icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: asn


Bobby Nasution Geram Kasus ASN Ditangkap Polisi karena Vape Narkoba, Ternyata Tugas di Biro Perekonomian Pemprov Sumut

LensaDaily - Penangkapan oknum aparatur sipil negara (ASN) berinisial FIS (25) oleh Satnarkoba Polrestabes Medan bikin Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution geram. Bobby menegaskan, ASN yang terlibat penyalahgunaan narkoba harus diberikan sanksi berat, bahkan tidak menutup kemungkinan diberhentikan jika terbukti bersalah dan divonis pidana di atas dua tahun.“Kalau memang hukumannya nanti di atas dua tahun, bisa kita pecat. Kalau bisa hukumannya berat sekalian,” tegas Bobby kepada wartawan, Kamis 21 Mei 2026.Menurut Bobby, informasi penangkapan ASN yang terungkap berdinas di lingkungan Biro Perekonomian Pemprov Sumut tersebut sudah diterimanya dari Sekda dan BKD Sumut. Ia pun langsung meminta agar proses penindakan dilakukan tegas tanpa toleransi.“Kita sudah ingatkan berkali-kali, masih juga melanggar,” ujarnya.Bobby mengatakan, status ASN tersebut saat ini masih menunggu proses hukum dari kepolisian. Namun, Pemprov Sumut memastikan akan mengambil tindakan sesuai aturan kepegawaian yang berlaku.“Sekarang kita tunggu proses dari Polres, tapi saya tadi sudah bilang, kalau memang salah ya dijatuhkan hukuman saja yang berat,” katanya.Dalam kesempatan itu, Bobby juga menyinggung rencana penguatan regulasi terkait pemberantasan narkoba di Sumut. Ia mengaku sudah meminta agar rancangan peraturan daerah (Perda) segera diajukan ke DPRD Sumut tahun ini.“Sudah kita bahas dengan DPRD. Kita minta tahun ini bisa masuk agenda supaya cepat dibahas dan diputuskan,” ucapnya.Sebelumnya, seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sumut, ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Medan atas dugaan peredaran vape mengandung  narkoba pada Selasa 19 Mei 2026. Dari tangan jebolan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) itu, petugas menyita 1 vape dengan kandungan narkoba yang diselipkan dalam tumpukan roti tawar.Informasi yang dihimpun di Polrestabes Medan menyebutkan, penangkapan oknum ASN berinisial FIS (25) warga Kabupaten Batubara itu dilakukan usai petugas menerima informasi dari masyarakat, perihal aktivitas mencurigakan pelaku yang sering menerima paket barang kiriman di rumah kost di Kel Babura, Kec Medan Baru tempat tinggal FIS selama di Kota Medan.Dari hasil penyelidikan, petugas kemudian mendapati pelaku yang baru tiba di rumah kost, membawa satu bungkus roti tawar yang kemasannya tidak seperti roti tawar baru pada umumnya.Saat digeledah, disitulah petugas menemukan satu bungkus vape berlogo Batman, disimpan dalam tumpukan roti tawar yang dibawanya.

21 Mei 2026

Terima Paket Vape Narkoba dalam Kemasan Roti, Oknum ASN Pemprov Sumut Ditangkap Polrestabes Medan

LensaDaily - Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sumut, ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Medan atas dugaan peredaran vape mengandung  narkoba pada Selasa 19 Mei 2026. Dari tangan jebolan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) itu, petugas menyita satu vape dengan kandungan narkoba yang diselipkan dalam tumpukan roti tawar.Informasi yang dihimpun di Polrestabes Medan menyebutkan, penangkapan oknum ASN berinisial FIS (25) warga Kabupaten Batubara itu dilakukan usai petugas menerima informasi dari masyarakat, perihal aktivitas mencurigakan pelaku yang sering menerima paket barang kiriman di rumah kost di Kel Babura, Kec Medan Baru tempat tinggal FIS selama di Kota Medan.Dari hasil penyelidikan, petugas kemudian mendapati pelaku yang baru tiba di rumah kost, membawa satu bungkus roti tawar yang kemasannya tidak seperti roti tawar baru pada umumnya.Saat digeledah, disitulah petugas menemukan satu bungkus vape berlogo Batman, disimpan dalam tumpukan roti tawar yang dibawanya.“Penangkapan ini merupakan respon kami atas informasi dari masyarakat. Dalam kasus ini, kami menyita satu bungkus vape narkoba yang kandungannya etomidate,” ungkap Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha.Terkait dengan peran FIS dalam kasus Vape narkoba ini, Rafli menyebut pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Pihak Kepolisian, juga masih mengejar jaringan - jaringan pelaku lainnya, untuk membongkar praktek peredaran Vape narkoba yang melibatkan oknum ASN ini.“Tim kami masih bekerja, kami masih mendalami keterangan pelaku, termasuk perannya dalam kasus ini apakah sebatas pengguna atau justru masuk dalam jaringan. Kami akan sampaikan perkembangan lebih lanjut,” pungkas Rafli.

21 Mei 2026

Gelar Rakor, DPRD Medan Tekankan Disiplin ASN dan Penerapan Manajemen Talenta

LensaDaily - Komisi 1 DPRD Kota Medan menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Medan, Inspektorat Kota Medan, serta Bagian Hukum Setda Kota Medan dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan di bidang pemerintahan dan hukum, yang berlangsung Senin 6 April 2026.Rapat koordinasi itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Zulkarnaen, yang juga bertindak sebagai Koordinator Komisi 1, didampingi Wakil Ketua Komisi 1, Dr. Drs. H. Muslim, M.S.P., serta dihadiri para anggota Komisi 1 DPRD Kota Medan. Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu strategis dibahas, khususnya terkait kepegawaian.Rapat tersebut menekankan mulai dari penegakan disiplin dan kepatuhan terhadap peraturan pegawai, pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN), hingga penerapan mekanisme manajemen talenta dalam sistem birokrasi Pemko Medan.Selain itu, rapat juga menyoroti berbagai persoalan yang kerap muncul dalam proses pengangkatan dan pemberhentian kepala lingkungan di Kota Medan, yang dinilai perlu dilakukan secara transparan, objektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.Komisi 1 DPRD Kota Medan menegaskan kepada BKPSDM agar penerapan manajemen talenta benar-benar dijalankan secara konsisten dalam proses seleksi pejabat administrator, pengawas, hingga pimpinan tinggi pratama."Langkah ini dinilai penting guna memastikan terwujudnya birokrasi yang profesional, kompeten, dan berintegritas," jelas Zulkarnaen.Di sisi lain, lanjut Politikus Partai Gerindra ini, Komisi 1 juga mendorong Inspektorat Kota Medan untuk meningkatkan pengawasan serta bertindak tegas terhadap ASN yang terbukti melakukan pelanggaran. "Bentuk pelanggaran tersebut antara lain praktik pungutan liar (pungli), penyalahgunaan jabatan, keterlibatan dalam penggunaan narkoba, hingga aktivitas judi online yang dapat merusak citra Pemerintah Kota Medan," terangnya.Zulkarnaen menegaskan, melalui rapat koordinasi ini, DPRD Kota Medan berharap tercipta tata kelola pemerintahan yang lebih baik, bersih, dan berwibawa. "Sehingga mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat," pungkasnya.

07 April 2026

Pimpin Apel Pasca Lebaran, Rico Waas Ajak ASN Pemko Medan Tancap Gas Percepat Bangun Kota

LensaDaily - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk kembali fokus bekerja dan “tancap gas” dalam melayani masyarakat serta membangun Kota Medan ke arah yang lebih baik. Hal tersebut dikatakan Rico Waas saat memimpin apel perdana pasca libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di halaman Kantor Wali Kota Medan, Rabu 25 Maret 2026.Apel yang dihadiri  Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap, Sekda Wiriya Alrahman dan segenap Pimpinan Perangkat Daerah, Camat, Lurah, hingga jajaran direksi perusahaan daerah ini menjadi momentum awal untuk mengembalikan ritme kerja setelah bulan Ramadan dan libur Lebaran.“Apel pagi hari ini memiliki makna lebih dari sekadar rutinitas. Ini adalah momentum untuk menata kembali ritme kerja, menegaskan tanggung jawab, serta menyelaraskan arah pengabdian kita kepada masyarakat,” kata Rico Waas.Mengawali arahannya, Rico Waas juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh jajaran Pemko Medan, seraya mengajak menjadikan semangat Ramadan sebagai kekuatan moral dalam menjalankan tugas pemerintahan.Rico Waas juga menyampaikan visi pembangunan Kota Medan ke depan, yakni mewujudkan Medan Berdaya yang inklusif, maju, dan berkelanjutan melalui semangat Transformasi Medan Satu Data.Menurut Rico Waas, pembangunan kota harus dilakukan secara terarah, berbasis data, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. “Ke depan, setiap kebijakan tidak boleh hanya berdasarkan perkiraan, tetapi harus berbasis data dan riset agar tepat sasaran,” tegasnya.Selanjutnya Rico Waas juga menekankan sejumlah prioritas pembangunan, di antaranya penguatan identitas kota berbasis budaya dan multikulturalisme, pemerataan pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berbasis digital.Selain itu, Rico Waas memberi perhatian khusus pada penataan kota, kebersihan lingkungan, serta kedisiplinan masyarakat dalam menaati aturan. Ia meminta camat, lurah, dan perangkat daerah memastikan kebersihan wilayah hingga ke tingkat lingkungan terkecil.“Kota ini harus bersih, tertib, dan teratur. Tidak hanya di pusat kota, tetapi juga hingga ke wilayah pinggiran. Hal ini sejalan dengan program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto melalui gerakan ASTRI", ujar Rico Waas.Di sektor fasilitas publik, Rico Waas mengingatkan pentingnya menjaga dan merawat aset yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Ia juga menyoroti perlunya peningkatan penerangan jalan di kawasan rawan guna mencegah kecelakaan dan tindak kejahatan. Termasuk mengaktifkan 2.001 poskamling di seluruh wilayah Kota Medan."Saya ingin di tahun ini seluruh poskamling di 2.001 lingkungan aktif agar siskamling dapat berjalan", ucap Rico Waas.Sementara itu, dalam bidang sosial, Pemko Medan tahun ini menargetkan tambahan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) bagi 10.000 warga. Rico Waas menegaskan bantuan tersebut harus tepat sasaran dan berbasis data.Tak hanya itu, Rico Waas juga menyoroti persoalan kesehatan, khususnya masih ditemukannya kasus gizi buruk di Kota Medan. Dirinya meminta seluruh jajaran kewilayahan aktif melakukan pendataan dan penanganan cepat terhadap kasus serupa.“Tidak boleh ada lagi anak dengan gizi buruk di kota ini. Jika ditemukan, segera laporkan dan bawa ke fasilitas kesehatan untuk ditangani,” tegas Rico Waas.Di sisi lain, Rico Waas juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelatihan keterampilan, penguatan UMKM, serta pemanfaatan platform digital agar pelaku usaha lokal dapat naik kelas. Di akhir sambutannya, Rico Waas menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.“Jangan ada lagi pungli, jangan ada pelayanan yang berbelit. Kita harus bekerja dengan tulus, ikhlas, dan penuh integritas,” pesan Rico Waas.Rico Waas juga mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan momentum Idul Fitri sebagai titik awal semangat baru dalam membangun Kota Medan.“Libur sudah selesai, mari kita tancap gas. Selesaikan pekerjaan yang tertunda dan bersama-sama kita perbaiki Kota Medan yang kita cintai,” pungkas Rico Waas.Usai apel, Wali Kota Medan Rico Waas dan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap bersama Sekda bersalaman dan saling memaafkan dengan Pimpinan Perangkat Daerah serta Camat dan Lurah, dan seluruh ASN. Kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi dan halal bihalal.

26 Maret 2026

Rico Waas Salurkan Zakat ASN Pemko Medan Kepada 948 Mustahik: Keikhlasan Kita Membantu Sesama

LensaDaily - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyalurkan zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Medan kepada 948 mustahik yang tersebar di 21 Kecamatan sekota Medan menjelang hari raya Idulfitri 1447 H. Zakat dalam bentuk paket sembako dan uang tunai itu diserahkan secara simbolis oleh Rico Waas di Kantor Lurah Binjai, Kec, Medan Denai, Jumat 20 Maret 2026.Dalam sambutannya, Rico Waas menegaskan di bulan suci Ramadan ada kewajiban yang harus kita tunaikan yaitu zakat."Alhamdulillah hari ini kita bisa menyalurkan zakat dari para ASN kita. Yang terpenting dari kegiatan ini ialah keikhlasan kita untuk membantu sesama kita yang membutuhkan," kata Rico Waas.Disamping itu, Rico Waas juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Medan yang telah membantu menghimpun seluruh zakat ASN Pemko Medan, sehingga dapat terkumpul hingga mencapai Rp.353 juta lebih."Baznas telah menunjukkan perannya yang sangat baik, membantu menghimpun dan mendistribusikan zakat yang diperoleh kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan," ujar Rico Waas.Melihat peran penting dari Baznas tersebut, Rico Waas mendorong agar Baznas ada di setiap Kecamatan, sehingga setiap dana yang terkumpul dapat langsung disalurkan ke masyarakat yang membutuhkan."Nantinya efektivitas dari Baznas ini benar-benar bisa dirasakan. Jadi Baznas tidak hanya muncul setahun sekali di acara-acara besar atau puasa, namun Baznas bisa hadir terus untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat," tambahnya.Dihadapan puluhan masyarakat yang hadir, orang nomor satu di jajaran Pemko Medan itu menginstruksikan secara tegas kepada Camat dan Lurah untuk senantiasa peka terhadap kondisi masyarakat yang ada di lingkungannya. Ia ingin jajaran Pemko Medan yang ada di kewilayahan melakukan jemput bola apabila mengetahui ada masyarakat yang membutuhkan pertolongan."Saya harapkan rekan-rekan Camat dan Lurah, tolong perhatiannya benar-benar fokus kepada seluruh masyarakatnya, jemput bola kalau misalkan ada yang sakit. Perhatikan juga kondisi kebersihan, fasilitas kota, taman, maupun lampu. Saya ingin semuanya bisa mendapatkan pelayanan yang terbaik dari Pemerintah Kota Medan," tegas Rico Waas.Sementara itu, Ketua Baznas Kota Medan, Muhammad Nursyam menyampaikan bahwa total dana zakat yang disalurkan mencapai Rp 353.808.206, yang berasal dari ASN Pemko Medan, termasuk di dalamnya zakat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan. Dana zakat tersebut akan disalurkan kepada 948 mustahik di 21 Kecamatan se-Kota Medan."Untuk secara simboliknya, diserahkan hari ini di Kecamatan Medan Denai, di Kelurahan Binjai sebanyak 150 paket. Selebihnya kita serahkan di seluruh kecamatan se-Kota Medan," jelas Nursyam.Penyaluran zakat Ini, bilang Nursyam merupakan bukti bahwa pemerintah terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui pemanfaatan dana umat. Untuk itulah dirinya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Wali Kota Medan atas dukungannya yang masif dalam menggerakkan instruksi zakat di lingkungan pemerintahan.“Alhamdulillah, ini berkat daripada doa kita bersama, dorongan daripada Bapak Wali Kota. Beliau sangat memperhatikan masyarakatnya, semoga zakat yang diserahkan ini memberikan manfaat bagi masyarakat yang akan merayakan hari raya Idulfitri 1447H," ungkapnya seraya menambahkan zakat yang disalurkan berupa paket sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng dan gula pasir ditambah dengan uang tunai.

21 Maret 2026