icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Masih Berduka Bencana Sumatera, Pemko Medan Batalkan Perayaan Tahun Baru 2026

Lensa Daily - Medan
Rabu, 17 Des 2025 19:11 WIB

LensaDaily - Bencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat masih menjadi duka hingga saat penghujung dan menjelang  pergantian tahun 2025 ini. Duka ini, menjadikan Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Medan membatalkan kegiatan Pergantian Tahun Baru 2026 yang sebelumnya akan dirangkai dengan acara 'Harmoni dan Doa Bersama'.

Hal itu, diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kota Medan, M. Odi Anggia Batubara. Ia mengatakan alasan pembatalan kegiatan pergantian tahun baru, karena Sumatera Utara (Sumut) masih dalam situasi bencana alam, yang belum pulih seutuhnya.

"Kegiatan Pergantian Tahun dengan Harmoni dan Doa Bersama, kami batalkan sesuai arahan bapak Wali Kota Medan mengingat karena kondisi bencana belum pulih, cuaca masih diprediksi kurang baik," ungkap Odi kepada wartawan, di Kota Medan, Rabu 17 Desember 2025.

Odi mengatakan bahwa Pemko Medan dan pihaknya, mengikuti surat edaran dari Gubernur Sumut, Bobby Nasution tentang peduli dengan situasi bencana banjir, banjir bandang dan longsor ini. Sehingga pihaknya, menjalankan arahan dari surat edaran tersebut. 

"Surat edaran Gubernur Sumatera Utara perihal imbauan kepedulian terhadap situasi bencana di Sumatera Utara. Sehingga kami batalkan acara tersebut, terima kasih," ungkap Odi.

Terpisah, Pengamat Kebijakan Publik Sumut, Rafriandi Nasution mengapresiasi langkah bijak dilakukan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang membatalkan kegiatan pergantian akhir tahun ini.

"Ya, sudah tepat itu. Kita apresiasi pak Wali sudah mengambil keputusan yang baik. Pembatalan itu, langsung diumumkan di media massa seperti ini. Karena kita ini, masih dalam kondisi atau situasi bencana," sebut Rafriandi Nasution.

Rafriandi yang merupakan Dosen FISIP Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) ini, memberikan saran kepada Pemko Medan. Anggaran untuk kegiatan pergantian akhir tahun, bisa digunakan untuk penanggulangan bencana di Kota Medan ini.

"Itu kegiatan menggunakan APBD Medan, alangkah baiknya dialihkan bila bisa, untuk digunakan membantu masyarakat terkena bencana alam, terutama bagi umat nasrani di Medan yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru ini," jelas Rafriandi. 

Rafriandi yang juga menjabat sebagai Direktur Lembaga Pengkajian Permukiman dan Pengembangan Kota, mengungkapkan langkah seperti ini, dilakukan Walikota Medan, Rico Waas harus diberikan dukungan. Mari pemerintah fokus dalam penanganan pascabencana ini saja.

"Untuk kegiatan seperti itu, lebih baik digunakan untuk membantu masyarakat terkena dampak bencana. Menurut saya sudah tepat dilakukan pak Wali membatalkan kegiatan tersebut," ungkap Rafriandi Nasution.

Komentar Postingan

Belum Ada Komentar Untuk Postingan Ini