LensaDaily - Aksi tawuran sekelompok pemuda di kawasan Jalan Meteorologi, Kecamatan Medan Tembung digagalkan personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara yang merespon cepat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat pada Minggu 7 Juni 2026 dini hari. Digagalkannya tawuran tersebut, empat orang beserta dua bilah senjata tajam jenis kelewang diamankan.Patroli mandiri tersebut dipimpin oleh IPDA Afrildhon Pasaribu, S.H., dengan melibatkan 25 personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut. Kegiatan menyasar sejumlah ruas jalan utama serta lokasi yang dinilai rawan terjadinya aksi kriminalitas dan gangguan keamanan pada malam hingga dini hari.Selain patroli mobile, personel juga melaksanakan patroli dialogis dan sambang kepada masyarakat untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus menyerap informasi terkait kondisi keamanan di lingkungan sekitar.Keberhasilan patroli ini bermula saat personel menerima laporan masyarakat mengenai adanya aksi tawuran yang melibatkan sekelompok pemuda di kawasan Jalan Meteorologi, Kecamatan Medan Tembung. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim patroli bergerak cepat menuju lokasi dan melakukan tindakan kepolisian secara profesional.Dari hasil penindakan, petugas berhasil mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam aksi tawuran serta menyita dua bilah senjata tajam jenis kelewang yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut. Selanjutnya para terduga pelaku beserta barang bukti diserahkan ke Polsek Medan Tembung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.Dalam patroli tersebut, personel juga mendapati beberapa titik jalan yang minim penerangan dan berpotensi menimbulkan kerawanan kecelakaan maupun tindak kriminalitas. Temuan tersebut akan menjadi bahan pemetaan dan evaluasi guna mendukung langkah-langkah pencegahan gangguan kamtibmas di wilayah Kota Medan.Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, mengatakan keberhasilan ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman serta mencegah berbagai potensi gangguan keamanan sejak dini."Patroli yang dilaksanakan personel Brimob merupakan langkah preventif untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Respons cepat terhadap laporan masyarakat berhasil mencegah terjadinya aksi tawuran yang berpotensi menimbulkan korban jiwa maupun keresahan di tengah masyarakat," ujar Ferry.Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya pada malam hari guna menghindari keterlibatan dalam aksi tawuran maupun tindak kriminal lainnya."Polda Sumut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat," tambahnya.Keberhasilan tersebut menjadi bukti komitmen Satuan Brimob Polda Sumut dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah melalui kehadiran personel secara aktif di lapangan. Polda Sumut memastikan patroli rutin akan terus ditingkatkan sebagai upaya menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.
07 Juni 2026Tag: kecelakaan
LensaDaily - Berikan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif di seluruh wilayah Sumatera Utara, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) beserta seluruh Polres jajaran mengintensifkan patroli dalam rangka Operasi Lilin Toba 2025 menjelang pergantian tahun 2025-2026.Patroli yang berlangsung Senin 29 Desember 2025 digelar sejak pagi hingga malam hari ini menyasar titik-titik keramaian, pusat perbelanjaan, objek vital, hingga pemukiman warga yang ditinggal mudik. Selain itu, petugas juga melakukan pemantauan ketat di jalur-jalur rawan kecelakaan dan kemacetan.Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyatakan bahwa peningkatan intensitas patroli ini merupakan instruksi langsung Kapolda Sumut untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang menikmati libur Nataru."Hari ini, Senin 29 Desember, seluruh jajaran mulai dari Polda hingga Polres dan Polsek dikerahkan untuk melaksanakan patroli dialogis dan preventif. Fokus kami adalah memastikan tidak ada celah bagi pelaku tindak kriminalitas, serta memantau pergerakan arus lalu lintas jelang malam pergantian tahun," ujar Kombes Pol Ferry Walintukan di Mapolda Sumut.Lebih lanjut, Ferry menjelaskan bahwa pihaknya juga memberikan perhatian khusus pada daerah-daerah yang rawan terdampak cuaca ekstrem. Mengingat curah hujan yang masih tinggi, personel patroli juga dibekali perlengkapan evakuasi dasar untuk mengantisipasi potensi bencana alam."Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan tertib. Bagi masyarakat yang akan merayakan malam tahun baru di tempat wisata, pastikan kondisi kendaraan prima dan selalu pantau informasi cuaca. Kehadiran personel di lapangan melalui Operasi Lilin Toba 2025 ini adalah untuk menjamin bahwa Sumut tetap aman, nyaman, dan terkendali," tambahnya.Hingga berita ini diturunkan, situasi Kamtibmas di Sumatera Utara dilaporkan berjalan stabil. Pos-pos pelayanan dan pengamanan (Pospam) terpantau aktif melayani masyarakat yang memerlukan bantuan medis maupun informasi jalur mudik.
30 Desember 2025LensaDaily - Tiga oknum polisi yang terlibat dalam insiden kecelakaan menabrak seorang wanita bernama Elyda Delvian Tamin (26) hingga kritis segera jalani sidang kode etik oleh Bidang Propam Polda Sumut. Ketiga oknum polisi itu, masing-masing berinisial Bripda VPA, Bripda ST dan Bripda BI.Namun, proses sidang kode etik akan digelar setelah Bidang Propam Polda Sumut menerima rekomendasi dari Bidang Hukum Polda Sumut. Sedangkan, kasus kecelakaan lalu lintas itu, ditangani Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan."Mereka (ketiga polisi itu) segera diproses sidang kode etik," ungkap Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Ferry Walintukan kepada wartawan di Kota Medan, Jumat 21 November 2025.Elyda Delvian Tamin menjadi korban kecelakaan di Jalan Merak Jingga, Kota Medan, Minggu subuh, 26 Oktober 2025, sekitar pukul 04.15 WIB. Kini, korban masih dalam perawatan medis di Rumah Sakit (RS) Columbia Asia, di Jalan Listrik, Kota Medan. "Kondisi korban, informasinya terus membaik," kata Ferry.Dalam peristiwa tabrakan ini, korban ditabrak mobil yang ditumpangi tiga oknum polisi diduga dalam kondisi mabuk. Peristiwa tersebut terjadi diduga saat ketiganya baru keluar dari tempat hiburan malam, Golden Tiger, di Jalan Merak Jingga, Kota Medan."Saya tegaskan, anggota kami sudah ditahan dan etik. Saya pastikan diproses secara tegas, pidana dan kode etik. Mereka sudah ditahan di Polda Sumut," ucap Kapolda Sumut, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto kepada wartawan, usai menjenguk korban di Rumah Sakit (RS) Columbia Asia di Jalan Listrik, Kota Medan, Jumat 31 Oktober 2025.
22 November 2025LensaDaily - Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, menegaskan tindakan tegas terhadap tiga oknum polisi yang keluar dari tempat hiburan malam menabrak seorang wanita hingga kritis. Tindakan tegas tersebut, baik kode etik sebagai anggota Polri dan juga hukum pidana.Hal tersebut dikatakan Kapolda usai menjenguk Elida Delviana Tamin, korban kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga anggota Polri di Medan. Kunjungan dilakukan di RS Columbia Asia, Medan, sekitar pukul 08.20 WIB.Kapolda hadir bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sumut Ny. Mona Whisnu dan sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Sumut juga Kapolrestabes Medan. Setibanya di lokasi, rombongan langsung menuju ruang ICU lantai II tempat korban dirawat.Beberapa saat melihat kondisi korban, Kapolda Sumut tampak terharu dan meneteskan air mata. “Saya sangat prihatin dengan kondisi korban,” ujar Irjen Pol. Whisnu Hermawan dengan nada sedih.Kapolda juga menyampaikan bahwa kondisi korban saat ini berangsur membaik dan mendapat penanganan intensif dari tenaga medis.“Kondisinya sudah mulai membaik dan sedang ditangani dengan baik oleh para tenaga medis, kita doakan untuk kesembuhannya” tambahnya.Sebelumnya, kecelakaan tersebut terjadi di depan Tempat Hiburan Malam (THM) Tiger Club, Jalan Merak Jingga, Kecamatan Medan Barat, pada Minggu dini hari, 26 Oktober 2025.Dalam peristiwa tabrakan itu, mobil Honda Mobilio warna hitam yang dikendarai anggota Polri Bripda VPA, bersama rekannya Bripda ST, dan Bripda BI menabrak seorang pejalan kaki bernama Elida Delviana Tamin (26). Setelah menabrak korban, kendaraan tersebut hilang kendali dan menabrak trotoar jalan hingga mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan.Diketahui, ketiga personil tersebut sedang di tempat khusus (patsus) di Bid Propam Polda Sumut."Kami akan tidak tegas anggota kami yang melanggar, baik kode etik maupun pidananya," tegas Kapolda Sumut.Korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penanganan pihak berwenang.
31 Oktober 2025LensaDaily - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menyatakan bila tiga oknum polisi yang menabrak seorang wanita baru keluar dari tempat hiburan malam. Tabrakan tersebut terjadi di depan tempat hiburan malam Golden Tiger, Jalan Merak Jingga, Medan Barat, pada Minggu dini hari, 26 Oktober 2025, sekitar pukul 04.15 WIB.Peristiwa tersebut melibatkan tiga anggota Polda Sumut berinisial VP, ST, dan GI. Ketiganya diketahui baru keluar dari tempat hiburan malam sebelum kendaraan yang mereka tumpangi menabrak seorang pejalan kaki bernama Elyda Delvian Tamin (26), mahasiswi yang saat ini masih dirawat secara intensif di Rumah Sakit Kolombia Medan.Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP I Made Parwita, membenarkan kejadian tersebut. “Benar, pengemudi merupakan anggota Polri. Setelah kejadian, para pelaku langsung diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Barang bukti juga telah kami amankan,” ujarnya.Sementara itu, Kasubbid Paminal Bid Propam Polda Sumut, Kompol Candra, menegaskan bahwa ketiga personel yang terlibat telah ditangani secara profesional. “Ketiga anggota tersebut sudah diproses di Bidpropam dan saat ini berada di tempat khusus (Patsus). Prosesnya akan berjalan sesuai ketentuan,” jelasnya.Polda Sumut juga menunjukkan kepedulian terhadap korban dan keluarga. Orang tua korban, Suratman (59), menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan pimpinan Polda Sumut.“Saya berterima kasih kepada Kapolda Sumatera Utara, juga kepada bapak Dir Samapta dan Kabid Propam Polda Sumut yang telah datang menjenguk anak kami di rumah sakit. Bahkan dari Kadiv Propam Mabes Polri juga memberikan santunan. Kami berharap penanganan kasus ini terus berjalan dengan baik,” ujar Suratman.Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumut, AKBP Siti Rohani Tampubolon, menyampaikan rasa prihatin mendalam atas insiden tersebut. “Kami dari Polda Sumut sangat prihatin atas kejadian ini. Pimpinan berkomitmen penuh untuk menegakkan aturan secara transparan dan profesional tanpa pandang bulu,” tegasnya.Melalui langkah-langkah cepat dalam penanganan hukum dan empati terhadap korban, Polda Sumut menegaskan keseriusannya dalam menjaga marwah institusi serta memastikan bahwa setiap pelanggaran yang dilakukan anggota akan diproses sesuai prosedur dan nilai-nilai keadilan.
31 Oktober 2025


