icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: pekerjarentan


Camat Medan Kota Luncurkan Inovasi SIFAJAR, Pastikan Pekerja Rentan Terlindungi

LensaDaily - Inovasi digital SIFAJAR (Sistem Informasi Pekerja Rentan) yang digagas Camat Medan Kota, Raja Ian Andos Lubis S.Stp., M.Ap resmi diperkenalkan bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Medan Kota. Aplikasi ini dirancang untuk mempercepat pendataan, pemetaan, dan percepatan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan di wilayah Kota Medan.Inovasi SIFAJAR lahir sebagai respon terhadap tantangan pendataan pekerja sektor informal yang selama ini dilakukan secara manual. Melalui aplikasi ini, kepala lingkungan, kelurahan, hingga kecamatan dapat melakukan input data pekerja rentan secara real time dan akurat, sekaligus terhubung langsung dengan sistem monitoring BPJS Ketenagakerjaan.Camat Medan Kota, Raja Ian Andos Lubis, menyampaikan bahwa SIFAJAR merupakan komitmen kecamatan untuk menghadirkan pelayanan berbasis digital yang lebih cepat, transparan, dan tepat sasaran. “Kami ingin memastikan pekerja rentan di wilayah Medan Kota tidak lagi sulit terdata atau terlewatkan. Dengan SIFAJAR, seluruh proses menjadi lebih efektif, akurat, dan bisa dimonitor setiap saat,” ujarnya.Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Medan Kota, Jefri Iswanto, mengapresiasi inovasi yang diinisiasi oleh Kecamatan Medan Kota ini. Ia menyebut SIFAJAR sebagai langkah strategis dalam memperluas jangkauan perlindungan pekerja rentan.“Inovasi yang dilakukan Kecamatan Medan Kota akan sangat membantu proses verifikasi dan integrasi data dengan BPJS Ketenagakerjaan. Ini bentuk kolaborasi yang konkret untuk memastikan pekerja rentan—seperti buruh harian, pedagang kecil, nelayan, petani, hingga pekerja sosial—mendapatkan perlindungan jaminan sosial,” ujarnya.Sejak diuji coba internal, aplikasi SIFAJAR menunjukkan peningkatan jumlah data pekerja rentan yang masuk dari seluruh lingkungan di Kecamatan Medan Kota. Digitalisasi ini juga dinilai mampu mengurangi risiko data ganda, memperkuat transparansi, serta memudahkan pemda dalam merumuskan kebijakan perlindungan sosial.Dengan hadirnya inovasi SIFAJAR, Kecamatan Medan Kota menargetkan seluruh pekerja rentan dapat terpetakan secara menyeluruh dan masuk ke dalam program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Inovasi ini diharapkan menjadi model pendataan pekerja rentan yang dapat direplikasi di kecamatan lain di Kota Medan.

25 November 2025

Aksi Nyata Pemko Medan, RS Siloam Danai Perlindungan Jaminan Sosial Bagi 1.000 Pekerja Rentan

LensaDaily - Program pengentasan kemiskinan ekstrem di Kota Medan menjadi salah satu komitmen program Rumah Sakit (RS) Siloam dengan menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk perlindungan jaminan sosial. Senin 6 Oktober 2025. Melalui dana CSR-nya, RS Siloam menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 1.000 pekerja rentan di Kota Medan.Bantuan ini diserahkan langsung oleh CEO RS Siloam, Hartono, kepada perwakilan Gojek, dan disaksikan oleh Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kota Medan, Ramadan dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Medan Kota, Jefri Iswanto.Hartono berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain di Kota Medan untuk turut berkontribusi dalam memberikan perlindungan sosial bagi pekerja rentan.Kepala BPJS Ketenagakerjaan Medan Kota, Jefri Iswanto, menyambut baik inisiatif RS Siloam. Ia menyebut langkah ini sebagai aksi nyata kehadiran negara untuk memberikan perlindungan bagi para pekerja, khususnya di sektor rentan."Hari ini kembali lagi diserahkan kepada 1.000 pekerja rentan. Ke depan, kami akan tingkatkan lagi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa hal ini sangatlah penting untuk memberikan kepastian bahwa dirinya telah terlindungi program Jaminan Sosial," kata Jefri.Jefri menambahkan, BPJS Ketenagakerjaan akan terus mendorong pemerintah daerah sekaligus mendukung langkah Pemko Medan untuk menekan angka kemiskinan ekstrem dan memastikan keikutsertaan setiap masyarakat pekerja di Kota Medan dalam perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. "Perlindungan ini dianggap krusial untuk memberikan kepastian dan keamanan bagi para pekerja," tandas Jefri.

06 Oktober 2025