icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: virus


Musim Pancaroba Flu dan Demam Mendominasi di Medan, Ini Imbauan Dinkes

LensaDaily - Memasuki musim pancaroba dengan cuaca panas dan hujan yang terjadi belakangan ini di Kota Medan, akan terdampak pada penyakit panas badan dan flu yang rentan dan didominasi menyerang anak-anak di usia dini. Masyarakat pun diimbau selalu menjaga kesehatan."Betul. Paling banyak demam, flu, pada anak-anak. Terkait flu ini ada kaitan dengan daya tahan tubuh. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh dengan nutrisi makanan yang nutrisinya cukup, istirahat yang cukup, kebersihan diri, dan jaga kehangatan badan," jelas Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Medan, dr Irliyan Saputra, Sp.OG, Senin 13 Oktober 2025.Irliyan Saputra menyarankan dengan kondisi dingin dan turun hujan, bisa menggunakan pakaian yang lebih tebal untuk menghangatkan badan. Termasuk, penuhi cakupan konsumsi makanan untuk meningkatkan ketahanan tubuh."Paling penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh, istirahat cukup dan nutrisi. Termasuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. Terkait yang terkena sakit, kita imbau jaga jarak sama yang sehat. Karena, flu ini kan virus," kata Irliyan Saputra.Selain itu, Irliyan Saputra juga mengimbau masyarakat, bila mengalami sakit untuk segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat, agar segera sembuh dan tidak terjadi penularan ke orang sekitarnya. "Jangan pernah menunda-nunda untuk berobat kalau memang ada keluhan bisa langsung ke Faskes. Untuk gejala ringan bisa langsung ke Puskesmas atau klinik terdekat," ucap Plt Kadinkes Kota Medan itu.Disinggung soal hunian rawat inap rumah sakit hampir full karena banyak anak-anak dan lanjut usia (Lansia) sakit dengan keluhan diderita flu dan demam. Irliyan Saputra tidak membantah itu, tapi untuk data belum diterima dari masing-masing rumah sakit di Kota Medan. "Memang full. Iya, banyak yang demam tinggi, flu. Jadi, makin cepat pengobatan, makin cepat kesembuhannya. Itu imbauan kita untuk menjaga kesehatan," jelas Irliyan Saputra. Irliyan Saputra mengatakan untuk menjaga kesehatan, tidak lepas diiringin, untuk jaga kebersihan lingkungan dan kebersihan diri. Karena, dikhawatirkan kalau ada botol-botol, kaleng yang tidak dibuang dan menampung air bisa rawan menjadi demam berdarah."Intinya, tetap jaga kesehatan dan lingkungan. Termasuk jangan lupa menyempatkan diri untuk berolahraga untuk menjaga tubuh fit dan bugar selalu," sebut Irliyan Saputra. Disisi lain, Irliyan Saputra mengatakan pihaknya juga menurunkan tim kesehatan di posko pengungsian banjir seperti di Kecamatan Medan Johor dan Kecamatan Medan Labuhan, yang dilanda banjir. "Ada. Di posko-posko pengungsian kita turunkan tim kesehatan dari puskesmas. Di daerah Kwala Bekala ada di dua masjid. Di daerah Labuhan kita ada di Masjid Al-Ikhlas, dan ke kawasan yang di tinjau pak Wali kemaren. Iya, untuk mengecek kesehatan para pengungsi yang terdampak banjir," kata Irliyan Saputra.

13 Oktober 2025

Wakil Ketua DPRD Minta Pemko Medan Fokus Cegah Masuknya HMPV

LensaDaily - Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hadi Suhendra meminta Pemko Medan untuk fokus dalam mencegah masuknya Human Metapneumovirus (HMPV) ke Kota Medan. Sebagai ibu kota Provinsi Sumut, Kota Medan merupakan salah satu kota yang sering dikunjungi warga dari luar provinsi, bahkan warga dari luar negeri. "Meskipun HMPV sudah ditemukan di Indonesia, namun sampai saat ini Sumatera Utara, khususnya Kota Medan belum ada menemukan kasus HMPV. Ini harus menjadi perhatian Pemko Medan untuk mencegah masuknya HMPV ke Kota Medan," ucap Suhendra, Selasa (14/1/2025). Suhendra menyebut pencegahan virus yang menyerang saluran pernapasan tersebut harus dicegah semaksimal mungkin agar tidak masuk ke Kota Medan. â€œJangan setelah virus itu masuk ke Kota Medan baru semuanya sibuk. Dari sekarang harus kita cegah, sebab mencegah lebih baik dari pada mengobati. Kita tidak mau kondisi ini nantinya menyusahkan masyarakat seperti saat kita mengalami Pandemi Covid-19," tegas politisi Golkar ini. Mengingat HMPV cukup rentan terhadap sejumlah kelompok masyarakat, khususnya lansia dan anak-anak, maka Suhendra meminta Pemko Medan melalui OPD-OPD terkait untuk melakukan langkah-langkah preventif terhadap kelompok-kelompok tersebut. â€œKita minta Dinas Kesehatan Kota Medan melalui puskesmas-puskesmasnya dapat mendata dan melakukan pengecekan kesehatan kepada warga lansia di sekitarnya. Terlebih, bila warga lansia tersebut baru saja melakukan perjalanan dari luar provinsi maupun luar negeri ataupun melakukan kontak dengan orang-orang yang dimaksud," katanya. Suhendra juga mengingatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan agar terus mensosialisasikan pentingnya penerapan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk siswa-siswa sekolah. â€œAnak-anak kita di sekolah harus diajarkan pentingnya menerapkan PHBS. Bila ada siswa yang mengalami demam, flu ataupun gejala lainnya yang mengarah pada gejala-gejala HMPV, maka sebaiknya segera diperiksakan ke fasilitas pelayanan kesehatan dan beristirahat di rumah," ucapnya. (Medan)

14 Januari 2025