icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: suporter


HUT PSMS Medan ke-67, Bobby Nasution: Cita-cita Kita Jelas Liga 1

LensaDaily - Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyoroti perjalanan PSMS Medan di Liga 2 Pegadaian Championship musim 2025/2026 ini yang dipastikan gagal tampil di Liga 1 musim depan. Kompetisi musim 2026/2027 PSMS harus pun harus kuras keringat demi memenuhi ambisi ke Liga 1.Hal tersebut dikatakan Bobby Nasution saat perayaan hari jadi PSMS Medan ke-67 berlangsung hangat dan penuh harapan di Aula H Tengku H Rizal Nurdin, Selasa 21 April 2026 malam. Acara tersebut dihadiri suporter, manajemen, pemain, hingga panitia pelaksana pertandingan, menjadi momen refleksi sekaligus penegasan tekad untuk bangkit.“Mudah-mudahan kami dari unsur pemerintahan bisa terus men-support dan membantu PSMS sebaik-baiknya,” ujar Bobby dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung klub kebanggaan Sumatera Utara tersebut.Ia juga menyinggung kedekatan historis antara PSMS dan Sumatera Utara. Menurutnya, usia klub yang hanya terpaut dua tahun dari usia provinsi menjadi bukti bahwa PSMS bukan sekadar bagian kecil, melainkan elemen penting dalam perjalanan Provinsi Sumut â€śPSMS ini bukan hanya bagian kecil dari Sumatera Utara, tapi bagian pembentuk sejarah dan kekuatan Sumatera Utara. Sudah mendampingi Sumatera Utara selama puluhan tahun,” tegasnya.Bobby tak menutup mata terhadap naik-turun prestasi tim berjuluk Ayam Kinantan itu. Namun ia menegaskan target besar yang harus segera diwujudkan, yakni kembali ke Liga 1.“Hari ini kita memang masih berada di bawah Liga 1, tapi cita-cita kita jelas, masuk ke Liga 1. Ini jadi tanggung jawab kita semua. Kami siap membantu,” katanya.Bahkan, ia melontarkan pernyataan tegas kepada manajemen PSMS.“Kalau bisa di usia ke-77 nanti kita sudah ke Liga 1. Kalau belum juga, kami percaya kepada presiden klub. Tapi kalau belum tercapai, biarkan pemerintah provinsi mengambil alih, bahkan kalau perlu kita jadikan BUMD,” ucap Bobby.Sementara itu, Presiden PSMS, Fendi Jonathan, mengakui dukungan pemerintah memiliki peran besar bagi keberlangsungan tim musim ini.“Keberadaan PSMS pada musim ini tidak lepas dari dukungan dan perhatian dari Bapak Gubernur Sumatera Utara, mulai dari fasilitas tempat tinggal, lapangan latihan hingga penggunaan Stadion Utama Sumatera Utara,” ungkapnya.Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas hasil yang belum memuaskan musim ini, sekaligus janji untuk melakukan evaluasi menyeluruh.“Kami menyadari belum memberikan prestasi yang baik pada musim ini, untuk itu kami mohon maaf. Di momen ulang tahun ini, kami berdoa dan bertekad bisa ke Liga 1 dengan persiapan yang lebih panjang dan evaluasi yang lebih baik,” ujar Fendi.Perayaan ini turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut Mahfullah Pratama Daulay serta Wakil Wali Kota Binjai Hasanul Jihadi. Di tengah suasana penuh kebersamaan, satu harapan menggema: PSMS kembali bangkit dan mengukir sejarah baru di kancah sepak bola nasional.

22 April 2026

Bentrok Sesama Suporter PSMS Medan, Satu Motor Dibakar di Jalan Sisingamangaraja

LensaDaily - Kericuhan pecah di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Minggu (19/1/2025), usai pertandingan antara PSMS Medan melawan Sriwijaya FC. Bentrokan melibatkan dua kubu pendukung PSMS Medan dan berujung pada pembakaran satu unit sepeda motor.Insiden yang terjadi sekitar pukul 18.30 WIB ini juga diwarnai aksi kekerasan. Beberapa orang terlihat dipukul secara beramai-ramai, memicu kepanikan di lokasi. Kerumunan massa tak hanya membuat pengendara terhenti, tetapi juga memaksa pedagang kaki lima menyelamatkan dagangan mereka.“Sesama suporter PSMS Medan, bang. Gak tau kenapa, tiba-tiba ribut aja,” ujar seorang pria berkaus PSMS Medan yang menyaksikan kejadian tersebut.Puluhan polisi segera dikerahkan ke lokasi untuk meredakan situasi. Massa yang terlibat kerusuhan berhasil dibubarkan, sementara beberapa orang diamankan oleh aparat.Laga PSMS Medan melawan Sriwijaya FC sebelumnya berlangsung di Stadion Baharuddin Siregar, Lubukpakam. Pertandingan krusial ini dimenangkan PSMS Medan dengan skor 2-0, berkat gol Aidun dan Rachmat Hidayat di menit 27 dan 29. Sayangnya, kemenangan ini tercoreng akibat bentrokan yang mencoreng sportivitas antarsuporter.(Medan)

19 Januari 2025