icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: olahraga


Rico Waas Ajak Masyarakat Jadikan Semangat Olahraga Energi Baru Membangun Medan

LensaDaily - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan semangat olahraga sebagai energi baru dalam membangun Kota Medan agar semakin inklusif, maju, sejahtera, dan berkelanjutan.​Ajakan tersebut disampaikan Rico Waas saat menutup sekaligus menyerahkan hadiah kepada para pemenang Turnamen Padel bertajuk "Padel Untuk Semua" yang diselenggarakan oleh Beyond Sport Profesional 061, di 59 Padel Hub, Jalan Mangonsidi, Minggu (12/7/2026) malam.Ajang olahraga yang berlangsung selama tiga hari penuh (10–12 Juli) ini digelar sebagai rangkaian kemeriahan dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Medan ke-436.​Dalam sambutannya, Wali Kota Medan Rico Waas memberikan apresiasi tinggi atas suksesnya penyelenggaraan turnamen tersebut. Menurutnya, olahraga memiliki kekuatan yang luar biasa untuk bisa menyatukan berbagai latar belakang.​"Di lapangan, tidak ada lagi perbedaan usia, profesi, maupun status sosial. Yang ada hanyalah semangat berkompetisi secara sehat, menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, kerja sama, dan saling menghormati," ujar Rico Waas.​Ia juga menambahkan bahwa tubuh yang sehat merupakan modal utama dalam pembangunan daerah. Dengan masyarakat aktif berolahraga, maka peluang untuk mewujudkan warga Medan yang sehat, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik akan semakin terbuka lebar."Energi inilah yang akan mendorong Medan menjadi kota yang semakin inklusif, maju sejahterah dan berkelanjutan," pungkasnya.Sementara itu, Ketua Beyond Sport Profesional 061 Saif Adli Heer, mengungkapkan rasa bangganya atas antusiasme luar biasa dari warga Medan.Turnamen ini terbukti sukses menyedot perhatian besar pencinta olahraga dengan total partisipasi mencapai 135 pasang peserta atau sekitar 270 orang  yang bertanding memperebutkan gelar juara.​Saif berharap, ajang seperti ini mampu menjadi jembatan sinergi yang kokoh antara generasi muda dan pemerintah kota.​"Melalui kegiatan positif dan sehat seperti ini, kita ingin menciptakan sinergi yang kuat antara anak muda dan pemerintah untuk bersama-sama membangun Kota Medan. Selain itu, ini adalah ajang terbaik untuk mempererat tali silaturahmi serta kebersamaan antarwarga," ungkap Saif.Turut hadir dalam acara penutupan turnamen ini Dandim 0201/Medan Letkol Armed Delli Yudha Adi Nurcahyo, Wakapolrestabes Medan AKBP Rudy Silaen, Kadispora Kota Medan T. Chairuniza, Kadis Pariwisata Kota Medan M. Odi Anggia Batubara, dan Camat Medan Polonia Noor Alfi Pane.***

13 Juli 2026

Ratusan Skater Tampil di Go Skateboarding Day, Bobby Nasution Dorong Kejuaraan dan Pastikan Tambah Skatepark

LensaDaily - Ratusan skater tampil di Go Skateboarding Day (GSD) North Sumatera 2026 di Lapangan Merdeka Medan, Minggu 21 Juni 2026. Keberadaan event dan fasilitas yang memadai menjadi faktor penting dalam mendorong perkembangan olahraga skateboarding di daerah. Hal tersebut dikatakan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution yang hadir menyaksikan GSD dan berharap semakin banyak event dan skatepark dibangun di Sumut untuk mendukung perkembangan olahraga skateboard.Menurut Bobby Nasution, keberadaan event dan fasilitas yang memadai menjadi faktor penting dalam mendorong perkembangan olahraga skateboarding di daerah. Karena itu, ia mendorong kabupaten/kota untuk menghadirkan ruang bagi para skater sekaligus memperbanyak kompetisi.“Banyak dari kabupaten/kota yang minta (skatepark), dari kami nanti yang besar. Yang terpenting ada dua, event tolong dibanyakin karena tanpa event skater tidak akan bisa berlatih. Kedua tempatnya, mudah-mudahan nanti ada di beberapa kabupaten/kota dan kami dari provinsi bisa mengembangkannya lagi,” kata Bobby Nasution.Salah satu skatepark ikonik di Sumut saat ini adalah Skate Plaza Lapangan Merdeka Medan. Fasilitas tersebut dibangun saat Bobby Nasution menjabat sebagai Wali Kota Medan, bersamaan dengan revitalisasi Lapangan Merdeka dan pembangunan skate plaza di Kebun Bunga.Antusiasme masyarakat terhadap olahraga ini terlihat pada pelaksanaan GSD North Sumatera 2026 yang diikuti ratusan skater dari berbagai daerah. Tidak sedikit anak-anak yang turut berpartisipasi memeriahkan kegiatan tahunan tersebut.Bobby menilai pembinaan skateboarding harus dilakukan sejak usia dini karena olahraga ini membutuhkan proses latihan yang panjang dan berkelanjutan.“Ini bukan olahraga yang instan, perlu latihan yang panjang. Jadi, dari usia dini saya sangat berharap mereka memiliki tempat yang bagus. Apalagi skateboarding menjadi salah satu cabor di PON kemarin, kita perlu terus kembangkan ini,” ujarnya.Salah seorang skater asal Medan, Irfan, mengaku senang dengan perkembangan fasilitas skateboard di Sumut saat ini. Menurutnya, keberadaan sejumlah skatepark tidak hanya membantu meningkatkan kemampuan para skater, tetapi juga mempererat hubungan antar komunitas.“Saya dan teman-teman sangat senang. Di Medan ada Kebun Bunga, di sini (Lapangan Merdeka), di Stadion Deliserdang, di Menteng juga ada, udah banyak. Dukungan Pak Bobby ke skater luar biasa, mudah-mudahan nanti ada yang besar,” kata Irfan.Turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut Mahfullah Pratama Daulay, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Erwin Hotmasah Harahap, Kepala Dinas Perhubungan Sumut Yuda P. Setiawan, pimpinan OPD terkait, jajaran Komisi Indonesia Skateboard (KIS) Sumut, serta ratusan skater dari berbagai kabupaten/kota di Sumut.

22 Juni 2026

1.100 Atlet Pelajar Tampil di Popkot Medan 2026, Rico Waas: Lahirkan Juara

LensaDaily - Pekan Olahraga Pelajar Kota (Popkot) Medan Tahun 2026 resmi digelar yang diikuti 1.100 atlet pelajar dari berbagai sekolah di Kota Medan. Pembukaan Popkot dilakukan langsung oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas yang hadir penuh semangat di Lapangan Balai Desa Helvetia, Kamis 21 Mei 2026.Semangat dan antusiasme ribuan atlet muda pelatih, guru olahraga, hingga pengurus cabang olahraga termasuk Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Laksamana Putra Siregar. Dalam sambutannya, Rico Waas menegaskan bahwa Popkot bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi wadah penting untuk melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi sejak usia dini.“Hari ini mudah-mudahan Popkot terus bisa membangun calon-calon bibit atlet baru yang ada di Kota Medan, dari dini sekali hingga nanti dewasa,” kata Rico Waas.Suasana pembukaan berlangsung meriah ketika Rico Waas berinteraksi langsung dengan para atlet pelajar. Dengan gaya santai dan penuh canda, ia menanyakan siapa yang bercita-cita menjadi atlet dan pemenang di masa depan. Sorakan para pelajar pun bergemuruh memenuhi lapangan.Menurut Rico Waas, menjadi juara bukanlah sesuatu yang instan. Dibutuhkan proses panjang, kedisiplinan, konsistensi latihan, dan mental yang kuat agar mampu mencapai prestasi tertinggi.“Menjadi pemenang tentu harapan kita semuanya. Bisa naik podium, membanggakan keluarga dan diri sendiri. Tapi itu semua dimulai dari proses sejak dini, keseriusan, keteguhan, rutinitas yang baik, dan kedisiplinan,” ujar Rico Waas.Dalam kesempatan itu, Rico Waas juga mengingatkan para atlet muda untuk terus berada di jalur positif dan menjauhi berbagai pengaruh buruk yang dapat merusak masa depan generasi muda.“Jagalah talenta yang kalian miliki. Tetap berada di jalur positif dalam olahraga, jauhi narkoba, judi online, dan hal-hal berbahaya lainnya. Mudah-mudahan kalian menjadi orang-orang sukses di masa mendatang,” jelas Rico Waas.Momen pembukaan semakin hidup saat Rico Waas memanggil sejumlah atlet muda ke atas panggung, di antaranya Adrian Nicolas, atlet judo pelajar SMA Negeri 11 Medan yang telah mengantongi sabuk hitam setelah lima tahun berlatih.Rico juga mengajak Rayan Arutala, atlet panjat tebing berusia enam tahun, serta Cut Nadin Fitriani, karate dari SMP Negeri 14 Medan, untuk berbincang dan mengikuti kuis ringan berhadiah.Gelak tawa dan tepuk tangan berkali-kali pecah ketika Rico melontarkan pertanyaan jenaka kepada para atlet muda tersebut. Namun di balik suasana santai itu, Rico mengaku bangga melihat potensi besar yang dimiliki anak-anak Kota Medan.“Ada banyak keunikan dari anak-anak kita semuanya. Talenta mereka luar biasa dan harus terus dijaga,” ucap Rico Waas.Sementara itu, Kadispora Kota Medan, T. Chairuniza, dalam laporannya menyampaikan bahwa Popkot Medan 2026 ini diikuti 1.100 atlet pelajar dengan mempertandingkan 12 cabang olahraga, yakni bulu tangkis, catur, gulat, judo, karate, panjat tebing, pencak silat, renang, taekwondo, tenis lapangan, tenis meja, dan tinju.Ajang yang berlangsung pada 21 hingga 26 Mei 2026 itu memperebutkan total 320 medali, terdiri dari 92 emas, 91 perak, dan 137 perunggu. Seluruh pembiayaan kegiatan bersumber dari APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2026.Selanjutnya pembukaan Popkot Medan 2026 ditandai dengan pelepasan balon ke udara yang dilakukan oleh Wali Kota Medan Rico Waas didampingi Kadispora dan atlet pelajar.

22 Mei 2026

Komunitas Truf Gembira Lancang Kuning Gelar Fun Truf Mania Jutaan Rupiah 20 - 21 Juni di Medan

LensaDaily - Kabar gembira bagi pengemar maupun pecinta truf gembira di Kota Medan sekitarnya. Dalam waktu dekat, tepatnya 20 hingga 21 Juni 2026 bakal digelar turnamen bertitel Fun Truf Mania berhadiah jutaan rupiah di Cafe Santuy Jalan Bromo Medan.Turnamen ini digelar Komunitas Truf Gembira Lancang Kuning pimpinan Ali Hanafiah Harahap. "Kami menggelar event ini  sebagai sarana silaturahim sekaligus melestarikan keberadaan trup gembira sebagai olahraga masyarakat yang asli asal Sumut," ujar Ali Hanafiah di Medan, Rabu 20 Mei 2026."Kami juga berharap pelaksanaan Fun Truf Mania dapat menjawab dan mengobati kerinduan pecinta truf gembira dampak minimnya event maupun turnamen selama ini," jelasnya."Guna menyukseskan pelaksanaan turnamen, kami telah membentuk kepanitiaan diketuai Eko Masdian," tambah Ali.Eko sendiri ketika dimintai komentarnya menjelaskan, pihaknya telah membuka pendaftaran hingga 13 Juni di Cafe Santuy Jalan Bromo.Setiap tim, tambahnya terdiri dari lima orang (empat bermain plus satu cadangan). Bagi tim peserta dikenakan biaya pendaftaran Rp 250 ribu.Eko didampingi Sekretaris M Khairul dan Bendahara Deby Armansyah membenarkan, panitia juga telah mengedarkan undangan ke berbagai instansi untuk menyertakan timnya mengikuti event ini."Alhamdulillah pelaksanaan Fun Truf Mania mendapat respon positif dari para pecinta truf gembira, terbukti panitia telah menerima pendaftaran sejumlah tim," ujar Eko mengakhiri keterangan.

20 Mei 2026

Lepas 7 Ribu Lebih Pelari Milo Race 2026, Rico Waas Tegaskan Medan Siap Jadi Tuan Rumah Event Lari Skala Besar

LensaDaily - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melepas 7 ribu lebih peserta ajang lari Milo Activ Indonesia Race 2026 di Lapangan Benteng Medan, Minggu 10 Mei 2026. Event lari tahunan ini mencatat peningkatan signifikan jumlah peserta dibanding tahun sebelumnya.Sekitar pukul 05:45 WIB peserta lari ini dilepas Wali Kota Medan Rico Waas, didampingi Business Executive Officer Beverages & Confectionery PT Nestlé Indonesia, Alaa Shaban dan Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia Sumatera Utara (PASI Sumut), David Luther Lubis serta Kadispora Sumut.Usai melepas Rico Waas ikut lari bersama ribuan peserta lainnya melintasi rute yang telah ditentukan. Sekitar 60 menit berlari Rico Waas kembali dan finish di lapangan Benteng.Antusias masyarakat mengikuti event lari ini sangat tinggi. Mulai dari orang tua, anak muda sampai anak-anak berbaur dan berolahraga bersama. Turut ikut lari dalam kegiatan tersebut Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, Dandim 0201/ Medan Letkol Arm Deli Yudha Adi Nurcahyo, dan Tokoh masyarakat.Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Medan Rico Waas mengatakan bahwa kegiatan yang rutin digelar di Kota Medan ini menunjukkan respon positif masyarakat terhadap gaya hidup sehat. “Tahun lalu peserta sekitar 4.000-an, kini mencapai 7.200–7.300 pelari dari berbagai kalangan,” kata Rico Waas.Dijelaskan Rico Waas, lomba kali ini menyediakan dua kategori jarak yang dapat diikuti publik, yakni 5 kilometer dan 2,5 kilometer — termasuk rute yang ramah bagi anak-anak dan keluarga. Menurutnya, animo masyarakat yang tinggi merupakan cerminan dibutuhkannya kegiatan olahraga yang bersifat inklusif dan membangun gaya hidup positif.“Harapannya antusiasme warga Kota Medan terhadap olahraga makin tinggi. Kalau gaya hidup positif ini terus tumbuh, tentu akan menular ke orang lain. Kegiatan seperti ini sangat kami apresiasi karena mendorong masyarakat sehat bersama keluarga,” Jelas Rico Waas didampingi Kadispora T Chairuniza, Kadishub Irsan Idris Nasution.Terkait menjadikan Medan sebagai destinasi sport tourism, Wali Kota Rico Waas menilai hal itu sangat mungkin diwujudkan.Lanjut Rico Waas, Medan memiliki banyak lokasi olahraga yang saling terintegrasi, seperti Lapangan Benteng, Lapangan Merdeka, Kebun Bunga, Teladan, hingga arena Cadika yang tengah dikembangkan. Kedekatan lokasi ini dinilai strategis untuk menggelar berbagai perlombaan olahraga massal.“Kota Medan berkeinginan untuk semakin banyak kegiatan olahraga. Mungkin istilah sport tourism bisa saja kita gunakan. Banyak peserta tahun lalu bertanya apakah kita bisa membuat marathon di sini. Itu tentu harus kita pelajari lagi — terutama soal penutupan jalan,” ujar Rico Waas.Rico Waas juga menegaskan optimismenya bahwa event-event lari dengan jarak 2,5 km, 5 km, 10 km, bahkan kemungkinan ke depan 20 km, dapat terlaksana dengan baik.Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Medan Rico Waas bersama Business Executive Officer Beverages & Confectionery PT Nestlé Indonesia menyerahkan hadiah secara simbolis kepada pelari yang menang dalam event Milo Activ Indonesia Race 2026, baik kategori perempuan maupun kategori laki-laki.Event Milo Activ Indonesia Race 2026 di Medan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah memperkuat semangat hidup sehat, kebersamaan keluarga, serta membuka peluang Medan menjadi tujuan event olahraga berskala nasional maupun internasional.

10 Mei 2026