icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: tni


Amavi, Golden Tiger, Golden Dragon dan Black Owl Dirazia, 5 Pengunjung Positif Narkoba

LensaDaily - Tempat hiburan malam (THM) di Kota Medan yakni Amavi, Golden Tiger, Golden Dragon dan Black Owl dirazia tim gabungan pada Kamis (28/5/2026) malam hingga Jumat (29/5/2026) dini hari. Hasilnya, lima orang pengunjung dinyatakan positif menggunakan narkotika berdasarkan hasil tes urine.Razia yang dimulai sekitar pukul 22.00 WIB itu dipimpin langsung oleh Karo Ops Polda Sumut Kombes Pol Dr Dwi Tunggal Jaladri. Sebanyak 89 personel gabungan diterjunkan dalam kegiatan tersebut, terdiri dari personel Ditresnarkoba, Ditsamapta, Sat Brimob, Bidpropam, Ditintelkam, Biddokkes, Bidhumas serta personel Polisi Militer TNI.Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polda Sumut dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkotika, khususnya di lokasi hiburan malam yang dinilai rawan menjadi tempat penyalahgunaan narkoba.“Razia ini merupakan langkah preventif sekaligus penegakan hukum yang dilakukan Polda Sumut bersama personel gabungan TNI-Polri untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta menekan angka penyalahgunaan narkotika di wilayah Sumatera Utara,” ujar Kombes Ferry Walintukan, Jumat 29 Mei 2026.Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan pengunjung yang positif narkoba di THM Amavi maupun Golden Tiger. Namun, di THM Golden Dragon ditemukan dua orang positif urine, sementara di THM Black Owl ditemukan tiga orang positif urine.Kelima orang yang diamankan masing-masing berinisial PAS dan SIN dari THM Golden Dragon. Sedangkan dari THM Black Owl diamankan BVA, DGRT dan GBH.“Kelimanya diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Meski tidak ditemukan barang bukti narkotika, hasil tes urine menunjukkan adanya indikasi penggunaan narkoba,” jelas Ferry.Selain melakukan pemeriksaan dan tes urine, personel gabungan juga memberikan imbauan kepada para pengunjung tempat hiburan malam agar menjauhi narkotika dan tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredarannya.Ferry menegaskan, Polda Sumut akan terus melaksanakan razia secara rutin di berbagai lokasi yang dianggap rawan peredaran narkotika.“Kami tidak akan memberi ruang bagi penyalahgunaan narkoba, termasuk di tempat hiburan malam. Kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polda Sumut dalam memberantas narkotika,” tegasnya.

6 hari yang lalu

Razia Gabungan Tempat Hiburan Malam di Medan, Tak Ada Pengunjung Konsumsi Narkoba

LensaDaily - Tempat hiburan malam di kawasan Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan menjadi sasaran tim gabungan yang berlangsung pada Kamis (21/5/2026) malam hingga Jumat (22/5/2026) dini hari. Hasilnya, tidak ada pengunjung yang konsumsi narkoba dan tak ada pula narkotika ditemukan.Razia dipimpin Kanit III Subdit III Ditresnarkoba Polda Sumut Kompol Ricardo Sumihar Siahaan, dengan melibatkan total 54 personel gabungan yang terdiri dari unsur kepolisian dan personel Polisi Militer TNI.Kegiatan diawali dengan apel dan arahan pimpinan di halaman Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut sekitar pukul 22.00 WIB. Selanjutnya, personel bergerak menuju salah satu tempat hiburan malam di kawasan Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.Setibanya di lokasi, petugas menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan kepada para pengunjung, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan identitas, pengecekan barang bawaan, hingga tes urine secara acak terhadap sejumlah pengunjung yang dinilai perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, petugas melakukan tes urine terhadap tiga orang pengunjung yang sebelumnya dicurigai dan dipilih secara acak untuk pemeriksaan lanjutan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, ketiganya dinyatakan negatif dari kandungan narkotika.Selain pemeriksaan terhadap pengunjung, personel gabungan juga melakukan penyisiran dan pemantauan di area sekitar lokasi guna memastikan tidak adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.Hasil keseluruhan kegiatan menunjukkan tidak ditemukan adanya pengunjung yang membawa, menyimpan ataupun menggunakan narkotika. Petugas juga tidak mengamankan pelaku maupun menemukan barang bukti selama pelaksanaan razia berlangsung.Kabid Humas Polda Sumut, Ferry Walintukan, mengatakan kegiatan seperti ini merupakan langkah preventif yang terus dilakukan guna menjaga situasi keamanan dan mencegah potensi peredaran maupun penyalahgunaan narkoba di ruang-ruang publik."Kegiatan ini bukan semata penegakan hukum, tetapi juga upaya pencegahan dan edukasi kepada masyarakat. Kami ingin memastikan tempat-tempat yang menjadi pusat aktivitas masyarakat tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif dalam memerangi narkotika," ujar Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan.Sebelum mengakhiri kegiatan, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengunjung agar menjauhi penyalahgunaan narkoba serta mengajak masyarakat untuk turut menjaga lingkungan agar tetap aman dan terbebas dari peredaran barang terlarang.

22 Mei 2026

24 Sekolah di Medan Terima Makanan Bergizi Gratis

LensaDaily - Komitmen TNI dalam mendukung program peningkatan gizi anak sekolah kembali ditunjukkan melalui pendampingan distribusi makanan sehat dilakukan personel Koramil 0201-02/MT bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Kegiatan ini berlangsung di wilayah Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, dan menyasar 24 lembaga pendidikan dari berbagai jenjang.Babinsa Koramil 0201-02/MT, Serma Sutrisno mengatakan sekolah-sekolah penerima manfaat di antaranya adalah TK dan SD YWKA, SDS dan SMPS HKBP, sejumlah SD negeri seperti SDN 064968, SDN 060861, hingga pondok pesantren Nurul Furqon. Program ini merupakan bagian dari upaya rutin untuk meningkatkan kualitas gizi peserta didik serta mendukung tumbuh kembang optimal anak usia sekolah.“Menu yang dibagikan terdiri dari nasi putih, ayam bumbu, tempe mendoan, tumis buncis dan wortel, serta buah salak. Seluruh makanan disiapkan secara higienis dan mengandung gizi seimbang yang disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak di setiap jenjang,” sebut Serma Sutrisno. Kamis (22/05/2025) siang.Babinsa Koramil 0201-02/MT, Serma Sutrisno, yang memantau langsung distribusi, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani persoalan stunting dan kekurangan gizi.“Kami hadir untuk memastikan kegiatan ini berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran. Gizi yang baik sangat penting untuk mendukung proses belajar anak. Ini adalah investasi besar bagi masa depan bangsa,” ungkapnya. Dijelaskannya, distribusi dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Kepala SPPG, Babinsa, guru, dan anggota SPPG. Kolaborasi ini mempermudah proses penyaluran dan menjamin setiap sekolah menerima sesuai jumlah siswa yang terdaftar.“Kegiatan pembagian makan siang tersebut berlangsung lancar hingga pukul 13.30 WIB. Pihak sekolah dan para orang tua menyampaikan apresiasi dan berharap kegiatan serupa terus digelar secara berkala di berbagai wilayah lainnya,” katanya.SPPG sendiri menegaskan komitmennya untuk terus melibatkan banyak pihak dalam memperluas dampak program, demi mendukung kesehatan dan prestasi anak-anak Indonesia.(Medan)

22 Mei 2025

7 Terduga Pelaku Penyerangan Anggota Polres Pelabuhan Belawan Ditangkap Tim Gabungan TNI-Polri

LensaDaily - Tujuh orang terduga pelaku penyerangan terhadap anggota Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan saat pengungkapan kasus narkotika di Kelurahan Bagan Deli, Rabu (9/4), berhasil ditangkap. Para terduga pelaku tersebut ditangkap petugas dalam operasi gabungan, Jumat (11/4).Operasi ini melibatkan personel Polres Pelabuhan Belawan, Dit Narkoba Polda Sumut, Brimob Polda Sumut, Kodim 0201/BS, Yonmarhanlan I Belawan, Pomal Lantamal I Belawan, dan Subdenpom I/5 Medan. Kegiatan dipimpin Dir Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Jean Calvin Simanjuntak dan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan.Diawali dengan apel di Mako Polres Pelabuhan Belawan, Kapolres menegaskan komitmen negara dalam menindak pelaku kejahatan. â€śNegara tidak boleh tunduk pada premanisme. Kita hadir untuk menjamin rasa aman masyarakat,” tegas AKBP Oloan.Senada, Kombes Pol Jean Calvin menekankan pentingnya kehadiran aparat dalam menjaga ketertiban. â€śTNI dan Polri harus memberi dampak positif. Tidak boleh ada yang berani menghalangi apalagi menyerang petugas saat menjalankan tugas,” ujarnya.Dalam pelaksanaan, tim bergerak secara taktis. Personel tak berseragam lebih dulu memasuki lokasi, diikuti pasukan berseragam. Tujuh terduga pelaku berinisial I (31), RH (39), JS (35), Ag (40), AS (28), dan DP (20) berhasil diamankan.Saat ini, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku telah ditahan di Polres Pelabuhan Belawan dan tengah diperiksa intensif guna mendalami peran masing-masing dalam penyerangan tersebut.(Medan)

12 April 2025

Dua Pelaku Tawuran di Medan Ditangkap Aparat TNI

LensaDaily - Tawuran antar kelompok remaja yang dikenal dengan istilah "Asmara Subuh" kembali memicu keresahan warga Medan Denai dan peristiwa terjadi Minggu (2/3/2025) pagi dini hari di dua lokasi berbeda. Aparat TNI dari Koramil 0201-03/MD yang bekerja sama dengan warga sekitar, bentrokan tersebut berhasil dibubarkan sebelum menimbulkan korban jiwa atau kerusakan yang lebih luas.Babinsa Koramil 0201-03/MD Sertu Riza Pahlivi Mengatakan kejadian pertama berlangsung sekitar pukul 03.05 WIB di Jalan Perbatasan, Kelurahan Denai, yang berbatasan langsung dengan Datuk Kabu. Bentrokan antar kelompok remaja ini berlangsung cukup sengit hingga aparat harus turun tangan. Dalam operasi tersebut, dua pelaku berhasil diamankan beserta barang bukti berupa dua bilah kelewang panjang yang diduga digunakan untuk saling menyerang.Namun, situasi belum sepenuhnya kondusif. Beberapa jam setelah kejadian pertama, tawuran kembali pecah di lokasi lain, tepatnya di Jalan Swadaya, Lingkungan XVI, Kelurahan Binjai, di depan Stasiun Kopi. Insiden ini terjadi sekitar pukul 06.05 WIB dan kembali mengundang perhatian aparat serta warga."Begitu menerima laporan Babinsa Kelurahan Binjai langsung berkoordinasi dengan Piket Koramil 0201-03/MD. Tindakan tegas pun diambil dengan melakukan pembubaran paksa terhadap kelompok remaja yang terlibat. "Bahkan, aparat terpaksa melakukan pengejaran hingga ke rumah-rumah para pelaku demi memastikan situasi benar-benar terkendali," kata Babinsa Koramil 0201-03/MD Sertu Riza Pahlivi, Minggu (02/02/2025).Dijelaskan Sertu Riza setelah berhasil mengamankan beberapa pelaku, pihak Koramil 0201-03/MD tidak hanya berhenti pada tindakan pembubaran. Mereka juga melakukan pembinaan terhadap remaja yang tertangkap guna memberikan efek jera. Langkah ini diharapkan dapat membuat para pelaku menyadari dampak buruk dari tindakan mereka dan tidak mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari."Kami pihak TNI juga memanggil orang tua masing-masing pelaku serta kepala lingkungan (Kepling) setempat. Keterlibatan keluarga dalam pembinaan ini dianggap sebagai faktor penting agar para remaja lebih terpantau dan mendapatkan arahan yang lebih baik dari lingkungan terdekat mereka,"sebutnya.Selaku Babinsa Koramil 0201-03/MD Sertu Riza Pahlivi menjelaskan tawuran remaja dengan istilah "Asmara Subuh" bukanlah fenomena baru di Medan dan beberapa daerah lain di Indonesia. Biasanya, aksi ini terjadi setelah sahur atau salat subuh, di mana kelompok remaja berkumpul dan kemudian terlibat bentrokan dengan kelompok lain. Banyak faktor yang melatarbelakangi fenomena ini, mulai dari rivalitas antar kelompok, ajang pembuktian diri, pengaruh lingkungan pergaulan, hingga tantangan yang beredar di media sosial yang memicu aksi kekerasan."Bagi masyarakat, fenomena ini jelas sangat mengkhawatirkan karena dapat berujung pada aksi kriminal, luka-luka, bahkan korban jiwa. Oleh karena itu, kerja sama antara aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan keluarga sangat diperlukan untuk mencegah kejadian serupa terjadi kembali," harapnya.Aparat keamanan dan warga sekitar berharap agar para orang tua lebih aktif dalam mengawasi pergaulan dan aktivitas anak-anak mereka, terutama pada jam-jam rawan setelah sahur. Dengan pendekatan preventif yang lebih kuat, diharapkan para remaja dapat diarahkan ke kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat."Selain itu, kehadiran tokoh masyarakat dan aparat di lingkungan juga menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan wilayah. Dengan koordinasi yang baik antara semua pihak, diharapkan kejadian tawuran seperti ini bisa diminimalisir, sehingga lingkungan tetap aman dan kondusif bagi seluruh warga," tutup Babinsa Koramil 0201-03/MD, itu.(Medan)

02 Maret 2025