LensaDaily - Anggota MPR RI, Prananda Surya Paloh mendorong generasi muda memiliki karakter yang kuat yang berlandaskan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika yang sangat krusial di tengah arus informasi digital yang begitu deras.
Hal tersebut dikatakan Prananda Surya Paloh diwakilkan Dimas Tri Adji saat Program Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dan Wawasan Kebangsaan kalangan pelajar di SMP Al Washliyah Ampera II, Jalan Asrama Ampera II, Kelurahan Sei Sikambing C II, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, pada Jumat 12 Desember 2025.
Hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Dimas Tri Adji, yang merupakan Tenaga Ahli Anggota DPR RI Prananda Surya Paloh. Kegiatan ini diikuti oleh 150 peserta yang memadati aula sekolah dengan antusiasme tinggi.
Dalam paparannya, Dimas Tri Adji menyampaikan pesan kebangsaan dari Prananda Surya Paloh kepada para siswa. Ia menekankan bahwa pemahaman terhadap Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sangat krusial bagi generasi muda di tengah arus informasi digital yang begitu deras.
"Bapak Prananda Surya Paloh menaruh perhatian besar pada pembentukan karakter generasi muda. Sebagai penerus bangsa, adik-adik di SMP Al Washliyah Ampera II harus memiliki pondasi ideologi yang kuat agar tidak mudah terombang-ambing oleh pengaruh negatif budaya asing maupun paham radikal," ujar Dimas Tri Adji di hadapan para peserta.
Dimas juga mengajak para siswa untuk mengimplementasikan nilai-nilai Empat Pilar dalam kehidupan sekolah sehari-hari, seperti menjaga kerukunan antar teman, menghormati guru, dan tekun belajar sebagai wujud cinta tanah air.
"Nasionalisme tidak hanya soal angkat senjata, bagi pelajar, nasionalisme adalah berprestasi dan menjaga nama baik bangsa. Saya berharap dari sekolah ini lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang berintegritas dan cinta Indonesia," tambahnya.
Suasana sosialisasi berjalan interaktif dan dinamis. Para siswa aktif berdialog dengan Dimas Tri Adji mengenai peran pelajar dalam pembangunan bangsa. Kehadiran Tenaga Ahli muda ini memberikan nuansa segar dan motivasi tersendiri bagi para siswa untuk lebih memahami wawasan kebangsaan.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, pembagian cenderamata, serta foto bersama antara narasumber, para guru, dan seluruh peserta didik.



Belum Ada Komentar Untuk Postingan Ini