Lainnya
LensaDaily - Daya tahan berstandar militer, performa tinggi, fitur kolaborasi berbasis Artificial Intelligence (AI), dan keamanan sekelas enterprise menjadi karakteristik kuat ASUS Expert Series yang resmi diperkenalkan di Kota Medan, Kamis 6 November 2025. ASUS Expert Series yang menegaskan komitmennya sebagai mitra teknologi andal bagi para profesional, pelaku bisnis, dan institusi di Sumatera Utara dan sekitarnya. Mengusung pesan Trusted by IT Experts, Built for Worry-Free Business, ASUS mendemonstrasikan bagaimana rangkaian produk yang terdiri dari laptop ASUS ExpertBook P1403CVA, desktop ExpertCenter P500MV, dan ASUS ExpertCenter P440VA All-in-One PC dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja modern yang dinamis.“Kami melihat Sumatera Utara sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dan kreativitas yang sangat dinamis di Indonesia. Oleh karena itu, kami hadir untuk memperkenalkan solusi komputasi yang dapat menyatu dengan gaya kerja para profesional di sini, terutama di era kerja hybrid yang menuntut mobilitas dan efisiensi,” ujar Eric Khoven, Deputy Director of Commercial Products, ASUS Indonesia di Medan.Setiap perangkat dalam Expert Series, Eric menyebutkan, dirancang sebagai partner produktivitas yang tangguh, ringan, dan aman. “Dengan fitur AI on-device dan keamanan enterprise, kami ingin memastikan pengguna dapat bekerja dengan nyaman dan worry-free, sejalan dengan komitmen kami mendukung pertumbuhan ekosistem bisnis dan digitalisasi di Sumatera Utara,” sebutnya.Dalam kesempatan ini, ASUS menyoroti bagaimana tren kerja modern, seperti model hybrid, serta percepatan adopsi AI di dunia kerja yang menurut survei McKinsey 2024 telah mencapai 78% di berbagai organisasi, membutuhkan perangkat yang lebih dari sekadar alat kerja biasa. Menjawab tantangan tersebut, ASUS Expert Series hadir sebagai ekosistem lengkap yang relevan dengan kebutuhan kerja harian.Tangguh untuk Realita Kerja Modern: Durabilitas Berstandar MiliterUntuk menjawab tantangan lingkungan kerja dinamis, seluruh lini ASUS Expert Series lulus uji daya tahan berstandar militer MIL-STD-810H. Pengujian mencakup ketahanan terhadap benturan, getaran, suhu ekstrem dan tekanan pada port.Fitur tambahan seperti keyboard tahan tumpahan air, chassis metal yang ringan dan struktur internal yang diperkuat memastikan perangkat siap digunakan di mana saja. Durabilitas seperti ini tidak hanya melindungi perangkat, tapi juga menjaga produktivitas dan menekan potensi kerugian akibat downtime atau servis mendadak. Dan seluruh varian ASUS ExpertBook dan ASUS Expert Series meanwarkan performa andal untuk operasional harian.ASUS ExpertBook P1 SeriesASUS ExpertBook P1 Series hadir dalam ukuran 14 dan 15 inci, dilengkapi prosesor hingga Intel® Core™ i7 generasi ke-13, penyimpanan hingga 1TB, dan RAM hingga 64GB DDR5. Dengan bobot hanya 1,4 kg dan uji ketahanan MIL-STD-810H, laptop ini menawarkan portabilitas dan daya tahan yang dibutuhkan profesional modern. Fitur ASUS AI ExpertMeet membantu kolaborasi lintas bahasa, mencatat poin rapat secara otomatis, dan menjaga keamanan data selama konferensi video.ExpertCenter P500 Mini TowerExpertCenter P500 Mini Tower dirancang untuk bisnis yang membutuhkan performa tinggi dan efisiensi energi. Didukung prosesor hingga Intel® Core™ i7 dengan TDP 95W, desktop ini menawarkan performa 30% lebih baik dibanding kompetitor di kelasnya. Sistem pendingin ASUS Tower Air Cooler meningkatkan disipasi panas hingga 4x lebih baik dari desain standar. Dilengkapi ASUS ExpertMeet dan ASUS ExpertGuardian, perangkat ini siap mendukung produktivitas sekaligus melindungi data bisnis.ExpertCenter P400 AiOExpertCenter P400 AiO hadir dalam pilihan layar 23,8 inci dan 27 inci FHD dengan bezel tipis dan desain hemat ruang. Ditenagai prosesor hingga Intel® Core™ i7 dan RAM hingga 32GB DDR5, PC ini menawarkan kinerja mulus untuk multitasking. Audio Dolby Atmos dan kamera AI dengan fitur auto-framing serta noise cancellation menjadikannya ideal untuk komunikasi profesional. Desain VESA mount dan opsi penyesuaian tinggi membuatnya fleksibel untuk berbagai kebutuhan ruang kerja.Kolaborasi Cerdas dengan Fitur AI TerintegrasiSeluruh varian ASUS ExpertBook dan ASUS Expert Series dilengkapi AI ExpertMeet, sebuah platform kolaborasi cerdas yang terintegrasi langsung di dalam perangkat. Fitur seperti transkripsi otomatis, ringkasan rapat berbasis AI, dan terjemahan real-time dapat meningkatkan efisiensi meeting dalam satu klik. Ada juga fitur AI Camera yang mampu melakukan auto-framing, eye contact correction, hingga latar blur pintar, perangkat ini membantu pengguna tampil profesional di setiap sesi video call. Dengan AI yang berjalan langsung dari perangkat (on-device), pengguna mendapatkan manfaat efisiensi dan keamanan sekaligus, tanpa ketergantungan pada koneksi cloud atau risiko kebocoran data sensitif.Dukungan Jangka Panjang Hingga 5 TahunSebagai bagian dari komitmennya, ASUS menyediakan ekosistem layanan kelas enterprise untuk seluruh lini Expert Series. Dukungan ini mencakup opsional perpanjangan garansi hingga 5 tahun, pembaruan sistem berkala, dan jaminan ketersediaan suku cadang, untuk memastikan total biaya kepemilikan yang lebih rendah dan keandalan jangka panjang.“Perangkat bisnis adalah mitra produktivitas jangka panjang," tambah Eric. "Dengan dukungan purna jual yang komprehensif seperti garansi hingga lima tahun, kami ingin memastikan pengguna bekerja dengan nyaman dan worry-free di setiap fase penggunaan perangkat,” tutupnya.
06 November 2025LensaDaily - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan tengah mempersiapkan diri menuju pelayanan 'Go Digital' kepada masyarakat. Hal itu, bertujuan untuk meningkatkan pelayanan yang berkualitas dan profesional. "Kita lagi mencanangkan Bapenda 'Go Digital', sesuai dengan arahan bapak Walikota Medan untuk mendigitalisasi Bapenda kota medan," ungkap Kepala Bapenda Kota Medan, M Agha Novrian, kepada wartawan, Jumat (10/10/25).Agha mengungkapkan Bapenda Medan akan melakukan digitalisasi dari berbagai aspek. Baik data wajib pajak hingga objek pajak. Adapun langkah yg di ambil sebelum diterapkan digitalisasi, yaitu terlebih dahulu dilakukan sinkronisasi data yang di perlukan."Dari berbagai aspek harus digitalisasi, data. Jadi di harapkan kertas ini tidak menggunung lagi dan juga dapat mempersingkat waktu pelayanan, serta harapannya bisa lebih cepat dari standar pelayanan yang diterapkan," kata Agha. "Dalam digitalisasi, salah satunya kita akan melakukan sinkronisasi data, PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) dan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) yang saat ini semuanya masih dalam bentuk kertas cetak," sambung Agha.Mantan Sekretaris Dinas Kominfo Kota Medan itu, menjelaskan digitalisasi akan direalisasikan dalam beberapa metode, agar dalam pelayanan dapat diakses dengan mudah dan di harapkan pelayanan cepat juga dapat dimanfaatkan melalui smart phone wajib pajak."Dengan kemudahan digitalisasi ini, diharapkan apabila ada permohonan pelaporan atau pun pengurusan pajak, cukup hanya sekali saja pemohon datang ke kantor untuk di verifikasi data dan di tahun depannya, hanya cukup melakukan sinkronisasi data saja. karena di awal sudah kita verifikasi keabsahannya. Lalu, bisa melakukan verifikasi akses secara online saja," jelas Agha. Agha menjelaskan Bapenda Medan 'Go Digital', akan dilakukan secara bertahap, pada tahun 2026 dilakukan sosialisasi pelayanan pajak secara digitalisasi dan online. Lalu, di tahun 2027 diterapkan dan direalisasikan pelayanan digitalisasi tersebut. "Jadi, menuju e-SPPT, sudah tidak ada lagi kertas kita antarkan tapi semua dilakukan secara digitalisasi," ungkap Agha. Agha menjelaskan untuk saat ini, Bapenda Kota Medan masih menerapkan Nomor Objek Pajak (NOP) bagi wajib pajak. Dengan mencanangkan Bapenda 'Go Digital' ini kedepannya, cukup menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sudah terintegrasi ke seluruh pajak yang terdaftar yaitu sebagai NPWPD (Nomor Pokok Wajib Pajak Daerah).Atas hal itu, Agha mengatakan akan bersinergi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan, untuk melakukan sinkronisasi data sesuai dengan NIK yang telah valid."Bicara dengan NIK, sekarang NOP, di surat pajak nantinya bukan lagi NOP, tapi NIK. Adapun tujuannya agar mendukung Medan satu data salah satunya adalah penunggalan data perpajakan daerah. Saat ini Bapenda lagi proses untuk sertifikasi ISO 27001 yang ditargetkan tahun ini selesai, agar kami bisa mengakses nomor kependudukan untuk selanjutnya baru dilakukan sinkronisasi data," tutup Agha.(Medan)
10 Oktober 2025LensaDaily - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong mahasiswa dan generasi muda untuk menjadi pencipta, bukan hanya penikmat teknologi. Hal penting dan utama, Rico Waas menginginkan warganya tidak boleh ketinggalan dalam arus perubahan teknologi.Hal ini dikatakan Rico Waas saat diskusi penting bertajuk “Urban Transformation In The Cyber Era” yang digelar Digital Literacy Access bersama Fakultas Vokasi Universitas Sumatera Utara di Bioskop CGV Focal Point Mall di Jalan Ringroad, Jumat 26 September 2025.Tak hanya menghadirkan mahasiswa dan pembicara dari kalangan praktisi, tetapi juga mendapat dukungan langsung dari Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Medan. Di acara ini, Rico Waas menyampaikan pesan, Kota Medan tidak boleh ketinggalan dalam arus perubahan teknologi. Untuk menjadikan Kota Medan sebagai smart city, menurut Rico Waas, lebih dahulu harus menyiapkan masyarakatnya secara intelektual, bagaimana bisa beradaptasi dan memanfaatkan teknologi digital. Rico Waas menggambarkan bagaimana transformasi digital mengubah wajah kehidupan sehari-hari. Dulu, pernah menggunakan tustel (kamera saku analog), lalu beralih ke handphone BlackBerry. Sekarang, semuanya sudah berubah menjadi smartphone dan teknologi smart lainnya. Untuk itu, Rico Waas berpesan agar masyarakat harus siap beradaptasi dengan teknologi digital dan memanfaatkannya dengan baik, bukan hanya sebagai penikmat, tapi juga menjadi bagian dari menciptakan dan mengembangkan teknologi digital tersebut. Di balik kemajuan teknologi, Rico Waas melihat ada tantangan serius yakni keamanan data yang penting untuk dijaga. Dalam era digital ini, keamanan cyber sangat penting untuk menjaga keamanan data dan informasi. Dikatakan Rico Waas, penyalahgunaan teknologi dapat menyebabkan kerugian besar bagi individu maupun masyarakat. Terkait itulah mengapa suami Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas ini, menilai forum yang digelar itu sangat relevan. “Talk show Urban Transformation In The Cyber Era ini sangat bagus sekali. Melalui pertemuan ini dapat membuka pikiran kita tentang bagaimana beradaptasi dalam transformasi digital, termasuk soal cyber security yang kini dinilai paling mahal,” ungkapnya.
27 September 2025


