icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: universitas


STOK Bina Guna Tampil di Grand Final NCFS 2026, Satu Grup Bersama Tuan Rumah dan Juara Bertahan

LensaDaily - Grand Final National Collegiate Futsal Serie (NCFS) 2026 akan menjadi panggung bagi tim futsal Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan (STOK) Bina Guna, PJKR STOKBIN, yang menjadi wakil Regional Medan. Babak akhir NCFS 2026 yang berlangsung di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada 3 sampai 7 Juni 2026 ini, PJKR STOKBIN satu grup bersama juara bertahan dan tim tuan rumah.Ketua STOK Bina Guna Dr dr Hj Liliana Puspa Sari, SPd, Mkes mengapresiasi perjuangan anak asuh Ahmad Zaki di kompetisi futsal bergengsi khusus mahasiswa tingkat nasional ini. Ia pun berharap Djana Bima Tandika dkk untuk mempersiapkan diri berlaga di Grand Final NCFS 2026 di Yogyakarta."Saya atas nama STOK Bina Guna dan juga pribadi, saya menyampaikan selamat atas perjuangan tim futsal STOK Bina Guna. Terima kasih atas perjuangan anak-anak di kompetisi ini, terima kasih atas hasil yang maksimal hingga berhasil meraih gelar Champions ini," ungkap wanita yang akrab disapa Lili itu, saat menyambut tim PJKR STOKBIN di kampus STOK Bina Guna Jalan Aluminium Raya, Senin 23 Mei 2026."Saya minta segera persiapkan diri lagi untuk pertandingan di Grand Final NCFS 2026 di Yogyakarta. Jaga nama baik kampus, orang tua dan diri sendiri. Saya minta junjung tinggi dan utamakan sportivitas. Tunjukkan kemampuan maksimal kalian tanpa berbuat kecurangan," pinta Lili yang didampingi Manajer Tim, Dicky Hendrawan, SPd M.MPd.Manajer Tim, Dicky Hendrawan, SPd M.MPd menambahkan, hasil NCFS 2026 Region Medan kiranya menjadi analisa dan evaluasi bagi pelatih atas segala kekurangan pemain. Kiranya, "Waktu yang semakin dekat Grand Final NCFS ini, saya minta pelatih evaluasi apa yang menjadi kelemahan tim saat NCFS 2026 Region Medan. Lawan di Grand Final NCFS ini para juara di masing-masing regional yang tentunya akan menghadapi lawan-lawan tangguh," katanya.Satu Grup dengan Juara Bertahan dan Tuan RumahDi Grand Final NCFS 2026 ini, PJKR STOKBIN dalam satu grup bersama juara bertahan dan tim tuan rumah. PJKR STOKBIN (Medan) satu pool di Grup B bersama STIE Indonesia (Jakarta) ; juara bertahan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda (Samarinda) ; Universitas Negeri Semarang (Semarang) dan tim tuan rumah Universitas Negeri Yogyakarta (Yogyakarta)."Kami berada di grup neraka. Tim-tim di Grup B ini ada juara bertahan juga tuan rumah dan tim lain yang diunggulkan. Saya akan fokuskan pemain pada tactical ofensif. Tentunya apa yang menjadi catatan tim di babak regional harus cepat kami evaluasi dan minimalisir kesalahan yang terjadi," sebut Pelatih PJKR STOKBIN, Ahmad Zaki.Di partai final NCFS 2026 Region Medan, PJKR STOKBIN berhadapan dengan juara bertahan, FIKK Unimed. Laga yang berlangsung di GOR Futsal Dispora Sumut pada Sabtu 23 Mei 2026, PJKR STOKBIN menasbihkan sebagai champions yang menaklukkan FIKK Unimed lima gol tanpa balas.Lima gol dicetak PJKR STOKBIN, Yoggy Pratama, M Habib Affandi (2 gol), Radika Aditia dan Naufal Setiawan. Kemenangan ini juga membalaskan dendam STOK Bina Guna atas Unimed yang kalah 2-0 pada ajang yang sama edisi 2025 lalu.Gelar juara ini, tim futsal STOK Bina Guna meraih tiga gelar lainnya. Yakni, Pelatih terbaik (Ahmad Zaki) ; Pemain Terbaik (Radika Aditya) dan Kiper Terbaik (Imam Al Hafizh Harahap).Tim Futsal STOK Bina Guna PJKR STOKBINManajer Tim: Dicky Hendrawan, SPd M.MPdCoach : Ahmad ZakiTegar Jaya Kesuma (kiper)Imam Al Hafizh Harahap (kiper)Rafli Alifiansyah Siregar (pivot)Rizky Aditya (anchor)Abdi Syahputra (pivot)Azmi Ramadhan (flank)Radika Aditya (flank)Yoggy Pratama Chan (anchor)Arjuna (pivot)Naufal Setiawan (anchor)Mhd Habib Affandi (flank)Ody Elmahdi (anchor)Djana Bima Tandika (flank)Mhd Khadafi (flank)

25 Mei 2026

Selayang Juara Umum MTQ ke-59 Medan, Transaksi UMKM Capai Rp500 Juta

LensaDaily - Gelar juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-59 tingkat Kota Medan tahun 2026 kembali dinobatkan kepada kontingen Kecamatan Medan Selayang. Sementara itu posisi ke II diraih oleh Kecamatan Medan Sunggal, disusul Kecamatan Medan Barat di peringkat ke III.Piala bergilir MTQ Kota Medan diserahkan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan, M. Sofyan kepada Camat Medan Selayang, Muhammad Husnul Hafis sekaligus menjadi penanda berakhirnya perhelatan MTQ ke-59 tingkat Kota Medan yang telah berlangsung dari tanggal 11-18 April 2026 di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Sabtu 18 April 2026 malam.Penutupan MTQ tahun ini ditandai dengan pemukulan bedug oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan, M.Sofyan beserta unsur forkopimda yang hadir, kemudian dilanjutkan dengan penurunan bendera MTQ, untuk selanjutnya diserahkan kepada Kecamatan Medan Petisah selaku tuan rumah MTQ ke-60 tingkat Kota Medan tahun 2027.Dalam sambutan tertulis Wali Kota Medan yang dibacakan M. Sofyan, menyampaikan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wadah dalam membentuk karakter generasi yang berakhlak dan berbudaya.​"MTQ sejalan dengan misi kita yang menjadikan Medan sebagai kota yang kuat dalam nilai multikultural," kata M.Sofyan.MTQ bilang M. Sofyan lagi, tidak hanya mendorong sisi religius, namun juga mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif yang memberikan ruang bagi usaha masyarakat untuk berkembang."Saya sudah melihat langsung berbagai stan dan kerajinan, ada yang menampilkan potret dari kopi, makanan khas, kerajinan tas dan produk lainnya yang menunjukkan potensi ekonomi kreatif masyarakat," bilang M.Sofyan.Melalui perhelatan MTQ ini, dirinya mengajak umat muslim yang ada di Kota Medan untuk tidak hanya membaca Alquran, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai nya dalam kehidupan sehari-hari."Kota Medan terus berupaya menjadi kota yang inklusif, maju dan berkelanjutan dengan mengedepankan nilai-nilai keagamaan dan sosial. Untuk itu, sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam menjaga keharmonisan dan ketertiban di tengah masyarakat yang heterogen," pungkasnya.Selain para pemenang MTQ, dalam kesempatan itu juga di umumkan pemenang stan dan pawai ta'arur terbaik.Sebelumnya, Kabag Kesra Setda Kota Medan, Agus Maryono dalam laporannya menyebutkan MTQ ke-59 tingkat Kota Medan tahun 2026 ini diikuti sebanyak 692 peserta dari utusan Kecamatan, Madrasah Aliyah (negeri/swasta), serta pondok pesantren se-Kota Medan.​Salah satu capaian yang menonjol dalam gelaran tahun ini adalah dampak ekonominya bagi masyarakat. Dimana bilang Agus, Pemko Medan memfasilitasi stand bagi pelaku UMKM secara gratis selama acara berlangsung."Total transaksi UMKM selama penyelenggaraan MTQ ke-59 mencapai Rp590.769.000," sebut Agus.Lebih lanjut Agus mengatakan, para pemenang MTQ kali ini tidak hanya mendapatkan trofi penghargaan dan uang pembinaan saja, melainkan juga mendapatkan beasiswa dari tiga Universitas terkemuka yang ada di Kota Medan."Tiga perguruan tinggi turut memberikan apresiasi berupa beasiswa pendidikan selama 8 semester bagi para pemenang. Total terdapat 75 kuota beasiswa yang tersedia, diantaranya Universitas Cut Nyak Dhien sebanyak 30 beasiswa, UMSU 30 beasiswa dan Universitas Panca Budi 15 beasiswa," jelas Agus.

19 April 2026