LensaDaily - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendukung dan menyambut baik digelarnya Astindo Sumut Travel Exchange (ASTEX) 2025. Melalui event ini diharapkan dapat memperkenalkan Kota Medan melalui Gastronomy Experience.Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Rico Waas saat menerima audiensi Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Sumut di Balai Kota, Senin 20 Oktober 2025. Didampingi Kadis Pariwisata Odi Batubara, Wali Kota Medan Rico Waas meminta agar event ASTEX 2025 ini dikemas menarik agar dapat menggugah wisatawan baik lokal ataupun mancanegara yang datang ke Kota Medan."Bikin ASTEX 2025 menarik, kenalkan Medan melalui Gastronomy Experience. Buat paket wisata untuk menggaet wisatawan seperti Paket Wisata Kuliner dengan memperkenalkan makanan Medan yang enak-enak dan paket wisata olahraga dimana sarana olahraga di Kota Medan sudah sangat menarik, seperti Kebun Bunga dan Cadika," kata Rico Waas.Dijelaskan Rico Waas, melalui Gastronomy Experience dengan paket kulinernya, wisatawan dapat diajak mencicipi makanan khas Medan mulai dari pagi hingga malam hari. "Kita perkenalkan makanan di Medan, Saya ingin kota Medan ini menjadi kota kuliner nomor satu di Indonesia," ucap Rico Waas.Menurut Rico Waas, Kota Medan memang tidak memiliki wisata alamnya, dimana banyak wisatawan yang berkunjung ke Danau Toba atau sekitarnya. Namun yang perlu diketahui jika untuk mengetahui life style sudah pasti Kota Medan."Kita harus berani mempromosikan potensi pariwisata di Kota Medan. Untuk event ASTEX 2025 nantinya kita dapat menawarkan souvenir yang memiliki nilai historisnya seperti Cerutu Tembakau Deli dan minyak Karo," pungkas Rico Waas.Sebelumnya Ketua Astindo Sumut, Tengku Feria Aznita menyampaikan Astindo Sumut Travel Exchange (ASTEX) adalah acara business-to-business (B2B) yang diadakan oleh Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) di Medan, yang bertujuan mempertemukan agen perjalanan lokal dengan mitra nasional dan internasional."Forum business-to-business (B2B) yang menghubungkan travel agent lokal dengan mitra nasional dan internasional untuk mempromosikan pariwisata, khususnya Sumatera Utara termasuk Kota Medan," katanya.Dijelaskannya, event ini akan digelar pada 3 November 2025 di Selecta Convention Hall Medan dan akan dihadiri 120 buyers dari berbagai negara."Pelaku Pariwisata Mancanegara berupa Tour Operator sebanyak 120 Perusahaan datang ke Kota Medan dan akan mempromosikan kota Medan. harapannya akan meningkatkan kunjungan wisata dari negara lain ke kota Medan," jelasnya.
21 Oktober 2025Tag: travel
LensaDaily - Angkutan travel yang beroperasi di sepanjang Jalan Sisingamangaraja dan Jalan Jamin Ginting, Kota Medan ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Sumut, Kamis 21 Agustus 2025. Penertiban dilakukan karena keberadaan angkutan travel tersebut dinilai melanggar ketentraman dan ketertiban umum.Kasatpol PP Sumut Moettaqien Hasrimi yang memimpin langsung penertiban tersebut mengatakan, hal ini sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Sumut Nomor 3 Tahun 2025 tentang penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat."Sesuai dengan arahan Gubernur Sumut hari ini kita melaksanakan penertiban dan imbauan pada jasa transportasi yang berada di Jalan Sisingamangaraja dan Jamin Ginting," ujar Moettaqien Hasrimi.Menurut Moettaqien, bahwa penertiban hari ini dilaksanakan karena banyaknya keluhan masyarakat yang diterima Dinas Perhubungan Sumut mengenai kemacetan di sepanjang jalan ini, akibat tidak tertibnya penggunaan bahu jalan yang menggangu lalu lintas dan merugikan pengguna jalan lainnya."Jadi dengan penertiban ini kita mengimbau dengan pengusaha travel untuk menurunkan dan menaikkan penumpang di terminal atau full masing-masing, dan tidak menggunakan bahu jalan," katanya. Nantinya, penertiban ini akan dilaksanakan secara rutin seminggu tiga kali oleh petugas gabungan antara lain, Dinas Perhubungan Sumut, Satpol PP Sumut dan Kementerian Perhubungan Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah II Provinsi Sumut. "Selanjutnya bila tidak mengikuti imbauan dan prosedur yang kita arahkan, kita akan melakukan tindakan tegas, paling tidak izin trayek akan kita cabut," katanya. Penertiban ini sendiri dilaksanakan mulai dari pagi hari dengan menyisir Jalan SM Raja. Di sepanjang jalan, petugas menyusuri setiap jasa transportasi travel untuk menertibkan kendaraan yang parkir memakai bahu jalan. Petugas juga mengingatkan pada pengusaha travel untuk tidak mengangkut dan menurunkan penumpang di bahu jalan. Selain itu, petugas juga menertibkan travel liar yang tidak memiliki izin dengan mencabut seluruh umbul-umbul yang terpasang di pinggir area jalan tersebut.
21 Agustus 2025


