LensaDaily - Patroli malam digencarkan di Kecamatan Medan Deli melalui Posko Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) serta mengaktifkan pos keamanan di lingkungan (poskamling) sebagai langkah utama mengantisipasi begal dan gangguan keamanan lainnya.Camat Medan Deli, M. Aidiel Putra Pratama, mengatakan Trantibum dilaksanakan setiap malam bersama unsur tiga pilar, yakni kecamatan, TNI, dan Polri, mulai pukul 22.00 hingga 05.00 WIB. “Untuk Trantibum kita laksanakan setiap malam dengan tiga pilar, bersama Koramil dan Polsek. Mulai jam 10 malam sampai pagi,” ujarnya, Kamis 23 April 2026.Dalam patroli tersebut, petugas berkeliling wilayah sekaligus memantau aktivitas warga, termasuk membubarkan kelompok pemuda yang berkumpul di pinggir jalan guna mencegah potensi tawuran maupun tindak kriminal. Selain patroli rutin, pihak kecamatan juga telah memetakan titik-titik rawan dan lokasi poskamling di setiap lingkungan. Ke depan, pengawasan akan diperkuat melalui pemasangan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik strategis. “Wilayah sudah kita petakan, termasuk titik rawan dan pos kamling. Nanti di situ kita tempatkan CCTV dan juga buat pemberitahuan bahwa area diawasi CCTV, supaya orang yang mau berbuat kejahatan mengurungkan niatnya,” jelasnya. Terkait praktik begal, Aidiel menilai kasus di wilayahnya belum menunjukkan peningkatan signifikan. Selama dua bulan terakhir, ia mencatat hanya satu kejadian, yakni di kawasan Titi Papan beberapa hari lalu.“Selama saya kurang lebih dua bulan di sini baru satu kasus,” katanya. Meski demikian, ia menyebut potensi gangguan keamanan lain seperti tawuran antar kelompok, baik geng motor maupun antarwarga, juga menjadi perhatian serius. Ia mengakui luasnya wilayah menjadi kendala dalam menjangkau seluruh titik secara bersamaan. Namun, pemetaan wilayah rawan menjadi dasar untuk menentukan prioritas patroli. Sebagai bagian dari pencegahan, masyarakat juga didorong aktif melalui poskamling. Selain menjaga keamanan, poskamling dinilai menjadi ruang interaksi warga untuk saling bertukar informasi dan memperkuat kewaspadaan lingkungan. “Sesuai arahan Wali Kota, kita aktifkan poskamling di setiap lingkungan. Selain menjaga keamanan, ini juga jadi tempat berkumpul dan bertukar informasi antarwarga,” ujarnya.
24 April 2026Tag: poskamling
LensaDaily - Keberadaan pos keamanan lingkungan (Poskamling) dinilai penting sebagai pusat koordinasi warga dalam menjaga keamanan sekaligus menyelesaikan persoalan di lingkungan secara dini. Hal ini membuat Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mendorong penguatan dan pengaktifan kembali poskamling di seluruh wilayah Kota Medan. Hal tersebut disampaikan Rico Waas saat kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kota Medan di Masjid Al-Ikhlas Muara Sipongi, Jalan Muara Sipongi, Kecamatan Medan Timur, Kamis 5 Maret 2026.Dalam arahannya, Rico menekankan bahwa poskamling tidak hanya berfungsi sebagai tempat ronda malam, tetapi juga sebagai ruang berkumpul warga untuk memperkuat komunikasi sosial serta menyelesaikan persoalan di tingkat lingkungan.“Poskamling harus diperkuat. Kalau masyarakat kompak dan berkumpul di sana, kita bisa memahami persoalan yang ada dan menyelesaikannya perlahan-lahan sebelum masalah menjadi besar,” katanya.Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterimanya dari jajaran kepolisian, jumlah poskamling aktif di Kota Medan terus mengalami peningkatan. Pada Agustus tahun lalu, jumlah poskamling aktif tercatat sekitar 1.160 unit. Kini jumlahnya telah meningkat menjadi sekitar 1.450 unit.“Insyaallah, target kita sampai pertengahan tahun ini seluruh 2.001 lingkungan di Kota Medan sudah memiliki poskamling yang aktif,” ujarnya.Rico Waas menambahkan, penguatan poskamling juga diharapkan dapat terintegrasi dengan peran aparat keamanan di tingkat wilayah, seperti Bhabinkamtibmas dan Babinsa, sehingga tercipta sistem keamanan lingkungan yang lebih solid.Menurutnya, penyelesaian persoalan sosial di tingkat lingkungan akan lebih efektif jika dilakukan sejak dini melalui komunikasi warga di tingkat komunitas.“Permasalahan jangan sampai sudah melebar baru kita selesaikan. Dari yang kecil-kecil ini kita selesaikan bersama,” katanya.Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas juga meminta jajaran kecamatan dan kelurahan memberi perhatian terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk memastikan fasilitas sosial di lingkungan dapat berfungsi dengan baik.Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, penceramah Alustaz H. Amhar Nasution, Ketua BKM Al-Ikhlas Fahmi Saad Siregar, para staf ahli, asisten, pimpinan perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta jamaah dan warga sekitar yang memadati masjid.Program Safari Ramadan ini menjadi salah satu agenda Pemko Medan untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung.Pada momentum Safari Ramadan tersebut, Rico Waas juga menyerahkan sejumlah bantuan Pemerintah Kota Medan secara simbolis, antara lain hibah Rp50 juta untuk rehabilitasi masjid, bantuan sosial Rp10 juta beserta paket Ramadan, akta pendirian koperasi masjid dan satu unit gerobak usaha, 100 bibit cabai, satu set tenis meja, rak buku, satu set buku dengan barcode e-book, serta santunan kepada 50 anak yatim piatu.
06 Maret 2026LensaDaily - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas tegaskan Pemko Medan perkuat koordinasi dan sinergi antara Pemko Medan dengan TNI AL. Kordinasi dan sinergi ini menjaga kekondusifan di kawasan Medan Bagian Utara termasuk di pesisir.Hal ini hasil dari pertemuan Rico Waas saat menerima kunjungan Komandan Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) I Laksamana Muda TNI Deny Septiana di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, Rabu 17 September 2025.Kehadiran Dankodaeral I TNI AL ini disambut baik dan hangat oleh Rico Waas didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Muhammad Sofyan dan Kasatpol PP Kota Medan Rakhmat Adisyah Putra Harahap. Dalam pertemuan tersebut Rico Waas mengungkapkan pentingnya memperkuat kerja sama dan koordinasi dalam menjaga kekondusifan di kawasan Medan Bagian Utara termasuk di pesisir.“Untuk memperkuat koordinasi jika ada saran dan masukan pak Komandan, kami siap mendukung. Saat ini, Pemko Medan juga tengah mendorong penguatan poskamling dan siskamling sesuai arahan Mendagri untuk menjaga keamanan dan kekondusifan di Kota Medan,” jelas Rico Waas.Kemudian Rico Waas juga membahas persoalan narkoba, dimana peredaran narkoba di Kota Medan masuknya melalui jalur laut. Pemko Medan sendiri, lanjut Rico Waas terus mendorong untuk pembentukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Medan guna mengatasi peredaran narkoba."Kami berharap bagaimana kerjasama dengan TNI AL dan BNN untuk memperketat dan menekan peredaran narkoba, sebab masuknya narkoba banyak dari laut", ujar Rico Waas.Sebelumnya Dankodaeral I Laksamana Muda TNI Deny Septiana mengungkapkan kunjungan ini sebagai silaturahmi dan memperkuat sinergi dengan Pemko Medan. Dijelaskannya, TNI AL komitmen untuk mendukung penuh Pemko Medan khususnya di Medan Utara termasuk kawasan pesisir.
17 September 2025


