icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: olahraga


1.100 Atlet Pelajar Tampil di Popkot Medan 2026, Rico Waas: Lahirkan Juara

LensaDaily - Pekan Olahraga Pelajar Kota (Popkot) Medan Tahun 2026 resmi digelar yang diikuti 1.100 atlet pelajar dari berbagai sekolah di Kota Medan. Pembukaan Popkot dilakukan langsung oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas yang hadir penuh semangat di Lapangan Balai Desa Helvetia, Kamis 21 Mei 2026.Semangat dan antusiasme ribuan atlet muda pelatih, guru olahraga, hingga pengurus cabang olahraga termasuk Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Laksamana Putra Siregar. Dalam sambutannya, Rico Waas menegaskan bahwa Popkot bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi wadah penting untuk melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi sejak usia dini.“Hari ini mudah-mudahan Popkot terus bisa membangun calon-calon bibit atlet baru yang ada di Kota Medan, dari dini sekali hingga nanti dewasa,” kata Rico Waas.Suasana pembukaan berlangsung meriah ketika Rico Waas berinteraksi langsung dengan para atlet pelajar. Dengan gaya santai dan penuh canda, ia menanyakan siapa yang bercita-cita menjadi atlet dan pemenang di masa depan. Sorakan para pelajar pun bergemuruh memenuhi lapangan.Menurut Rico Waas, menjadi juara bukanlah sesuatu yang instan. Dibutuhkan proses panjang, kedisiplinan, konsistensi latihan, dan mental yang kuat agar mampu mencapai prestasi tertinggi.“Menjadi pemenang tentu harapan kita semuanya. Bisa naik podium, membanggakan keluarga dan diri sendiri. Tapi itu semua dimulai dari proses sejak dini, keseriusan, keteguhan, rutinitas yang baik, dan kedisiplinan,” ujar Rico Waas.Dalam kesempatan itu, Rico Waas juga mengingatkan para atlet muda untuk terus berada di jalur positif dan menjauhi berbagai pengaruh buruk yang dapat merusak masa depan generasi muda.“Jagalah talenta yang kalian miliki. Tetap berada di jalur positif dalam olahraga, jauhi narkoba, judi online, dan hal-hal berbahaya lainnya. Mudah-mudahan kalian menjadi orang-orang sukses di masa mendatang,” jelas Rico Waas.Momen pembukaan semakin hidup saat Rico Waas memanggil sejumlah atlet muda ke atas panggung, di antaranya Adrian Nicolas, atlet judo pelajar SMA Negeri 11 Medan yang telah mengantongi sabuk hitam setelah lima tahun berlatih.Rico juga mengajak Rayan Arutala, atlet panjat tebing berusia enam tahun, serta Cut Nadin Fitriani, karate dari SMP Negeri 14 Medan, untuk berbincang dan mengikuti kuis ringan berhadiah.Gelak tawa dan tepuk tangan berkali-kali pecah ketika Rico melontarkan pertanyaan jenaka kepada para atlet muda tersebut. Namun di balik suasana santai itu, Rico mengaku bangga melihat potensi besar yang dimiliki anak-anak Kota Medan.“Ada banyak keunikan dari anak-anak kita semuanya. Talenta mereka luar biasa dan harus terus dijaga,” ucap Rico Waas.Sementara itu, Kadispora Kota Medan, T. Chairuniza, dalam laporannya menyampaikan bahwa Popkot Medan 2026 ini diikuti 1.100 atlet pelajar dengan mempertandingkan 12 cabang olahraga, yakni bulu tangkis, catur, gulat, judo, karate, panjat tebing, pencak silat, renang, taekwondo, tenis lapangan, tenis meja, dan tinju.Ajang yang berlangsung pada 21 hingga 26 Mei 2026 itu memperebutkan total 320 medali, terdiri dari 92 emas, 91 perak, dan 137 perunggu. Seluruh pembiayaan kegiatan bersumber dari APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2026.Selanjutnya pembukaan Popkot Medan 2026 ditandai dengan pelepasan balon ke udara yang dilakukan oleh Wali Kota Medan Rico Waas didampingi Kadispora dan atlet pelajar.

22 Mei 2026

Komunitas Truf Gembira Lancang Kuning Gelar Fun Truf Mania Jutaan Rupiah 20 - 21 Juni di Medan

LensaDaily - Kabar gembira bagi pengemar maupun pecinta truf gembira di Kota Medan sekitarnya. Dalam waktu dekat, tepatnya 20 hingga 21 Juni 2026 bakal digelar turnamen bertitel Fun Truf Mania berhadiah jutaan rupiah di Cafe Santuy Jalan Bromo Medan.Turnamen ini digelar Komunitas Truf Gembira Lancang Kuning pimpinan Ali Hanafiah Harahap. "Kami menggelar event ini  sebagai sarana silaturahim sekaligus melestarikan keberadaan trup gembira sebagai olahraga masyarakat yang asli asal Sumut," ujar Ali Hanafiah di Medan, Rabu 20 Mei 2026."Kami juga berharap pelaksanaan Fun Truf Mania dapat menjawab dan mengobati kerinduan pecinta truf gembira dampak minimnya event maupun turnamen selama ini," jelasnya."Guna menyukseskan pelaksanaan turnamen, kami telah membentuk kepanitiaan diketuai Eko Masdian," tambah Ali.Eko sendiri ketika dimintai komentarnya menjelaskan, pihaknya telah membuka pendaftaran hingga 13 Juni di Cafe Santuy Jalan Bromo.Setiap tim, tambahnya terdiri dari lima orang (empat bermain plus satu cadangan). Bagi tim peserta dikenakan biaya pendaftaran Rp 250 ribu.Eko didampingi Sekretaris M Khairul dan Bendahara Deby Armansyah membenarkan, panitia juga telah mengedarkan undangan ke berbagai instansi untuk menyertakan timnya mengikuti event ini."Alhamdulillah pelaksanaan Fun Truf Mania mendapat respon positif dari para pecinta truf gembira, terbukti panitia telah menerima pendaftaran sejumlah tim," ujar Eko mengakhiri keterangan.

20 Mei 2026

Lepas 7 Ribu Lebih Pelari Milo Race 2026, Rico Waas Tegaskan Medan Siap Jadi Tuan Rumah Event Lari Skala Besar

LensaDaily - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melepas 7 ribu lebih peserta ajang lari Milo Activ Indonesia Race 2026 di Lapangan Benteng Medan, Minggu 10 Mei 2026. Event lari tahunan ini mencatat peningkatan signifikan jumlah peserta dibanding tahun sebelumnya.Sekitar pukul 05:45 WIB peserta lari ini dilepas Wali Kota Medan Rico Waas, didampingi Business Executive Officer Beverages & Confectionery PT Nestlé Indonesia, Alaa Shaban dan Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia Sumatera Utara (PASI Sumut), David Luther Lubis serta Kadispora Sumut.Usai melepas Rico Waas ikut lari bersama ribuan peserta lainnya melintasi rute yang telah ditentukan. Sekitar 60 menit berlari Rico Waas kembali dan finish di lapangan Benteng.Antusias masyarakat mengikuti event lari ini sangat tinggi. Mulai dari orang tua, anak muda sampai anak-anak berbaur dan berolahraga bersama. Turut ikut lari dalam kegiatan tersebut Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, Dandim 0201/ Medan Letkol Arm Deli Yudha Adi Nurcahyo, dan Tokoh masyarakat.Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Medan Rico Waas mengatakan bahwa kegiatan yang rutin digelar di Kota Medan ini menunjukkan respon positif masyarakat terhadap gaya hidup sehat. “Tahun lalu peserta sekitar 4.000-an, kini mencapai 7.200–7.300 pelari dari berbagai kalangan,” kata Rico Waas.Dijelaskan Rico Waas, lomba kali ini menyediakan dua kategori jarak yang dapat diikuti publik, yakni 5 kilometer dan 2,5 kilometer — termasuk rute yang ramah bagi anak-anak dan keluarga. Menurutnya, animo masyarakat yang tinggi merupakan cerminan dibutuhkannya kegiatan olahraga yang bersifat inklusif dan membangun gaya hidup positif.“Harapannya antusiasme warga Kota Medan terhadap olahraga makin tinggi. Kalau gaya hidup positif ini terus tumbuh, tentu akan menular ke orang lain. Kegiatan seperti ini sangat kami apresiasi karena mendorong masyarakat sehat bersama keluarga,” Jelas Rico Waas didampingi Kadispora T Chairuniza, Kadishub Irsan Idris Nasution.Terkait menjadikan Medan sebagai destinasi sport tourism, Wali Kota Rico Waas menilai hal itu sangat mungkin diwujudkan.Lanjut Rico Waas, Medan memiliki banyak lokasi olahraga yang saling terintegrasi, seperti Lapangan Benteng, Lapangan Merdeka, Kebun Bunga, Teladan, hingga arena Cadika yang tengah dikembangkan. Kedekatan lokasi ini dinilai strategis untuk menggelar berbagai perlombaan olahraga massal.“Kota Medan berkeinginan untuk semakin banyak kegiatan olahraga. Mungkin istilah sport tourism bisa saja kita gunakan. Banyak peserta tahun lalu bertanya apakah kita bisa membuat marathon di sini. Itu tentu harus kita pelajari lagi — terutama soal penutupan jalan,” ujar Rico Waas.Rico Waas juga menegaskan optimismenya bahwa event-event lari dengan jarak 2,5 km, 5 km, 10 km, bahkan kemungkinan ke depan 20 km, dapat terlaksana dengan baik.Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Medan Rico Waas bersama Business Executive Officer Beverages & Confectionery PT Nestlé Indonesia menyerahkan hadiah secara simbolis kepada pelari yang menang dalam event Milo Activ Indonesia Race 2026, baik kategori perempuan maupun kategori laki-laki.Event Milo Activ Indonesia Race 2026 di Medan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah memperkuat semangat hidup sehat, kebersamaan keluarga, serta membuka peluang Medan menjadi tujuan event olahraga berskala nasional maupun internasional.

10 Mei 2026

Dukung Turnamen Futsal SMP Piala Wali Kota Medan, Rico Waas Tekankan Prioritaskan Prestasi

LensaDaily - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyatakan dukungannya terhadap rencana pelaksanaan Turnamen Futsal Pelajar SMP Piala Wali Kota Medan 2026. Dirinya menekankan agar ajang yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang ini dikemas secara profesional dan mampu memberikan dampak nyata serta prestasi bagi para siswa.Dukungan tersebut disampaikan Rico Waas ketika menerima audiensi dari Potret Bisnis di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, Rabu (6/5/26). Hadir dari Potret Bisnis, Direktur Utama Potret Bisnis Andi Rambe, Ketua Panitia Incek Budi, Sekretaris Panitia Deking Sembiring, Bendahara Panitia Juli Rambe, serta bidang publikasi Kesuma Ramadhan.Juli Rambe selaku perwakilan dari Potret Bisnis menyampaikan bahwa futsal menjadi salah satu ekstrakurikuler yang cukup diminati di tingkat SMP negeri di Kota Medan. Dari sekitar 45 SMP negeri, hampir seluruhnya memiliki kegiatan futsal, namun hingga saat ini belum ada turnamen resmi yang mewadahi para siswa.Dijelaskannya, turnamen futsal pelajar tersebut direncanakan digelar pada Agustus 2026 selama 10 hari, dengan target peserta sebanyak 32 sekolah, baik negeri maupun swasta. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan minat olahraga di kalangan pelajar.Selain itu, Juli menekankan pentingnya nilai tambah dari turnamen tersebut. Ia berharap sertifikat yang diperoleh para pemenang nantinya dapat diakui secara nasional dan dapat dimanfaatkan sebagai prestasi untuk melanjutkan ke jenjang SMA.Menanggapi hal tersebut, Rico Waas memberikan dukungan dengan catatan pelaksanaan kegiatan harus dilakukan secara profesional dan memberikan dampak nyata bagi peserta.“Silakan menggunakan nama Piala Wali Kota, tetapi harus profesional,” kata Rico Waas didampingi Kadispora Tengku Chairuniza, Plt. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Laksamana Putra Siregar, dan Kadis Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Hendra Ridho Gunawan Siregar. Rico Waas juga menekankan agar kegiatan tidak hanya berfokus pada pertandingan, tetapi dikemas menarik dan menyenangkan bagi pelajar, termasuk menghadirkan berbagai kegiatan pendukung.“Ada pesan yang harus disampaikan. Buat kegiatan ini menyenangkan untuk anak-anak,” pesan Rico Waas.Dalam pertemuan itu, Rico Waas juga mendorong adanya nilai tambah dalam kegiatan, seperti pemberian sertifikat yang dapat dimanfaatkan sebagai prestasi untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.Tak hanya itu, Rico Waas juga mengusulkan keterlibatan siswa dalam kegiatan UMKM sebagai upaya menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini.“Kalau bisa, UMKM-nya dari anak-anak SMP juga. Kita bangun jiwa entrepreneur sejak dini,” pungkas Rico Waas.Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, diharapkan keterlibatan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), antara lain Dinas Pendidikan, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan.

07 Mei 2026

A'zam Nasution Wafat, Dikenal Sosok Peduli dan Rela Berkorban untuk Olahraga Sumut dan Medan

LensaDaily - Dunia olahraga Sumatera Utara berduka dengan meninggalnya H. A'zam Nasution, pada Selasa 28 April 2036 sore. Sosok yang peduli dan rela berkorban untuk olahraga  Kota Medan san Sumut itu meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit Mitra Medika Amplas.Jenazah disemayamkan di rumah duka, Komplek Sisilia Residence Blok A No.61, Marendal, Medan. Tampak Wali Kota Medan Rico Waas melayat ke rumah duka dan turut mendoakan almarhum."Telah meninggal orang tua kami, H. A'zam Nasution pada Selasa 28 April 2026 pukul 15.40 WIB," bunyi pesan putra sulung Almarhum H A'zam Nasution, Faturrahman Nasution.H. A'zam Nasution merupakan sosok yang peduli dengan olahraga. Selama hidupnya tidak lepas dari olahraga, khususnya sepakbola dan tenis meja."Almarhum merupakan penggila olahraga. Ketika masih aktif sebagai ASN di Dispora Medan, dirinya tidak bisa lepas dari olahraga. Mulai dari mengurusi sepak bola, hingga bermain tenis meja," ujar mantan Kadispora Medan, H Marah Husin Lubis ketika dihubungi.Marah Husin mengungkapkan, selain sepak bola, sosok A'zam Nasution aktif mendukung perkembangan tenis meja. Dia ingat saat masih bertugas di Dispora Medan, A'zam menggalakkan bermain tenis meja bagi semua ASN di OPD itu. "Almarhum memang orang baik. Saya sangat kehilangan almarhum," ungkap Marah Husin.Kecintaan Almarhum A'zam Nasution terhadap sepak bola juga diungkapkan mantan Pengawas Pertandingan Liga 1, M Syarif. Menurut Syarif, ketika masih muda, almarhum memang sosok aktif di dunia sepak bola."Selain membina klub sepak bola, Almarhum A'zam juga pernah menjadi Pengawas Pertandingan Liga Indonesia. Namun karena kesibukkannya sebagai ASN, dia jarang aktif," ungkap M Syarif.M Syarif mengaku sangat kehilangan sosok A'zam Nasution. "Saya sebenarnya sudah kenal lama dengan almarhum. Dan, memang betul-betul cinta sepak bola. Kalaupun diperiksa darahnya, pasti darah sepak bola. Kita sangat kehilangan sosok almarhum," ungkap M Syarif.Bukan hanya cinta, sosok Almarhum H A'zam Nasution juga dikenal peduli dan rela berkorban untuk olahraga. Bukan hanya sepak bola, tapi juga cabang olahraga lainnya."Almarhum merupakan sosok yang peduli dengan olahraga. Saya mengenal almarhum merupakan sosok yang rela berkorban untuk olahraga," ujar Wartawan Olahraga Senior, SR Hamonangan Panggabean.Sekretaris Umum PWI Sumatera Utara ini berkisah, Almarhum A'zam Nasution sudah peduli dengan olahraga sejak zaman dulu. Bahkan sebelum pindah ke Dispora Medan, A'zam Nasution telah aktif membina PS Deli Putra.Almarhum juga merupakan salah satu pendiri PS Medan Soccer, mantan pengurus PSMS, mantan Wakil Ketua KONI Medan, dan aktif menggalakkan tenis meja. Saat menjabat sebagai Sekretaris Dispora Medan, almarhum mengajak semua ASN di OPD itu untuk aktif bermain tenis meja. "Setiap bertemu, Almarhum selaku membawa bet tenis meja," ungkap Hamonangan.Pria yang akrab dipanggil Monang ini menambahkan, sosok Almarhum A'zam juga sangat peduli dengan wartawan olahraga. Dia selalu memberikan dukungan dan motivasi setiap kegiatan yang dilaksanakan Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Sumut."Dan, Bang Azam selalu mengingatkan kepada wartawan untuk tidak lupa berolahraga. Almarhum adalah sosok yang baik. Kita sangat kehilangan sosok almarhum," ungkap Monang. Mantan Pengurus PSMS Julius Raja juga mengaku sangat kehilangan sosok A'zam Nasution. Julius Raja menyebutkan A'zam Nasution memang sosok gila sepak bola. Almarhum pernah menjabat sebagai Sekretaris Umum PSMS Medan."Ketika masih betugas di Dispenda Medan, sosok A'zam Nasution memang sudah mencintai sepak bola. Cintanya semakin dalam setelah pindah ke Dispora Medan. Kita tentu sangat kehilangan sosok almarhum," ungkap Julius Raja.Berdasarkan ingatan wartawan, banyak pengorbanan Almarhum A'zam Nasution di dunia olahraga Sumut. Salah satunya dalam pembentukan tim sepak bola Sumut menuju PON 2012 Riau. A'zam bersama teman-teman sempat berjuang bersama-sama membentuk tim menghadapi Pra PON hingga akhirnya meraih medali perak di PON 2012.A'zam Nasution wafat dalam usia 62 tahun. Almarhum meninggalkan seorang istri bernama Idwina, tiga orang anak: Fathur, Fatiya, dan Zaidan. Kemudian seorang cucu bernama Zainah.Almarhum akan dikebumikan, Rabu 29 April 2026 besok.

28 April 2026