icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: perguruantinggi


Besok Pengurus ASPIKOM Sumut Dilantik, Wadah Strategis Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi

LensaDaily - Ketua Umum Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Pusat Prof Anang Sujoko S.Sos, M.Si, D.COMM, akan melantik Pengurus ASPIKOM Korwil Sumatera Utara periode 2026-2030 Aula BKAD Provinsi Sumatera Utara, Senin 20 Juli 2026. Dalam rangkaian pelantikan tersebut, ASPIKOM Korwil Sumut menghadirkan pembicara seminar internasional Prof. Qasem Muhammadi, Ph.D dari Qom City, Iran.Ketua ASPIKOM Korwil Sumatera Utara Prof Dr Anang Anas Azhar, MA, CT didampingi Sekretaris Dr Haris Wijaya, S.Sos, M.COMM dan Bendahara Dr Nina Salmaniah Siregar, M.Si dalam siaran persnya kepada wartawan, Minggu (19/07/2026) menyebutkan, pelantikan pengurus ASPIKOM Korwil Sumut ini dirangkai dengan kegiatan seminar internasional bertajuk “Transformasi Media Politik di Era Kecerdasan Buatan, Peluang, Etika dan Tantangan Demokrasi Global”.Pelantikan pengurus ASPIKOM Korwil Sumut diawali dengan seminar internasional. Tampil sebagai nara sumber Prof Anang Sujoko, S.Sos. M.Si, D.COMM (Ketua Umum ASPIKOM Pusat), Prof Qasem Muhammadi, Ph.D (Dosen International Institute of Islamic Studies) Qom City, Iran dan Farianda Putra Sinik SE (Ketua PWI Sumut). Kegiatan pelantikan dan seminar internasional, berlangsung di Aula BKAD Provinsi, Medan Polonia.Menurut Prof Anang, hasil seminar ini menjadi bagian penting sekaligus memberikan masukan kepada dunia internasional akan peran ASPIKOM di dunia global. “Rangkaian pelantikan dengan seminar ini, harus memberi warna kepada Indonesia dan dunia global terhadap transformasi media politik, apalagi munculnya era kecerdasan buatan yang tidak dapat kita hindarkan lagi,” katanya. Dia mengatakan, ASPIKOM Korwil Sumut dapat menjadi “kendaraan” strategis untuk memperkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi, jejaring akademik, reputasi institusi, dan kepemimpinan dosen. “Kita masuk dan mengabdi di ASPIKOM banyak manfaatnya. Manfaat ini tidak lahir otomatis dari jabatan semata,” katanya.Prof Anang yang juga guru besar UIN Sumut ini mengajak semua anggota ASPIKOM di Sumatera Utara untuk mengabdikan diri dalam Tri Darma Perguruan Tinggi. Ini merupakan ladang pengabdian anggota sebagai pintu masuk ke dunia luar. â€śAyok kita mengabdi di ASPIKOM. Kita diberi ruang untuk bekerja, membangun program, dan menghasilkan luaran. Harapan kita, organisasi ini bernilai tinggi dan mampu melahirkan penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah, pengabdian masyarakat, serta kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa dan institusi,” katanya.Pengurus ASPIKOM Korwil Sumut yang dilantik, Senin (07/2026) besok, adalah Dewan Pembina, Dewan Pakar, Dewan Pengurus Harian dan Devis/Anggota.***

3 hari yang lalu

Mahasiswa COD Narkoba Ditangkap Polisi Ternyata Mahasiswa USU, Ini Pernyataan Rektorat

LensaDaily - Tersangka TFA (20) jaringan peredaran narkoba jenis pil ekstasi yang ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut ternyata mahasiswa di Universitas Sumatera Utara (USU). Pihak Rektorat USU membenarkan jika TFA tercatat sebagai mahasiswa di kampus yang beralamat Jalan dr Mansur, Kota Medan itu dan menghormati proses hukum yang ditangani Polda Sumut."Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian. USU berkomitmen untuk menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, kedisiplinan, dan kepatuhan terhadap hukum," kata Direktur Direktorat Humas, Promosi dan Protokoler USU Prof. Dr. dr. Elmeida Effendy M.Ked(KJ)., Sp.KJ(K) dalam keterangan tertulisnya, Rabu 29 April 2026.Hasil poses hukum tersebut, lanjut Elmeida pun ditunggu pihaknya untuk kemudian menjadi dasar keputusan terhadap TFA sebagai mahasiswa di USU."Terkait dengan diduga mahasiswa USU tersebut, kami akan menunggu hasil penyelidikan resmi sebelum mengambil langkah lebih lanjut sesuai dengan peraturan akademik yang berlaku," jelasnya.Ia menegaskan, jika iniversitas juga secara konsisten melakukan pembinaan serta edukasi kepada seluruh mahasiswa mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, bahkan sebelum menjadi mahasiswa di USU juga dilakukan pemeriksaan kesehatan termasuk narkoba.Sebelumnya, seorang mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Kota Medan ditangkap polisi usai kedapatan menjual narkotika jenis ekstasi dengan sistem Cash On Delivery (COD). Penangkapan dilakukan oleh petugas yang menyamar sebagai pembeli dan memesan pil ekstasi itu, hingga disepakati bertemu untuk transaksi. Kasubdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut, AKBP. Hendro Wibowo menjelaskan tersangka berinisial TFA (20) diamankan saat transaksi tepat di depan minimarket, di Jalan Bukit Barisan, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Rabu dini hari, 22 April 2026, sekitar pukul 00.30 WIB."Barang bukti diamankan berjumlah 10 butir pil ekstasi," sebut AKBP. Hendro Wibowo kepada wartawan di Mako Polda Sumut, Selasa 28 April 2026.Dalam menjalankan bisnis haram tersebut, mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) di Sumatera Utara (Sumut), dengan sistem order melalui telpon seluler, lalu dilakukan pemesanan hingga menggunakan sistem COD."Dia (pelaku) mengedarkan dengan cara melalui telepon. Jadi, kami sistem Cash On Delivery, bertemu di lokasi," jelas AKBP. Hendro Wibowo.AKBP. Hendro Wibowo mengatakan berdasarkan pemeriksaan terhadap TFA, bahwa barang haram itu, sudah dijualnya beberapa kali dengan sistem yang sama."Dari penyidik kami, tersangka sudah melakukan 4 sampai 5 kali transaksi. Status yang bersangkutan mahasiswa di Universitas Negeri di Sumatera Utara," kata AKBP. Hendro Wibowo.

29 April 2026

COD Pil Ekstasi, Mahasiswa di Medan Ditangkap Polda Sumut - Motifnya Ekonomi

LensaDaily - Seorang mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Kota Medan ditangkap polisi usai kedapatan menjual narkotika jenis ekstasi dengan sistem Cash On Delivery (COD). Penangkapan dilakukan oleh petugas yang menyamar sebagai pembeli dan memesan pil ekstasi itu, hingga disepakati bertemu untuk transaksi. Kasubdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut, AKBP. Hendro Wibowo menjelaskan tersangka berinisial TFA (20) diamankan saat transaksi tepat di depan minimarket, di Jalan Bukit Barisan, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Rabu dini hari, 22 April 2026, sekitar pukul 00.30 WIB."Barang bukti diamankan berjumlah 10 butir pil ekstasi," sebut AKBP. Hendro Wibowo kepada wartawan di Mako Polda Sumut, Selasa 28 April 2026.Dalam menjalankan bisnis haram tersebut, mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) di Sumatera Utara (Sumut), dengan sistem order melalui telpon seluler, lalu dilakukan pemesanan hingga menggunakan sistem COD."Dia (pelaku) mengedarkan dengan cara melalui telepon. Jadi, kami sistem Cash On Delivery, bertemu di lokasi," jelas AKBP. Hendro Wibowo.AKBP. Hendro Wibowo mengatakan berdasarkan pemeriksaan terhadap TFA, bahwa barang haram itu, sudah dijualnya beberapa kali dengan sistem yang sama."Dari penyidik kami, tersangka sudah melakukan 4 sampai 5 kali transaksi. Status yang bersangkutan mahasiswa di Universitas Negeri di Sumatera Utara," kata AKBP. Hendro Wibowo.Jaringan narkotika yang melibatkan mahasiswa ini, AKBP. Hendro Wibowo mengungkapkan pihaknya masih memburu satu pelaku lagi, berinisial B. Termasuk TFA menjual pil ekstasi karena terdesak ekonomi. "(Modus jual pil ekstasi) kebutuhan ekonomi. Ada 1 pelaku lagi inisial B, lagi kita kejar," kata AKBP. Hendro Wibowo.Sedangkan, pelaku sama barang bukti sudah diamankan di Mako Polda Sumut, untuk proses hukum selanjutnya.

29 April 2026

Membanggakan, STOK Bina Guna Raih 5 Penghargaan LLDIKTI Wilayah 1 Sumut, Liliana: Bukti Komitmen dan Kolaborasi

LensaDaily - Prestasi membanggakan diraih Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan (STOK) Bina Guna yang berhasil meraih lima penghargaan dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah 1 Sumatera Utara yang diserahkan dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Sinabung Hills Berastagi 9 sampai 10 April 2026. Rakerwil tersebut mengusung tema 'Pendidikan Tinggi Inklusif, Adaptif, dan Berdampak menuju Indonesia Emas Tahun 2045'.Kelima penghargaan tersebut yakni, Gold Winner kategori perguruan tinggi dengan pelaporan kerjasama terbaik bentuk Sekolah Tinggi Tahun 2025, Gold Winner perguruan tinggi kontributor laman LLDikti Wilayah 1 terbaik, Gold Winner kategori perguruan tinggi pelaporan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) terbaik tahun 2025 bentuk perguruan tinggi Sekolah Tinggi.Kemudian Silver Winner Kategori Perguruan Tinggi dengan pengelolaan KIP Kuliah terbaik Tahun 2025 bentuk perguruan tinggi Sekolah Tinggi, dan Bronze Winner kategori perguruan tinggi pendamping karir dosen terbaik tingkat sekolah tinggi kategori asisten ahli.Penghargaan diterima langsung Ketua STOK Bina Guna, Dr dr Liliana Puspa Sari SPd MKes yang diserahkan Kepala LLDikti Wilayah 1 Sumut Prof Saiful Matondang dan disaksikan Wakil Menteri Kemdiktisaintek, Prof. Dr. H. Fauzan, M.Pd melalui zoom."Puji syukur dan rasa bangga yang sebesar-besarnya atas capaian STOK Bina Guna meraih lima penghargaan LLDIKTI Wilayah I ini yang menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, komitmen, dan kolaborasi kita selama ini membuahkan hasil yang membanggakan," tutur Dr dr Liliana Puspa Sari SPd, MKes dalam keterangannya Sabtu 11 April 2026."Kami juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada LLDIKTI Wilayah I atas bimbingan, arahan, dan pembinaan yang berkelanjutan. Dukungan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong peningkatan kualitas dan kinerja institusi kami," tambah wanita yang akrab disapa Lili itu.Lili pun mengapresiasi setinggi-tingginya kinerja dan dedikasi seluruh dosen fungsionaris serta pegawai STOK Bina Guna yang membuahkan hasil atas raihan lima penghargaan tersebut."Kami mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada seluruh dosen fungsionaris serta pegawai. Setiap kontribusi, sekecil apa pun, memiliki peran penting dalam pencapaian ini. Tanpa dedikasi dan kerja sama dari seluruh tim, prestasi ini tidak mungkin dapat diraih," ucapnya.Katanya, pencapaian STOK Bina Guna ini tak berhenti sampai disini. Dengan semangat Changers of The Future, menjadi fondasi untuk melangkah lebih jauh, menciptakan inovasi, dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi dunia pendidikan dan masyarakat."Semoga ke depan STOK Bina Guna semakin unggul, adaptif, dan berdampak. Mari kita jadikan prestasi ini sebagai pemicu semangat untuk terus berkembang, memperkuat kualitas, dan melahirkan perubahan nyata," pungkas Liliana.

11 April 2026

Siapkan Kompetensi Kerja Sejak Dini, Disnaker Medan Fasilitasi PT Tradepro Latih Mahasiswa FISIP USU

LensaDaily - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Medan fasilitasi kolaborasi antara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU) dengan PT Tradepro Penasihat Berjangka guna membekali mahasiswa dengan kompetensi kerja sejak dini. Hal ini sebagai program Roadshow Go to Campus untuk menekankan peran aktif dalam menjembatani dunia pendidikan dan industri.Melalui program Roadshow Go to Campus, Disnaker Medan memfasilitasi kolaborasi antara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU) dengan PT Tradepro Penasihat Berjangka guna membekali mahasiswa dengan kompetensi kerja sejak dini, Kamis 9 April 2026.Kegiatan yang berlangsung di Gedung Teater FISIP USU ini diikuti mahasiswa dengan antusias. Seluruh kursi di dalam gedung terisi penuh, sementara peserta tampak aktif menyimak materi dan terlibat dalam sesi diskusi.Plt. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan Ramaddan diwakili Kabid Pelatihan dan Produktivitas, Mohammad Hadeli Sundhana, menegaskan program ini langkah konkret untuk menyiapkan mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja.“Mahasiswa perlu disiapkan sejak dini dengan kompetensi yang relevan. Tidak cukup hanya mengandalkan ijazah, tetapi harus memiliki keahlian yang terukur dan diakui industri,” ujarnya.Menurutnya, mahasiswa sebagai calon pencari kerja yang harus dibekali jauh sebelum lulus. Karena itu, program kolaborasi dengan kampus dan dunia usaha akan terus diperluas.Ia juga mengingatkan bahwa persaingan kerja di Kota Medan kian sengit sehingga peningkatan kompetensi menjadi hal yang tidak bisa ditunda."Kompetensi yang dibutuhkan industri terus berubah dan tidak cukup hanya mengandalkan ijazah," ujarnya. Ia menekankan pentingnya sertifikasi dan pengalaman praktis sebagai nilai tambah di mata industri. Bahkan, menurutnya, mahasiswa idealnya sudah memiliki peluang kerja sebelum menyelesaikan pendidikan.Dekan FISIP USU, Hatta Ridho, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud sinergi Trihelix antara akademisi, dunia usaha, dan pemerintah.Program yang dijalankan mencakup tiga tahapan utama, yakni sosialisasi, pelatihan, hingga sertifikasi kompetensi yang mengacu pada standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).“Mahasiswa sekarang dituntut tidak hanya memiliki ijazah, tapi juga keahlian yang jelas sesuai bidang ilmunya agar lebih mudah mengakses lapangan kerja,” ujarnya.Ia menambahkan, keberadaan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) menjadi bukti konkret kompetensi mahasiswa yang dapat meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja.Melalui kerja sama ini, PT Tradepro memberikan pelatihan teknis di bidang perdagangan berjangka yang dipadukan dengan penguatan soft skill, sehingga mahasiswa memperoleh keseimbangan antara kemampuan akademik dan kebutuhan industri.Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi konsep link and match antara dunia pendidikan dan industri. Sinkronisasi antara kurikulum kampus dengan kebutuhan pasar kerja diharapkan mampu melahirkan lulusan yang lebih siap dan adaptif.Sebelumnya, Disnaker Medan juga telah memfasilitasi kolaborasi serupa di Institut Sains dan Teknologi TD Pardede (ISTP). Konsistensi program ini menunjukkan komitmen Disnaker Medan dalam memperluas akses pelatihan dan sertifikasi bagi mahasiswa di berbagai perguruan tinggi.Dengan langkah ini, Disnaker Medan tidak hanya berperan sebagai penghubung, tetapi juga penggerak dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang lebih siap, terarah, dan kompetitif di Kota Medan.

10 April 2026