LensaDaily - Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Bara digelar guna memastikan percepatan pelaksanaan. Dalam rapat itu terungkap pemerintah secara resmi telah menyelesaikan penyusunan Dokumen Rencana Induk Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera (Renduk PRRP Sumatera).Rapat ini, Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap turut hadir secara daring dari Ruang Command Center Kantor Wali Kota Medan Jumat 27 Februari 2026. Rapat yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno dan diikuti para Menko, menteri, kepala daerah di wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar ini bertujuan untuk memastikan percepatan pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi.Dokumen strategis ini dirancang sebagai panduan utama dalam memulihkan wilayah terdampak bencana di pulau Sumatera secara komprehensif. Secara struktur, dokumen ini terbagi menjadi dua bagian utama. Pertama, Buku Utama yang berfungsi sebagai landasan kebijakan pusat dan kerangka kerja makro. Kedua, Lampiran Renduk PRRP Provinsi berisi rincian teknis untuk wilayah spesifik, yang mencakup Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Dalam rapat itu juga dinyatakan bahwa status dokumen ini dinyatakan telah selesai dan telah disampaikan secara resmi pada tanggal 15 Februari 2026. Penyerahan laporan tersebut ditujukan kepada Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan serta Menteri Dalam Negeri dengan tembusan yang disampaikan langsung kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam rapat daring itu, Zakiyuddin turut didampingi pimpinan perangkat daerah Pemko Medan, antara lain Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Yunita Sari, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Penataan Tata Ruang Kota John Ester Lase, dan Kadis Lingkungan Hidup Melvi Marlabayana.
27 Februari 2026Tag: sumut
LensaDaily - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menghadiri Perayaan Natal Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sumut yang dirayakan bersama warga korban banjir dan longsor, di Bernada Hall, Jalan Jamin Ginting No. 181, Medan, Selasa 23 Desember 2025 malam.Pada kesempatan tersebut, Bobby mengajak GAMKI Sumut untuk menebar kasih dan berperan aktif dalam upaya memulihkan masyarakat serta bangsa pascabencana.Perayaan Natal yang mengusung tema “Pulihkan Bangsa Kami” itu berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Natal tahun ini terasa berbeda karena dirayakan bersama warga yang terdampak bencana alam di sejumlah daerah di Sumut.Dalam sambutannya, Bobby Nasution menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah banjir dan longsor yang melanda Sumut di penghujung tahun 2025. Ia menyebutkan, bencana tersebut telah berdampak pada puluhan ribu rumah warga.“Di tengah sukacita Natal, kita masih menghadapi kondisi bencana. Lebih dari 20.000 rumah terdampak, bahkan data terakhir mencapai 24.000 rumah, mulai dari rusak ringan hingga hilang tersapu longsor,” ujar Gubernur Sumut.Bobby menegaskan bahwa perayaan Natal harus menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Menurutnya, pemulihan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga penguatan nilai kemanusiaan dan solidaritas.Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan antara manusia dan alam sebagai bagian dari upaya pencegahan bencana ke depan. Pemerintah Provinsi Sumut, kata Bobby, berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk perusakan lingkungan.Sementara itu, Ketua DPD GAMKI Sumut, Swangro Lumban Batu, mengajak seluruh kader dan umat Kristiani untuk menebar kasih melalui aksi nyata kepada masyarakat yang terdampak bencana.“Jangan tutup mata terhadap penderitaan saudara-saudara kita. Mari bahu-membahu membantu mereka yang masih di pengungsian maupun yang kehilangan harta benda. Inilah makna sejati dari tema ‘Pulihkan Bangsa Kami’,” ujarnya.Perayaan Natal tersebut juga diisi dengan doa bersama bagi para korban bencana serta penyerahan bantuan secara simbolis kepada warga terdampak sebagai wujud kepedulian dan solidaritas
24 Desember 2025LensaDaily - Langkah berani Pemko Medan meneken Pakta Integritas Data Driven Leadership bukan hanya mengguncang pola kerja lama yang penuh tumpukan kertas, tapi juga memikat perhatian Komisi Informasi (KI) Sumut yang tak sungkan menyanjung lebih maju dari daerah lainnya di Sumut terkait data informasi publik. Di balik gebrakan Medan Satu Data ini, sosok Wali Kota Medan Rico Waas kembali mencuri sorotan. Gayanya yang humanis dalam pendekatan, namun tajam dalam visi jangka panjang untuk membawa Medan menjadi kota yang mengambil keputusan berdasar data, bukan asumsi.Ketua KI Sumut, Abdul Haris Nasution, bahkan tidak menutupi apresiasinya. Menurutnya Pemko Medan selalu lebih maju dari daerah lainnya di Sumut terkait data informasi publik. "Penandatanganan pakta integritas ini adalah langkah yang tepat,” ujarnya usai acara Penandatanganan Pakta Integritas Data Driven Leadership Jumat (21/11) lalu. Ia menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik selalu bertumpu pada data. Dan Medan kini bukan hanya mengikuti standar, tetapi menaikkan standar itu sendiri.“Data Driven Leadership itu bisa dipilah dan dipilih, atau data yang sudah ada harus dievaluasi. Semua kembali kepada komitmen pimpinan OPD,” tegas Haris.Lebih lanjut Harris juga menjelaskan, di dalam keterbukaan informasi publik ada peraturan yang mengatur tentang standar layanan informasi publik. Dimana layanan informasi publik ini selalu berkaitan dengan data."Apa yang dilakukan Pemko Medan ini sebuah kemajuan bagi informasi publik. Oleh sebab itu ini harus berkelanjutan, jadi jika pucuk Kepemimpinan berganti harus ada yang meneruskan. Jangan ada anggapan dari Perangkat Daerah, Data Driven Leadership ini hanya saat ini saja," lanjutnyaDijelaskan Abdul Haris Nasution, Pakta Integritas ini menjadi salah satu pilot project. Jika sudah berjalan, nantinya dapat menjadi pembelajaran bagi Pemerintah kabupaten /Kota se- Sumatera Utara. "Pemko Medan sudah memulainya. mudah-mudahan di tahun 2026, Kota Medan sudah Go untuk Satu Data," pungkasnya.
23 November 2025LensaDaily - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengharapkan perayaan natal yang akan diselenggarakan Punguan Raja Sitanggang Dohot Boruna (Purasitabor) Provinsi Sumut bukan hanya sekadar ceremony, namun dapat membawa hikmat bagi kebaikan masyarakat.Harapan itu disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi dari Panitia Perayaan Natal Punguan Raja Sitanggang Dohot Boruna (Purasitabor) Provinsi Sumut, di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Senin 27 Oktober 2025."Yang terpenting bukan hanya acara ceremonynya saja, melainkan hikmat dari acara tersebut yang diharapkan dapat membawa kebaikan bagi masyarakat," kata Rico Waas.Dihadapan para pengurus dan ketua panitia perayaan natal itu, Rico Waas kemudian memberikan masukan agar dalam acara nantinya dapat ditampilkan apa saja pencapaian yang telah berhasil diraih oleh keluarga besar perkumpulan marga Sitanggang."Ini akan menjadi motivasi bagi anggota keluarga Sitanggang lainnya, untuk meraih kesuksesan yang sama," ujar Rico Waas seraya mengajak keluarga besar perkumpulan marga Sitanggang untuk bersama-sama mendukung dan merawat Kota Medan.Sementara itu Ketua panitia Purasitabor Provinsi Sumut, Nicodemus Sitanggang menyampaikan, acara perayaan natal tersebut rencananya akan diadakan pada tanggal 19 Desember 2025 mendatang bertempat di Tiara Convention Center."Peserta yang hadir diperkirakan sekitar 2.000 orang, dan mayoritas masyarakat yang berdomisili di kota Medan," bilangnya.Nicodemus juga menyebutkan, nantinya acara akan diawali dengan kebaktian, kemudian dilanjutkan dengan acara hiburan dan bakti sosial. Untuk itu dirinya beserta pengurus lainnya sangat mengharapkan kehadiran Wali Kota Medan di acara natal tersebut."Kami sangat mengharapkan kehadiran Bapak Wali Kota Medan dalam acara itu," harapnya.
27 Oktober 2025LensaDaily - Kota Medan tampil sebagai juara umum pada ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) XIX tingkat Provinsi Sumut. Para kafilah Kota Medan mendominasi ajang tersebut dengan 5 kafilah juara 1, juara 2 sebanyak 7 orang dan dua kafilah juara 3.Keberhasilan ini pun diapresiasi Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang bangga atas pencapaian para kafilah Kota Medan. Sebagai wujud rasa bangganya tersebut, orang nomor satu di Pemko Medan ini memberikan bonus.Ada 22 orang kafilah yang mendapatkan bonus setelah tampil apik di seleksi yang berlangsung di Gedung Astaka dan Kantor Dispora Sumut Jalan Pancing, 11 – 16 Juni 2025. Penyerahan bonus dilakukan suami Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Senin 6 Oktober 2025.Sebelumnya, Rico Waas dengan senyum penuh bangga menerima Piala Bergilir Juara Umum STQH XIX Provinsi Sumut 2025 dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kota Medan. Di mata Rico Waas, STQH merupakan ajang bergengsi dibanding ajang pencarian bakat lainnya. Sebab, STQH ini merupakan ajang pencarian bakat penghafal Al-Qur’an. Dikatakannya, tidak mudah untuk mencari anak yang memiliki bakat menghafal Al-Qur'an, apalagi di masa teknologi yang semakin berkembang saat ini, seperti mencari jarum dalam jerami.Tentunya hal ini, kata Rico Waas, menjadi tantangan bagi semua baik itu Pemko Medan maupun LPTQ Kota Medan, untuk mencari generasi muda yang memiliki bakat dan kemampuan sebagai penghafal Alquran."Saya apresiasi kepada para pemenang STQH XIX Sumut. Tentunya ini prestasi yang sangat baik dan luar biasa serta menjadi kebanggaan bagi Kota Medan,” kata Rico Waas.Dihadiri Ketua Harian LPTQ Kota Medan Damri Tambunan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Muhammad Sofyan, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Benny Sinomba Siregar, Plt Kabag Kesra Setda Kota Medan Agus Suryono, Kabag Umum Rasyid Ridho Nasution dan Plt Kabag Prokopim Muhammad Fitrah Josa Ritonga, Rico Waas berharap para pemenang STQH XIX Sumut bisa menjadi inspirasi penghafal Al-Quran bagi generasi muda Kota Medan.Rico Waas meminta semua pihak untuk lebih memberikan perhatian kepada para pemenang STQH ke depannya, khususnya masa depan mereka. Selain beasiswa untuk melanjutkan pendidikan, mereka juga berhak mendapatkan pekerjaan yang baik dan layak."Mereka ini berhak dan perlu mendapatkan perhatian kita semua agar memperoleh beasiswa dan mendapatkan pekerjaan. Mari kita jaga dan perhatikan masa depannya", seru Rico Waas sembari berharap kedepannya akan ada pemimpin Kota Medan penghafal Al-Qur'an.Sebelumnya, Ketua Harian LPTQ Kota Medan Damri Tambunan menyampaikan, sebanyak 22 orang mewakili Kota Medan mengikuti perlombaan 4 cabang dan 22 golongan di STQH XIX Tingkat Provinsi Sumut. Alhamdulillah, 5 peserta berhasil meraih juara 1, juara 2 sebanyak 7 orang dan juara 3 sebanyak 2 orang sehingga Kota Medan keluar sebagai juara umum.
07 Oktober 2025


