icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: medansatudata


Komisi Informasi Sumut Apresiasi Strategis Rico Waas Jadikan Medan Kota Data

LensaDaily - Langkah berani Pemko Medan meneken Pakta Integritas Data Driven Leadership bukan hanya mengguncang pola kerja lama yang penuh tumpukan kertas, tapi juga memikat perhatian Komisi Informasi (KI) Sumut yang tak sungkan menyanjung lebih maju dari daerah lainnya di Sumut terkait data informasi publik. Di balik gebrakan Medan Satu Data ini, sosok Wali Kota Medan Rico Waas kembali mencuri sorotan. Gayanya yang humanis dalam pendekatan, namun tajam dalam visi jangka panjang untuk membawa Medan menjadi kota yang mengambil keputusan berdasar data, bukan asumsi.Ketua KI Sumut, Abdul Haris Nasution, bahkan tidak menutupi apresiasinya. Menurutnya Pemko Medan selalu lebih maju dari daerah lainnya di Sumut terkait data informasi publik. "Penandatanganan pakta integritas ini adalah langkah yang tepat,” ujarnya usai acara Penandatanganan Pakta Integritas Data Driven Leadership Jumat (21/11) lalu. Ia menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik selalu bertumpu pada data. Dan Medan kini  bukan hanya mengikuti standar, tetapi menaikkan standar itu sendiri.“Data Driven Leadership itu bisa dipilah dan dipilih, atau data yang sudah ada harus dievaluasi. Semua kembali kepada komitmen pimpinan OPD,” tegas Haris.Lebih lanjut Harris juga menjelaskan, di dalam keterbukaan informasi publik ada peraturan yang mengatur tentang standar layanan informasi publik. Dimana layanan informasi publik ini selalu berkaitan dengan data."Apa yang dilakukan Pemko Medan ini sebuah kemajuan bagi informasi publik. Oleh sebab itu ini harus berkelanjutan, jadi jika pucuk Kepemimpinan berganti harus ada yang meneruskan. Jangan ada anggapan dari Perangkat Daerah, Data Driven Leadership ini hanya saat ini saja," lanjutnyaDijelaskan Abdul Haris Nasution, Pakta Integritas ini menjadi salah satu pilot project. Jika sudah berjalan, nantinya dapat menjadi pembelajaran bagi Pemerintah kabupaten /Kota se- Sumatera Utara. "Pemko Medan sudah memulainya. mudah-mudahan di tahun 2026, Kota Medan sudah Go untuk Satu Data," pungkasnya.

23 November 2025

Pemko Medan Teken Pakta Integritas Data Driven Leadership, Era Baru Medan Satu Data Dimulai

LensaDaily - Kota Medan akhirnya mengambil langkah yang selama ini hanya dibicarakan banyak daerah, namun jarang benar-benar dilakukan menjadikan data sebagai “senjata utama” kepemimpinan. Jumat (21/11/25), seluruh Pimpinan OPD dan Camat se-Kota Medan menandatangani Pakta Integritas Data Driven Leadership sebuah deklarasi terbuka bahwa era kerja asal-asalan tanpa data resmi berakhir mulai hari ini.Di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, di hadapan jajaran pejabat dan mitra strategis seperti Komisi Informasi Sumut dan BPS Medan, Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas tampil tegas. Ia tak sekadar bicara reformasi, tapi menantang para pemimpin OPD untuk masuk ke standar baru pemerintahan: kerja berbasis data atau tersingkir oleh sistem yang semakin transparan. â€śSiapa yang punya data, dialah yang punya masa depan,” tegas Rico Waas.Pernyataannya terdengar seperti ultimatum. Bahwa ke depan, kebijakan tak lagi cukup disusun dari laporan “katanya” atau presentasi yang manis. Semua harus berbasis data riil, yang bisa diuji, dilacak, dan dipertanggungjawabkan.Rico Waas bahkan menyentil praktik lama yang kerap menghambat efektivitas kebijakan. “Kalau datanya lengkap, kerja kita *on point*. Kalau tidak, kita hanya menebak-nebak dan membuang waktu,” ujarnya.Salah satu contoh yang ia buka langsung: ribuan warga sudah mendapat pekerjaan lewat Job Fair Dinas Ketenagakerjaan sepanjang 2025. Namun tanpa data yang rapi, Pemko tidak bisa membaca pola—jenis pekerjaan apa yang paling dicari, pendidikan apa yang paling dibutuhkan pasar, hingga program pelatihan apa yang harus ditambah. “Data itu bukan hanya laporan. Itu arah masa depan,” tekan Wali Kota.Langkah strategis ini dibangun dari pondasi yang kuat. Kadis Kominfo sekaligus Wali Data Kota Medan, Arrahmaan Pane, melaporkan bahwa Kominfo dan BPS telah melakukan roadshow bimbingan teknis ke delapan PD. Kini seluruhnya sudah memiliki tim data.Hasilnya 580 dataset terkumpul Target 644 dataset Total dataset hanya dalam kurun waktu 2 bulan, sehingga yang sudah bisa dibagipakaikan melalui portal Medan Terkini: 1.768 dataset yang lengkap dengan metadatanya. Angka yang jelas, konkret, dan menunjukkan bahwa Medan tidak lagi bermain di level wacana.Penandatanganan Pakta Integritas Data Driven Leadership bukan cuma acara resmi. Ini “kode keras” bahwa Pemko Medan memasuki era baru—di mana keputusan publik harus akurat, mudah diaudit, dan berbasis pada data yang tak bisa dimanipulasi.Medan sedang mempercepat diri menjadi salah satu kota dengan ekosistem data terbaik di Indonesia. Dan mulai hari ini, tidak ada lagi alasan bagi OPD untuk bekerja tanpa data. Era Medan Satu Data telah resmi dimulai.(Medan)

22 November 2025

Percepat Medan Satu Data, Rico Waas Dorong Pelayanan dan Pembangunan Prima

LensaDaily - Pemko Medan terus berpacu menggarap langkah strategis dalam menyusun program Medan Satu Data yang dirancang sebagai langkah fundamental untuk mendigitalisasi seluruh data dan layanan yang dimiliki. Ini untuk perencanaan pembangunan dan pelayanan prima sesuai dengan Visi Mewujudkan Medan Bertuah yang Inklusif, Maju dan Berkelanjutan Melalui Semangat Transformasi Menuju Medan Satu Data. Hal ini diungkapkan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat memimpin rapat Entry Point Medan Satu Data, di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Rabu 19 November 2025."Medan Satu Data ini dibentuk agar kita memiliki data yang valid. Sehingga kita bisa betul-betul memahami setiap permasalahan yang ada di masyarakat," kata Rico. Melalui Medan Satu Data, Rico Waas juga menyebutkan, akan memudahkan pelaporan bagi masyarakat serta memantau langsung kinerja dari Perangkat Daerah."Melalui basis data yang dimiliki, memudahkan kita untuk menyelesaikan pelaporan yang disampaikan masyarakat lewat WA. Ini juga bisa digunakan untuk memantau kinerja dari OPD kita, karena mereka harus meng-update data secara real time," ungkapnya. Untuk mendukung itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Medan, Arrahmaan Pane menyatakan, Dinas Kominfo telah bekerjasama dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah dan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah serta Akademisi untuk menyukseskan program Medan Satu Data ini. "Kesiapan terus kita lakukan, baik itu aplikasi, regulasi, rencana aksi hingga  kebutuhan lainnya agar program ini bisa berjalan maksimal," sebut Arrahmaan Pane didampingi Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika Ahmad Khaidir dan Kepala Bidang Statistik dan Informasi Publik Rizka Firdahlia. Arrahmaan Pane juga menambahkan, Medan Satu Data memiliki tiga pilar utama yakni Data Sektoral Pemerintah, Data Kependudukan dan Data Layanan."Akhir dari tiga pilar ini akan kita integrasikan semua untuk menghadirkan sistem pelaporan yang menggunakan AI," tambah Arrahmaan Pane.Turut hadir dalam pertemuan yang hangat tersebut, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Kepala Bappeda Kota Medan Ferri Ichsan, Kepala Dinas Kominfo Kota Medan Arrahmaan Pane, Kepala Brida Kota Medan Benny Iskandar, Akademisi Fisip USU Dr. Fernanda Putra Adela, Sekretaris BKPSDM Kota Medan Adrian Saleh, Plt. Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Medan Rasyid Ridho Nasution, dan segenap jajaran Pemko Medan lainnya.

20 November 2025

Paripurna DPRD Medan, Rico Waas Ajak Kemitraan Kokoh Bangun Medan

LensaDaily - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi reses DPRD Medan yang menjadi pekerjaan rumah Pemko Medan menjawab keluhan masyarakat tersebut. Rico pun mengajak seluruh pihak sinergi mengatasi permasalahan Kota Medan mewujudkan 'Medan Untuk Semua, Semua Untuk Medan'.Hal tersebut dikatakan Rico Waas saat Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian Laporan Pelaksanaan Reses III Masa Persidangan III Tahun Sidang 2024-2025 Anggota DPRD Kota Medan Tahun 2025 di Gedung DPRD Medan, Senin 25 Agustus 2025.Katanya, kerja sama dan koordinasi yang baik lintas lembaga adalah kunci utama menyukseskan pembangunan Kota Medan menjadi kota bertuah yang inklusif, maju dan berkelanjutan melalui semangat transformasi menuju Medan Satu Data.“Saya berharap sinergi antara eksekutif dan legislatif, kebersamaan serta partisipasi yang luas dari seluruh pemangku kepentingan kota harus terus kita bangun dan optimalkan. Saya yakin dengan sinergi dan kemitraan yang kokoh antara eksekutif dan legislatif, kita mampu mewujudkan visi dan misi pembangunan Kota Medan,” kata Rico Waas.Orang nomor satu di Pemko Medan ini  selanjutnya menyampaikan, apresiasi atas hasil reses yang telah dilakukan anggota dewan. Menurutnya, masukan yang disampaikan masyarakat melalui DPRD menjadi bahan penting dan strategis dalam penyusunan kebijakan serta program pembangunan Kota Medan.“Kami mengapresiasi hasil reses DPRD Kota Medan. Banyak saran dan masukan yang bersifat strategis, baik di bidang kebijakan maupun program pembangunan, yang menggambarkan kebutuhan pokok masyarakat. Oleh karenanya, saya meminta kepada seluruh perangkat daerah agar benar-benar memperhatikan dan menindaklanjuti hasil reses tersebut,”  tegasnya.Sebagai penutup, Rico Waas mengajak semua pihak dan seluruh pemangku kepentingan kota untuk dapat bersama-sama berpartisipasi, sekaligus bersinergi dalam meningkatkan komitmen untuk pembangunan kota sehingga dapat menjadi modal sosial yang besar di tengah-tengah masyarakat. â€śSemoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan lahir dan batin bagi kita semua dalam melaksanakan tugas pengabdian demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” harapnya dalam rapat paripurna yang dibuka Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen serta dihadiri Wakil Ketua dan anggota DPRD Medan, Sekda Wiriya Alrahman, pimpinan perangkat daerah dan camat tersebut.

25 Agustus 2025