LensaDaily - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ketl-59 tingkat resmi digelar yang dibuka Kota Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang berlangsung di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kota Medan, Sabtu 11 April 2026 malam. MTQ merupakan kebanggaan Kota Medan yang diharapkan mampu melahirkan generasi qori dan qoriah yang berprestasi hingga tingkat provinsi, nasional, maupun internasional.Pembukaan ditandai dengan penabuhan beduk bersama Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas, serta Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman.Dalam sambutannya, Rico Waas menyampaikan bahwa MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga momentum untuk menyiarkan ajaran Islam dan memperkuat pengamalan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari.Rico juga menekankan pentingnya pelaksanaan MTQ yang berjalan lancar, dengan sistem penilaian yang adil dan profesional, sehingga menghasilkan peserta terbaik yang dapat menjadi teladan di tengah masyarakat.Selain itu, ia mengapresiasi peningkatan kualitas penyelenggaraan MTQ tahun ini, baik dari sisi penataan lokasi maupun keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari seluruh kecamatan.Dalam kesempatan tersebut, Rico turut mengingatkan pentingnya pemanfaatan teknologi secara bijak, tanpa mengabaikan nilai-nilai keagamaan yang terkandung dalam Alquran.MTQ ke-59 Kota Medan mengusung tema “Membangun Ketaatan yang Hakiki kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya menuju Medan Bertuah”, yang terinspirasi dari Surah An-Nisa ayat 59 tentang ketaatan kepada Allah, Rasul, dan pemimpin.Sementara itu, Koordinator Penyelenggara MTQ ke-59 Kota Medan, HM Sofyan, melaporkan kegiatan ini berlangsung pada 11–18 April 2026 dan diikuti 692 peserta dari 21 kecamatan serta madrasah aliyah negeri dan swasta.Pelaksanaan MTQ diawali dengan pawai ta’aruf yang melibatkan sekitar 11.000 peserta. Sebanyak delapan cabang diperlombakan, meliputi seni baca Alquran, qira’at, hafalan, tafsir, fahm, syarh, kaligrafi, serta karya tulis ilmiah Alquran.Selain perlombaan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pameran organisasi perangkat daerah (OPD), partisipasi 21 kecamatan, serta bazar UMKM yang diikuti 112 pelaku usaha dan difasilitasi Pemerintah Kota Medan.
12 April 2026Tag: qori
LensaDaily - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melantik Dewan Pengawas dan Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke- 59 tingkat Kota Medan di Gedung Serbaguna PKK Kota Medan, Jalan Rotan, Medan Petisah, Jumat 10 April 2026. MTQ ke-59 Kota Medan akan berlangsung pada 11- 18 April 2026.Pelantikan Dewan Pengawas dan Dewan Hakim ini dilakukan Rico Waas didampingi Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap dan Sekda Wiriya Alrahman. Para Dewan Pengawas dan Dewan hakim yang dilantik ini akan bertugas melakukan pengawasan dan penilaian dalam berbagai lomba di ajang MTQ Ke-59 tingkat Kota Medan. Dalam sambutannya Wali Kota Medan Rico Waas menekankan pentingnya profesionalisme dan rasa keadilan dalam penilaian yang dilakukan dewan hakim untuk melahirkan qori-qoriah berkualitas. Menurut Rico Waas peran Dewan Hakim sangat krusial karena menyangkut masa depan generasi pencinta Alquran di Kota Medan. Dirinya menyadari bahwa tugas tersebut tidaklah mudah karena membutuhkan ketelitian tingkat tinggi, terutama dalam menilai aspek hukum tajwid hingga makharijul huruf yang sangat detail. "Menjadi Dewan Hakim bukanlah hal yang mudah. Perlu ketelitian, kepekaan dan komitmen tinggi terhadap keadilan dalam menilai setiap peserta. Oleh karena itu pelantikan ini sangat penting agar proses penilaian berjalan secara profesional dan berkeadilan. Dewan Hakim memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan generasi muda pencinta AlQuran di Kota Medan,” kata Rico Waas. Selanjutnya Rico Waas juga mengingatkan agar para dewan hakim menghindari segala bentuk kedekatan sosial yang dapat memengaruhi objektivitas penilaian. “Jangan karena kedekatan sosial, tetapi buatlah penilaian berdasarkan kedekatan kepada Allah SWT. Amanah ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi melahirkan generasi Qurani yang berkualitas,” jelas Rico Waas.Selain aspek penjurian, Rico Waas juga memberikan perhatian khusus pada faktor teknis seperti kualitas sound system. Menurutnya, kualitas suara yang didengar hakim sangat memengaruhi ketepatan penilaian. Ia berharap sinergi antara teknis dan keahlian hakim dapat meminimalisir perdebatan yang tidak perlu. "Sound system yang baik sangat penting karena berkaitan langsung dengan kejelasan bacaan peserta. Hal kecil seperti ini bisa menimbulkan perbedaan penilaian jika tidak diperhatikan dengan baik,” ungkap Rico Waas.Menariknya, pada MTQ ke-59 ini, Rico Waas mengusulkan tema yang terinspirasi dari Surah An-Nisa ayat 59. Pemilihan ayat ini diselaraskan dengan angka ke-59 penyelenggaraan MTQ tahun ini agar lebih mudah diingat dan dimaknai oleh masyarakat. "Tema ini bukan sekadar cocok-cocokan angka, tapi mengandung pesan mendalam tentang membangun ketaatan yang hakiki kepada Allah dan Rasul-Nya. Harapan saya, MTQ kali ini menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali kepada Al-Qur'an dalam menyelesaikan setiap permasalahan hidup," pungkasnya. Acara pelantikan yang ditandai dengan pemakaian baju Toga kepada Dewan Pengawas dan Dewan Hakim oleh Wali Kota Medan Rico Waas ini dihadiri oleh Kakankemenag Kota Medan, Impun Siregar, mewakili Ketua MUI Medan, Ustad Zulfikar Hajar, Ketua Baznas Kota Medan Ustad Nursyam, Ketua Harian LPTQ Kota Medan Damri Tambunan dan segenap Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan.
11 April 2026


