LensaDaily - Charger handphone menjadi penyebab seorang pria di Kota Medan menikam adik kandungnya. Pelaku menolak mengembalikan charger milik adiknya hingga akhirnya menikam korban menyebabkan luka pada tangan, dada dan paha.
Peristiwa berdarah itu dilakukan pelaku berinisial JS terhadap adik kandungnya SS di rumah orang tua mereka, di Kelurahan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan pada Minggu 26 Oktober 2025. Penikaman itu dilakukan pelaku menggunakan pisau cutter terhadap korban.
"Bahwa peristiwa tersebut bermula dari pertengkaran sepele antara pelaku dan korban terkait permintaan charger handphone," ungkap Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Belawan, Iptu Agus Purnomo, dalam keterangan persnya, Senin 27 Oktober 2025.
Agus menjelaskan kronologi kejadian penikaman itu, berawal korban meminta charger handphone miliknya kepada pelaku, namun pelaku menolak. Sehingga keduanya sempat terlibat perkelahian yang kemudian berhasil dilerai oleh pihak keluarga.
"Tidak lama berselang, pelaku masuk ke kamar dan kembali keluar dari kamar sambil membawa pisau cutter dan langsung menyerang korban,β kata Agus.
Akibat kejadian tersebut, Agus mengatakan bahwa korban mengalami luka sayatan serius pada dada, paha, dan pipi, dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Lalu korban, membuat laporan ke Polres Pelabuhan Belawan.
βBegitu laporan diterima, personel kami langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku di rumahnya. Saat ini, pelaku sudah diamankan di Polres Pelabuhan Belawan dan sedang menjalani proses penyidikan lebih lanjut,β jelas Agus.



Belum Ada Komentar Untuk Postingan Ini