icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: polri


Oknum Perwira Polda Sumut Kompol Dedi Kurniawan Viral Teler Bersama Perempuan di Pinggir Jalan

LensaDaily - Oknum polisi perwira Polda Sumut Kompol Dedi Kurniawan (DK) kembali viral yang membuat malu institusi Polri. Mantan Kanit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) itu menjadi perbincangan setelah sebuah video yang diduga menampilkan dirinya beredar luas di media sosial.Dalam rekaman tersebut, seorang pria yang disebut sebagai DK tampak bermesraan dengan seorang perempuan di ruang publik. Pada bagian lain video, pria itu terlihat mengisap rokok elektrik yang diduga mengandung zat terlarang. Cuplikan itu segera memicu reaksi warganet dan menuai kritik.Komentar bernada sinis bermunculan, sebagian publik menilai perilaku tersebut tidak mencerminkan sosok aparat penegak hukum. Kritik juga mengaitkan peristiwa ini dengan persoalan kepercayaan terhadap institusi kepolisian.DK membantah tudingan yang beredar dan menyatakan video itu merupakan rekaman lama saat menjalankan tugas penyelidikan narkotika. Perempuan dalam video, menurut DK, adalah informan. Ia menegaskan konteks peristiwa berkaitan dengan operasi, bukan tindakan pribadi.Penjelasan tersebut belum meredakan polemik sehingga desakan agar Polda Sumut melakukan penelusuran menyeluruh terus menguat. Sejumlah pihak meminta proses dilakukan secara terbuka dan akuntabel.Kontroversi ini menambah daftar panjang persoalan yang pernah melibatkan DK. Pada Oktober 2025, ia dijatuhi sanksi demosi selama tiga tahun oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sumut. Sanksi itu terkait pelanggaran kode etik dalam penanganan kasus narkotika di Tanjungbalai.Dalam perkara tersebut, DK dinilai melakukan kekerasan terhadap tersangka Rahmadi saat proses penindakan. Putusan itu sempat menuai sorotan karena dianggap melampaui standar profesional aparat. Kendati demikian, Kompol DK yang tidak terima lalu mengajukan banding atas sanksi tersebut.Jauh sebelumnya, saat masih berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) dan menjabat Wakapolsek Medan Helvetia, DK juga pernah dicopot dari jabatannya. Saat itu, ia terbukti melakukan pemerasan terhadap seorang pemuda bernama Jefri Suprayudi, dengan nilai yang disebut mencapai Rp200 juta. Kasus itu diproses setelah adanya laporan resmi ke Polda Sumut pada November 2020. Meski sempat tersandung kasus, karier DK berlanjut hingga menduduki jabatan strategis di lingkungan Ditresnarkoba Polda Sumut. Hal ini sempat memunculkan spekulasi publik mengenai adanya dukungan internal yang kuat. Rangkaian peristiwa yang melibatkan DK kembali menempatkan isu integritas aparat dalam sorotan. Pengamat menilai, konsistensi penegakan kode etik dan transparansi penanganan kasus menjadi kunci menjaga kepercayaan publik.Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumatera Utara (Sumut), Kombes Ferry Walintukan yang dikonfirmasi tidak membantah bahwa pria dalam rekaman video tersebut merupakan salah seorang perwira di Polda Sumut.Namun demikian, juru bicara Polda Sumut ini terkesan menutup-nutupi inisial sang perwira tersebut."Beberapa waktu yang lalu ada cukup viral ya, video dari pada seorang laki-laki dengan perempuan dan itu memang personel kami dari Polda Sumatera berpangkat perwira," ujar Ferry, Kamis, 30 April 2026.Saat ini, lanjut Ferry menjelaskan, bahwa personel yang dimaksud telah diproses di Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sumut.Ketika ditanya perihal video yang viral tersebut merupakan bagian dari  rangkaian tugas penyeldikan, Ferry malah menjawab bahwa itu rekaman tahun lalu."Itu sebenaranya video sudah terjadi tahun lalu di awal 2025. Dan itu viral kembali. Kami tidak tau siapa yang mengupload dan apa motifnya. Tapi  itu sudah video tahun yang lalu," jelas Ferry.Masih menurut Ferry, berdasarkan hasil pemeriksaan Bidpropam, untuk hasil tes urine Kompol DK yang bersangkutan negatif narkotika."Tapi masih tetap kami coba untuk melakukan pengetesan melalui forensik. Dan yang bersangkutan sudah kami tempatkan di Tempat Khusus (Patsus) bahwa apa yang ada dalam video tersebut adalah tindakan kurang senonoh yang dilakukan personel Polri," katanya.Jadi, kata Ferry, sampai saat ini pihkanya masih mendalami kasus tersebut, termasuk motof  dari pihak yang mengupload video tersebut.

01 Mei 2026

Peduli Korban Terdampak Banjir, Polres Pelabuhan Belawan Berikan Servis Motor Gratis

LensaDaily - Bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak banjir, dilakukan Polres Pelabuhan Belawan bekerja sama dengan Bengkel Honda Graha Martubung Belawan, bertempat di Bengkel Honda Graha Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Sabtu, 13 Desember 2025.Plt. Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Wahyudi Rahman, melalui Kapolsek Medan Labuhan Kompol Tohap Sibuea, menerangkan bahwa kegiatan servis motor gratis ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polres Pelabuhan Belawan kepada masyarakat yang terdampak banjir.“Kegiatan service motor gratis ini kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian Polres Pelabuhan Belawan terhadap warga yang terdampak banjir, khususnya untuk membantu memperbaiki kendaraan roda dua milik warga yang rusak akibat terendam air, sehingga dapat kembali digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari,” ujar Kompol Tohap Sibuea.Kapolsek Medan Labuhan menambahkan, melalui kerja sama dengan pihak bengkel Honda Graha Martubung, diharapkan bantuan tersebut dapat meringankan beban warga pasca bencana banjir.“Kami berharap melalui kegiatan ini dapat mengurangi beban yang dirasakan masyarakat terdampak banjir serta semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” pungkasnya.Kegiatan service motor gratis tersebut mendapat sambutan positif dari warga yang merasa terbantu atas perhatian dan kepedulian Polres Pelabuhan Belawan dalam membantu pemulihan pasca banjir.

14 Desember 2025

Unjuk Rasa Pengemudi Ojol Tewas Dilindas Baraccuda Brimob Ricuh di Medan, 'Jangan Lindas Kami' Menggema

LensaDaily - Aksi unjuk rasa di Kota Medan menuntut tanggungjawab Polri atas kematian pengemudi ojek online Affan Kurniawan karena dilindas Rantis Baraccuda Brimob di Jakarta, berakhir ricuh. Narasi 'Jangan Lindas Kami' pun menggema dalam aksi yang berlangsung di depan Gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol, Kota Medan, Jumat 29 Agustus 2025.Aksi ratusan massa dari berbagai elemen yang didominasi mahasiswa dan pengemudi ojek online, tampak juga para pelajar dalam aksi ini. Awalnya aksi berlangsung damai. Bentrokan pecah di sekitar Jalan Imam Bonjol, Jalan Kejaksaan kawasan Lapangan Benteng dan kawasan Lapangan Merdeka. Massa dengan aparat kepolisian saling lempar batu.Dari pantauan wartawan, situasi sudah tidak terkendali lagi. Dimana pos polisi portable dibakar massa. Atas kondisi tersebut, mencoba memukul massa dengan menembakan gas air mata dan menyemprotkan air menggunakan water cannon."Diberitahukan kepada seluruh massa aksi untuk tertib dan melakukan tindakan yang tidak diinginkan," ucap seorang petugas kepolisian menggunakan pengeras suara.Suasana semakin panas saat aksi lempar-lemparan berlangsung cukup lama di tengah kerumunan. Untuk mengendalikan situasi, aparat kepolisian menurunkan mobil water cannon.Semprotan air diarahkan langsung ke kerumunan massa yang terus bertahan di jalan. Beberapa kali semburan air berhasil memukul mundur kelompok pelajar, namun mereka kembali maju dan melakukan perlawanan.Insiden ini terjadi saat polisi berupaya menembus persimpangan Jalan Perdana, Imam Bonjol, dan Jalan Kejaksaan. Upaya ini memicu reaksi dari massa yang kemudian melemparkan batu, kayu, dan botol air mineral secara membabi buta.Petugas yang mulai kewalahan akhirnya mengerahkan mobil Water Canon untuk memukul mundur massa. "Maju, maju," ucap massa aksi sembari melempari petugas.Namun, tembakan air tersebut justru membuat massa semakin brutal. Mereka membalas dengan lemparan yang semakin intens.Hingga sore hari, kericuhan masih berlangsung. Jalan Imam Bonjol yang biasanya ramai kendaraan berubah menjadi medan bentrokan. Batu berserakan di jalanan, arus lalu lintas tersendat, dan masyarakat sekitar memilih menjauh karena khawatir menjadi korban.Ironisnya, tidak ada tuntutan yang jelas disuarakan dalam aksi tersebut. Para pelajar terlihat hanya berkumpul, berorasi singkat, lalu melakukan pelemparan ke arah aparat. Hingga berita ini diturunkan, massa aksi masih bertahan di lokasi Jalan Imam Bonjol meski terus mendapat tekanan dari aparat. Situasi belum benar-benar kondusif, dan warga Medan berharap kericuhan segera dihentikan agar tidak menimbulkan kerugian lebih besar.

29 Agustus 2025

Rico Waas Harapkan Bantuan Brimob Bersama Atasi Tawuran di Belawan

LensaDaily - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengharapkan bantuan pasukan Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri untuk membantu mengatasi permasalahan tawuran di kawasan Medan bagian Utara, khususnya Kecamatan Medan Belawan yang sangat meresahkan masyarakat.Harapan ini disampaikan Wali Kota Medan Rico Waas saat menerima kunjungan Komandan Pasukan Brigade Mobil (Danpas Brimob) I, Korps Brimob Polri, Brigjen Pol Anang Sumpena di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, Selasa 22 Juli 2025.Didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan M Sofyan, Kasat Pol PP Rakhmat Adisyah Putra Harahap dan Plt Kadis Perhubungan Suriono, Rico Waas mengucapkan selamat datang atas kunjungan Danpas Brimob I dan siap untuk menjalin kerja sama antar instansi. â€śSelamat datang ke Kota Medan Pak Danpas Brimob I. Ini merupakan kehormatan bagi kami. Pastinya Pemko Medan akan siap bersinergi dengan Pasukan Brimob I,” kata Rico Waas.Dalam pertemuan yang berlangsung dengan penuh keakraban ini, Rico Waas selanjutnya berharap agar Danpas Brimob I dapat membantu Pemko Medan dalam mengatasi permasalahan tawuran, khususnya di Medan Belawan. â€śKami berharap Pasukan Brimob I dapat membantu Pemko Medan untuk mengatasi masalah tawuran di Kecamatan Medan Belawan. Karena lingkungan perkotaan mungkin bisa melakukan operasi urban warfare. Dengan begitu kawasan Medan Belawan akan aman dan nyaman,” harapnya.Sementara itu, Brigjen Pol Anang Sumpena menjelaskan, saat ini dirinya dipercaya untuk menjabat sebagai Danpas Brimob I untuk wilayah Pulau Sumatera."Terima kasih atas kesempatan bisa bertemu Pak Wali dan meluangkan waktunya di tengah kesibukan. Saya baru dua Minggu ini berada di Kota Medan," ungkap Brigjen Pol Anang Sumpena.Pasukan Brimob, kata Danpas Brimob I, merupakan pasukan khusus Polri yang memiliki kemampuan taktis khusus dalam menangani situasi berbahaya dan berisiko tinggi, seperti menangani kerusuhan, pengamanan objek vital, kejahatan bersenjata, hingga ancaman terorisme.“Pasukan Brimob I yang bermarkas di Binjai, Sumut, berperan penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah kerjanya, yaitu di wilayah barat Indonesia Pulau Sumatera, mulai dari Provinsi Aceh sampai Provinsi Lampung,” jelasnya.Selain melakukan sinergitas dengan TNI, ujar Danpas Brimob I, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan Pemerintah Daerah dan pemangku kepentingan lainnya. “Pasukan Brimob I siap memenuhi kebutuhan Pemerintah Daerah, jika daerah membutuhkan pasukan anti anarkis, kami akan siap membantu,” ungkapnya.

24 Juli 2025

Diresmikan Kapolda, Polda Sumut Tambah 4 Fasilitas

LensaDaily - Polda Sumut menambah empat fasilitas baru yakni Gedung Pengurus Daerah Bhayangkari, Gedung Direktorat Samapta, Gedung Olahraga (GOR) Bulutangkis, serta Lapangan Basket di lingkungan Mapolda Sumut. Penambahan fasilitas ini diresmikan Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan.Peresmian berlangsung khidmat penuh semangat kebersamaan, Kamis 3 Juli 2025. Dipimpin langsung oleh Kapolda Sumut, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakapolda Sumut, pejabat utama Polda, para Kapolres jajaran, mitra kerja swasta, serta jajaran pengurus Bhayangkari.Dalam sambutannya, Kapolda Sumut menekankan bahwa pembangunan berbagai fasilitas tersebut bukan sekadar penambahan infrastruktur, namun menjadi bagian dari langkah strategis dalam membangun institusi Polri yang adaptif terhadap tuntutan zaman.“Pembangunan ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjadikan Polri semakin profesional, unggul, dan tentunya dicintai oleh masyarakat. Ini bukan sekadar bangunan fisik, tapi cerminan komitmen kita untuk terus berbenah dan melayani dengan lebih baik,” ujar Irjen Pol. Whisnu Hermawan.Salah satu fasilitas yang diresmikan adalah Gedung PD Bhayangkari yang dirancang sebagai pusat kegiatan para istri anggota Polri. Kapolda menyebut kehadiran gedung tersebut merupakan bentuk penghargaan terhadap peran Bhayangkari yang telah menjadi mitra setia dalam mendukung tugas-tugas kepolisian.Tak hanya itu, Gedung PD Bhayangkari juga dilengkapi dengan lahan Pekarangan Pangan Lestari sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, serta mendorong pemberdayaan berkelanjutan.Sementara itu, pembangunan Gedung Direktorat Samapta dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat fungsi preventif kepolisian, khususnya dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Fasilitas ini diyakini akan meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat personel Samapta dalam menjalankan tugasnya di lapangan.Tak kalah penting, pembangunan GOR Bulutangkis dan Lapangan Basket juga menjadi perhatian khusus Kapolda. Menurutnya, keberadaan fasilitas olahraga di lingkungan Mapolda adalah bentuk nyata perhatian pimpinan terhadap keseimbangan antara pelaksanaan tugas dan kesehatan jasmani para personel.“Fasilitas olahraga ini bukan hanya untuk kebugaran, tetapi menjadi sarana membangun sportivitas, mempererat kerja sama, dan memperkuat soliditas antarpersonel maupun dengan masyarakat,” jelasnya.Lebih jauh, Kapolda menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas di Polda Sumut tidak berhenti pada peresmian kali ini. Pihaknya juga tengah mempersiapkan renovasi Aula Tribrata — pusat kegiatan internal dan eksternal Polda — serta pembangunan pagar Mapolda guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan lingkungan kerja.Dalam kesempatan itu, Irjen Pol. Whisnu Hermawan berpesan kepada seluruh jajaran agar menjaga dan memanfaatkan seluruh fasilitas yang telah dibangun dengan penuh tanggung jawab.“Fasilitas ini adalah amanah. Ia mencerminkan kepedulian, semangat gotong royong, dan tekad kita bersama untuk mewujudkan Polri yang lebih baik. Maka dari itu, rawat dan gunakanlah dengan maksimal,” pesan Kapolda.Di akhir sambutannya, Kapolda Sumut tak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi, baik tenaga, pikiran, moril, maupun materil, sehingga seluruh pembangunan ini dapat terealisasi dengan baik.Dengan diresmikannya keempat fasilitas tersebut, Polda Sumut menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat fondasi internal, meningkatkan kesejahteraan anggota, serta membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang semakin presisi dan profesional.

04 Juli 2025