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman dibangun pada tahun 1630-an oleh Datuk Adir dan kemudian direnovasi pada tahun 1885 oleh Datuk Badiuzzaman Surbakti. Masjid ini memiliki keunikan tersendiri, dimana pembangunanya menggunakan ribuan putih telur sebagai perekat utama.Sebab, pada masa itu Belanda melarang penggunaan semen. Masjid ini juga memiliki latar belakang sebagai simbol perlawanan terhadap penjajahan Belanda dan menjadi pusat kegiatan raja dan datuk dalam merencanakan strategi berperang.Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang hadir langsung dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut mengatakan sengaja memilih lokasi ini untuk mengenang kembali masa kejayaan Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman dimasa lampau."Sejatinya ini mengingatkan kita bahwa ada peninggalan keislaman yang sudah berusia ratusan tahun di kota Medan,"kata Rico Waas.Usia ratusan bukanlah waktu yang sebentar, oleh sebab itu Rico Waas mengajak masyarakat untuk bersyukur karena kota Medan diberkahi dengan adanya peninggalan sejarah yang dapat menguatkan nilai-nilai keislaman di Kota Medan."Masjid ini memiliki cerita panjang yang dahulunya digunakan sebagai tempat penyebaran agama hingga tempat berkumpul untuk merencanakan strategi perang melawan penjajah, maka dari itu sejarah ini harus kita pertahankan dengan cara memakmurkan Masjid," ujar Rico Waas.

16 September 2025