icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: siswa


Dukung Turnamen Futsal SMP Piala Wali Kota Medan, Rico Waas Tekankan Prioritaskan Prestasi

LensaDaily - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyatakan dukungannya terhadap rencana pelaksanaan Turnamen Futsal Pelajar SMP Piala Wali Kota Medan 2026. Dirinya menekankan agar ajang yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang ini dikemas secara profesional dan mampu memberikan dampak nyata serta prestasi bagi para siswa.Dukungan tersebut disampaikan Rico Waas ketika menerima audiensi dari Potret Bisnis di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, Rabu (6/5/26). Hadir dari Potret Bisnis, Direktur Utama Potret Bisnis Andi Rambe, Ketua Panitia Incek Budi, Sekretaris Panitia Deking Sembiring, Bendahara Panitia Juli Rambe, serta bidang publikasi Kesuma Ramadhan.Juli Rambe selaku perwakilan dari Potret Bisnis menyampaikan bahwa futsal menjadi salah satu ekstrakurikuler yang cukup diminati di tingkat SMP negeri di Kota Medan. Dari sekitar 45 SMP negeri, hampir seluruhnya memiliki kegiatan futsal, namun hingga saat ini belum ada turnamen resmi yang mewadahi para siswa.Dijelaskannya, turnamen futsal pelajar tersebut direncanakan digelar pada Agustus 2026 selama 10 hari, dengan target peserta sebanyak 32 sekolah, baik negeri maupun swasta. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan minat olahraga di kalangan pelajar.Selain itu, Juli menekankan pentingnya nilai tambah dari turnamen tersebut. Ia berharap sertifikat yang diperoleh para pemenang nantinya dapat diakui secara nasional dan dapat dimanfaatkan sebagai prestasi untuk melanjutkan ke jenjang SMA.Menanggapi hal tersebut, Rico Waas memberikan dukungan dengan catatan pelaksanaan kegiatan harus dilakukan secara profesional dan memberikan dampak nyata bagi peserta.“Silakan menggunakan nama Piala Wali Kota, tetapi harus profesional,” kata Rico Waas didampingi Kadispora Tengku Chairuniza, Plt. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Laksamana Putra Siregar, dan Kadis Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Hendra Ridho Gunawan Siregar. Rico Waas juga menekankan agar kegiatan tidak hanya berfokus pada pertandingan, tetapi dikemas menarik dan menyenangkan bagi pelajar, termasuk menghadirkan berbagai kegiatan pendukung.“Ada pesan yang harus disampaikan. Buat kegiatan ini menyenangkan untuk anak-anak,” pesan Rico Waas.Dalam pertemuan itu, Rico Waas juga mendorong adanya nilai tambah dalam kegiatan, seperti pemberian sertifikat yang dapat dimanfaatkan sebagai prestasi untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.Tak hanya itu, Rico Waas juga mengusulkan keterlibatan siswa dalam kegiatan UMKM sebagai upaya menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini.“Kalau bisa, UMKM-nya dari anak-anak SMP juga. Kita bangun jiwa entrepreneur sejak dini,” pungkas Rico Waas.Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, diharapkan keterlibatan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), antara lain Dinas Pendidikan, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan.

07 Mei 2026

Kolaborasi Sampoerna Academy - ALMI, Siapkan Transformasi Pendidikan Terpusat pada Siswa

LensaDaily - Sampoerna Academy kembali menggelar STEAM Expo 2026 bertajuk “Inventing Tomorrow” secara serentak di seluruh kampus pada 30–31 Januari 2026. Berkolaborasi dengan Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI), ajang ini menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan inovasi berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) yang lahir dari proses pembelajaran eksploratif dan berorientasi solusi nyata.Principal Sampoerna Academy Citra Medan, Kelly M. Wailes, menegaskan pentingnya pendekatan student-led solutions dalam menjawab tantangan masa depan yang semakin kompleks. Melalui pembelajaran berbasis proyek, siswa didorong untuk mengidentifikasi masalah, merancang solusi, bereksperimen, hingga belajar dari kegagalan.“STEAM berbasis proyek membentuk pola pikir inovatif dan tanggung jawab atas ide yang mereka kembangkan. Inovasi adalah proses, bukan hasil instan,” ujar Kelly.Tahun ini, STEAM Expo 2026 menampilkan total 707 proyek siswa dari seluruh kampus Sampoerna Academy, termasuk 183 proyek dari Medan. Sejumlah karya unggulan antara lain The Anti-Sleep Alarm karya Nalin Baghel (Grade 8) untuk mencegah kecelakaan akibat kantuk, serta Smart Irrigation System karya Phildarren Dominic Woo (Grade 6) yang memanfaatkan sensor untuk penyiraman tanaman otomatis.Kolaborasi dengan ALMI turut memperkuat ekosistem pembelajaran melalui keterlibatan ilmuwan sebagai juri serta program Scientist Goes to School bertema “Vaccines & Vaccination: Facts and Myths”. Inisiatif ini bertujuan menanamkan pemahaman sains berbasis riset dan berpikir kritis sejak dini.Perwakilan ALMI, Prof. Dr.phil. Saiful Akmal, M.A, menyatakan pendidikan STEAM yang interdisipliner justru menjadi suatu keharusan dan diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk membangun ekosistem sains yang reflektif, kolaboratif, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat."Kolaborasi kami dengan Sampoerna Academy dalam kegiatan STEAM Expo 2026 ini merupakan inisiatif konkret untuk membumikan ilmu pengetahuan serta memperkuat dunia pendidikan bangsa dan negara Indonesia,” ungkap Prof. Dr.phil. Saiful Akmal, M.A, uang juga menjabat Direktur International Office, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.Sedangkan salah satu orang tua murid yang tampil di STEAM ini, Jimmy Ujung, ayah dari Phildarren Dominic Woo, menceritakan proses pembuatan karya ini merupakan perjalanan kolaboratif yang luar biasa untuk anaknya yang belajar untuk menggali ide, menguji konsep dan berani berliterasi."Sebagai orang tua, kami tidak hanya hadir sebagai pendukung logistik dan pemberi semangat saja, kami juga hadir mendampingi mereka dengan menekankan bahwa proses dan belajar dari kegagalan itu lebih penting daripada memikirkan hasil yang sempurna," katanya.Sebagai rangkaian dari STEAM Expo 2026, Sampoerna Academy juga kembali menghadirkan STEAM Competition 2026 pada 7 Maret 2026 di Sampoerna Academy L’Avenue, Jakarta. Pada ajang kompetisi ini, Sampoerna Academy membuka partisipasi bagi siswa dari sekolah lain untuk berkompetisi dan berinovasi melalui pendekatan STEAM.Dengan mencerminkan semangat “Inventing Tomorrow”, diharapkan ajang kompetisi ini dapat melahirkan inovasi dari ide siswa yang diuji, disempurnakan, dan diwujudkan melalui pengalaman belajar yang bermakna. Informasi selengkapnya mengenai rangkaian STEAM Expo 2026 dapat dicek di tautan https://program.sampoernaacademy.sch.id/steamexpo/.“Kami berharap siswa-siswi Indonesia sekarang dapat tumbuh menjadi individu yang kritis, kreatif, dan percaya diri dalam menghadapi tantangan masa depan. Ini meliputi keberanian untuk bereksplorasi, berkolaborasi, serta melihat masalah sebagai peluang untuk menciptakan solusi. Pengalaman seperti STEAM Expo 2026 ini dapat membekali mereka dengan pemikiran maupun keterampilan yang relevan untuk berkontribusi nyata bagi masa depan Indonesia,” tutup Kelly.

30 Januari 2026

Sosialisasi 4 Pilar di SMP Al Washliyah, Prananda Surya Paloh Dorong Pembentukan Karakter Generasi Muda

LensaDaily - Anggota MPR RI, Prananda Surya Paloh mendorong generasi muda memiliki karakter yang kuat yang berlandaskan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika yang sangat krusial di tengah arus informasi digital yang begitu deras.Hal tersebut dikatakan Prananda Surya Paloh diwakilkan Dimas Tri Adji saat Program Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dan Wawasan Kebangsaan kalangan pelajar di SMP Al Washliyah Ampera II, Jalan Asrama Ampera II, Kelurahan Sei Sikambing C II, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, pada Jumat 12 Desember 2025.Hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Dimas Tri Adji, yang merupakan Tenaga Ahli Anggota DPR RI Prananda Surya Paloh. Kegiatan ini diikuti oleh 150 peserta yang memadati aula sekolah dengan antusiasme tinggi.Dalam paparannya, Dimas Tri Adji menyampaikan pesan kebangsaan dari Prananda Surya Paloh kepada para siswa. Ia menekankan bahwa pemahaman terhadap Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sangat krusial bagi generasi muda di tengah arus informasi digital yang begitu deras."Bapak Prananda Surya Paloh menaruh perhatian besar pada pembentukan karakter generasi muda. Sebagai penerus bangsa, adik-adik di SMP Al Washliyah Ampera II harus memiliki pondasi ideologi yang kuat agar tidak mudah terombang-ambing oleh pengaruh negatif budaya asing maupun paham radikal," ujar Dimas Tri Adji di hadapan para peserta.Dimas juga mengajak para siswa untuk mengimplementasikan nilai-nilai Empat Pilar dalam kehidupan sekolah sehari-hari, seperti menjaga kerukunan antar teman, menghormati guru, dan tekun belajar sebagai wujud cinta tanah air."Nasionalisme tidak hanya soal angkat senjata, bagi pelajar, nasionalisme adalah berprestasi dan menjaga nama baik bangsa. Saya berharap dari sekolah ini lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang berintegritas dan cinta Indonesia," tambahnya.Suasana sosialisasi berjalan interaktif dan dinamis. Para siswa aktif berdialog dengan Dimas Tri Adji mengenai peran pelajar dalam pembangunan bangsa. Kehadiran Tenaga Ahli muda ini memberikan nuansa segar dan motivasi tersendiri bagi para siswa untuk lebih memahami wawasan kebangsaan.Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, pembagian cenderamata, serta foto bersama antara narasumber, para guru, dan seluruh peserta didik.

14 Desember 2025

Bebas Kacamata Tanpa Operasi, Terapi Ortho-K Kini Tersedia di VIO Optical Clinic Medan

LensaDaily - Perjalanan panjang sejauh 10 jam ditempuh oleh pasangan orang tua dari Aceh demi satu tujuan: mencari solusi terbaik untuk penglihatan anak mereka. Mereka membawa Zhaya Haikal Zahim, siswa kelas 3 SD yang mulai menunjukkan tanda-tanda rabun jauh, meskipun sang ibu belum sepenuhnya menyadarinya.Zhaya sering menyipitkan mata, kesulitan membaca tulisan jarak jauh, dan tampak tidak nyaman saat belajar. Sebagai ibu yang memiliki riwayat rabun jauh dan pernah menjalani LASIK, ia tidak ingin anaknya menjalani hidup yang sama: bergantung pada kacamata sejak kecil.“Kalau bisa dicegah, saya ingin anak saya tidak harus memakai kacamata seperti saya dulu,” ujarnya.Pencarian solusi akhirnya membawa mereka ke Roadshow VIO Optical Clinic di Medan. Pada pemeriksaan pertama, Zhaya terdeteksi memiliki minus -3.00. Setelah menjalani Terapi Ortho-K, hasilnya sangat signifikan: Dalam waktu 1 bulan, penglihatannya membaik hingga tersisa -0.50, dan kini ia dapat beraktivitas tanpa kacamata sepanjang hari—lebih nyaman bermain, belajar, dan berinteraksi.Kisah Zhaya hanyalah satu dari ribuan cerita anak Indonesia yang mengalami myopia progresif, sebuah kondisi di mana minus terus bertambah dari tahun ke tahun. Kondisi inilah yang mendorong banyak keluarga mencari solusi yang aman, non-operasi, dan efektif.Melihat tingginya angka kasus myopia pada anak di Sumatera Utara dan meningkatnya kebutuhan layanan terapi mata yang profesional, VIO Optical Clinic kini resmi membuka cabang ke-14 di Kota Medan Ruko Business Park, Komp. Center Point Jalan Jawa No. 8, Gang Buntu Medan Timur – Kota Medan.Lebih dari 15.500 pasien telah merasakan manfaat terapi Ortho-K, sebuah solusi non-operasi yang membuat anak dapat melihat jelas sepanjang hari—tanpa kacamata dan tanpa softlens harian. Cabang Medan membawa misi yang sama yaitu mendekatkan layanan Vision Therapy kepada keluarga di wilayah Sumatera Utara, terutama bagi mereka yang anaknya mengalami kenaikan minus.Ortho-K (Orthokeratology) adalah terapi menggunakan lensa khusus yang dipakai saat tidur. Lensa ini bekerja secara lembut membentuk ulang permukaan kornea, sehingga ketika bangun tidur:â—Ź Penglihatan menjadi jelas sepanjang hariâ—Ź Tidak perlu kacamataâ—Ź Tanpa softlens harianâ—Ź Tanpa prosedur operasiTerapi ini aman untuk anak, remaja, dan dewasa muda, serta telah menjadi pilihan bagi banyak orang tua untuk membantu menghambat myopia progresif.Founder VIO Optical Clinic, Andri Agus Syah, OD, FPCO, FAAO, FIALVS, mengatakan, banyak anak di Medan mengalami kenaikan minus yang cepat."Terapi Ortho-K memberi manfaat seperti anak bisa melihat jelas tanpa kacamata, sekaligus membantu mengontrol pertambahan minus. Dengan hadirnya cabang Medan, kami ingin semakin dekat dengan keluarga yang membutuhkan solusi ini,” katanya.Pada pembukaan cabang ini, VIO menghadirkan pemeriksaan mata lengkap gratis, screening Ortho-K dengan harga spesial, diskon terapi Ortho-K selama periode soft opening.CEO VIO Optical Clinic, Rianti Yahya, menyampaikan, Medan adalah kota yang sangat dinamis dengan kebutuhan kesehatan mata yang tinggi. Kehadiran VIO di sini adalah langkah penting untuk menyediakan layanan Vision Therapy yang lebih dekat dan lebih cepat diakses keluarga-keluarga di Sumatera Utara," katanya.Selama 12 tahun terakhir, VIO aktif mengedukasi sekolah, komunitas, dan institusi nasional melalui program PERMADANI (Periksa Mata dari Dini). “Setiap mata punya cerita. Tugas kami adalah memastikan setiap anak punya kesempatan untuk melihat dunia dengan jelas,” tutup Andri.Dengan hadirnya cabang ke-14 di Medan, VIO Optical Clinic berharap semakin banyak keluarga yang mendapatkan solusi aman, nyaman, dan efektif untuk menjaga penglihatan anak sejak dini.

19 November 2025

Rico Waas Dukung Namira Talent Competition, Dorong Bakat dan Kreativitas Generasi Muda

LensaDaily - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendukung dan mengapresiasi atas penyelenggaraan Namira Talent Competition (NTC) ke-4, yang dinilai sebagai ajang penting untuk menumbuhkan bakat dan kreativitas generasi muda Medan. Ajang ini dinilai penting untuk menumbuhkan bakat dan kreativitas generasi muda Medan.Hal ini dikatakan Rico Waas saat menerima audiensi siswa SMA Swasta Namira Islamic School di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa 7 Oktober 2025. “Saya apresiasi Namira Islamic School yang telah mencetak anak-anak hebat dengan menggelar acara NTC ke-4, apalagi panitianya berasal dari para siswa sendiri. Ini luar biasa,” ujar Rico.Didampingi Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Rakhmat Adi Syahputra Harahap serta Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Benny Sinomba Siregar, Wali Kota menilai pengalaman para siswa dalam mengelola kegiatan besar seperti ini jauh lebih berharga dari sekadar hasil perlombaan.“Yang terpenting adalah bagaimana pengalaman kalian dalam membuat acara ini hingga berhasil dan lancar. Keberhasilan mengundang siapa pun itu bonus. Tapi keberhasilan kalian membuat acara besar berjalan dengan baik, itu baru luar biasa,” tegasnya memberi motivasi.Dalam suasana hangat, Rico juga berdialog dengan para siswa tentang cita-cita mereka. Ia berpesan agar kelak mereka kembali membangun Kota Medan setelah meraih kesuksesan.“Saya berpesan, ketika kalian sukses nanti, berkontribusilah untuk membangun kota ini. Kalau bisa, kalian yang akan menjadi pemimpin Kota Medan menggantikan saya,” ujarnya.

08 Oktober 2025