LensaDaily - Pemerintah Kota Medan menargetkan penempatan tenaga kerja mencapai 11.000 orang hingga akhir tahun 2025. Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan mencatat per Oktober 2025, sekitar 8.023 penempatan kerja di Kota Medan yang diharapkan terus bertambah signifikan.Pernyataan ini disampaikan Wali Kota saat meninjau langsung progres penyerapan lapangan kerja di Medan di Kantor Disnaker Medan Jalan K.H Wahid Hasyim Medan, Kamis 6 November 2025. Wali kota menyoroti komitmen pemerintah kota dalam mengatasi masalah ketersediaan pekerjaan bagi warganya."Di periode yang akan saya jalani selama lima tahun ini, maka kami juga meninjau bagaimana progres penyerapan lapangan kerja yang ada di Kota Medan," ujar Rico Tri Putra Bayu Waas di dampingi Kadisnaker Medan, Ilyan Chandra Simbolon.Berdasarkan laporan Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, mencatat per Oktober 2025, sudah tercatat sekitar 8.023 penempatan kerja di Kota Medan. Angka ini diharapkan akan terus bertambah signifikan.Dalam upaya percepatan serapan, Wali Kota menyoroti adanya inisiatif yang melibatkan puluhan perusahaan lokal."Hari ini adalah mendorong bagaimana penyerapan tenaga kerja itu bisa dilaksanakan. Ini ada 21 perusahaan, yang membuka sekitar 64 jabatan, dan 705 lowongan. Nantinya akan bisa menambah juga bagaimana penyerapan tenaga kerja yang ada di Kota Medan," terang Rico Waas.Wali Kota menekankan bahwa upaya ini merupakan bagian dari komitmen untuk menyelesaikan permasalahan lapangan pekerjaan di ibukota Provinsi Sumatera Utara."Ini bagaimana kita mencoba menyelesaikan permasalahan tentang permasalahan lapangan pekerjaan," ujarnya.Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Medan Rico Waas juga memberikan perhatian khusus pada pekerja yang berencana bekerja di luar negeri. Ia mengimbau agar para pekerja migran selalu berhati-hati dan memastikan legalitas proses penempatan."Yang menempatkan pekerjaan di luar negeri tetap berhati-hati. Jangan lupa berkonsultasi dengan BP3MI, untuk melindungi rekan-rekan pekerja agar tidak terjebak di tempat pekerjaannya, yang mungkin legalitasnya mengkhawatirkan. Jadi harus betul-betul aman, terkoordinasi, dan harus berhati-hati," tutupnya.
06 November 2025Tag: bp3mi
LensaDaily - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Medan untuk kedua kalinya menggelar pameran ketenagakerjaan atau job fair di tahun 2025. Sebanyak 705 tenaga kerja dibutuhkan oleh 21 perusahaan dan 2 instansi.Job fair ini diikuti 23 peserta ini dijadwalkan akan digelar di Kantor Disnaker Medan, di Jalan Wahid Hasyim pada Kamis 6 November 2025.Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, IC Simbolon, mengatakan, pada job fair kali ini akan ada 23 peserta yang ikut ambil bagian. Terdiri dari 21 perusahaan dan 2 instansi pemerintah, yakni BP3MI dan BBVPB. “Untuk total jabatan yang ditawarkan itu ada 69 jabatan, sementara jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan mencapai 705 orang,” ujar IC Simbolon saat dihubungi, Senin (3/11/2025).Dikatakan IC Simbolon, di pameran kali ini juga akan ada 3 perusahaan yang menerima pekerja disabilitas, yakni PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk yang menaungi Alfamart dan Alfamidi, serta RS Mitra Medika Premier. Untuk Alfamart dan Alfamidi, mereka memang rutin menerima pekerja disabilitas, sementara RS Mitra Medika Premier baru pertama kali menerima pekerja disabilitas.“Karena itu, tentunya kami terus mendorong agar perusahaan lainnya juga berkenan memberi kesempatan untuk saudara-saudara kita yang disabilitas. Karena mereka juga memiliki kompetensi yang baik,” katanya. Selain melalui job fair, Dinas Ketenagakerjaan juga rutin memberikan informasi seputar lowongan pekerjaan di Mal Pelayanan Publik.
03 November 2025


