LensaDaily - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas potensi daerah dikembangkan dan mengekspansi antar kota melalui kerjasama kedua kota dalam wadah Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI). Sebab, pembangunan daerah Pemerintah Kota tidak dapat lagi bekerja sendiri-sendiri, sebab jika bekerja sendiri hanya menyebabkan ego sektoral.
Hal ini dikatakan Rico Waas saat membuka sosialisasi kesepakatan bersama tentang kerjasama daerah terkait aplikasi unggulan dan produk unggulan yang digelar Komisariat Wilayah (Komwil) I APEKSI di Hotel Grand Mercure, Medan, Kamis 30 Oktober 2025.
Pertemuan yang menyinergikan potensi dan keunggulan di setiap kota untuk membangkitkan perekonomian ini menghadirkan narasumber Direktur Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan, dan Kerja Sama, Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan, Kemendagri, Dr. Elfin Elyas, S.Sos M.si.
Dalam pertemuan yang diikuti Asisten Pemerintahan, Kabag Tapem dan Kabag Hakda dari perwakilan 24 Pemerintah Kota yang tergabung dalam Komwil I Apeksi, Rico Waas yang juga Ketua Komwil I Apeksi menyampaikan dalam pembangunan daerah Pemerintah Kota tidak dapat lagi bekerja sendiri-sendiri, sebab jika bekerja sendiri hanya menyebabkan ego sektoral. Bahkan hal ini juga menyebabkan tidak membuka diri dengan potensi yang ada.
"Kami melihat setiap kota memiliki potensi yang luar biasa. Ini terbentuk dari pola pikir, adat budaya yang berbeda dan kultur daerah yang berbeda termasuk hasil bumi yang potensinya bagus. Oleh karenanya antar kota butuh saling mengenal, sehingga dalam pembangunan kota akan lebih maksimal," kata Rico Waas.
Menurut Rico Waas, melalui pertemuan ini dapat diketahui bagaimana potensi daerah bisa kita kembangkan dan mengekspansi antar kota melalui kerjasama kedua kota. Artinya kita dapat memulainya dari Komwil I, selanjutnya akan dipelajari dari Komwil lainnya.
"Pertemuan ini sangat baik, dimana antar kota dapat saling bersinergi untuk membangkitkan ekonomi yang dapat juga dikontribusikan dalam pembangunan bangsa kedepannya," ujar Rico Waas.
Ditambahkan Rico Waas ada beberapa hal yang dapat kita bahas dalam pertemuan ini yakni potensi produk unggulan dan aplikasi unggulan yang dapat mempermudah cara kerja pemerintah kota.
"Kita dapat saling sharing dan mempelajari bersama aplikasi unggulan dari masing-masing kota. Jika ada aplikasi unggulan yang dapat mempermudah cara kerja ini dapat kita kerjasamakan," sebut Rico Waas.
Di kota Medan sendiri, lanjut Rico Waas ada beberapa aplikasi unggulan, salah satunya Siduta (sistem informasi terpadu ketenagakerjaan), E-Sarana (sistem administrasi persuratan), Medan Smart City (platform integrasi yang memberikan akses informasi dan layanan publik), Smart Wan ( sistem informasi Legislatif) dan Si Abang Medan (sistem informasi aset tanah dan bangunan).



Belum Ada Komentar Untuk Postingan Ini